di sebuah perumahan yang sangat asri, adem, sejuk, dan tentunya membuat nyaman ketika tinggal disitu. Itu adalah salah satu perumahan yang berada di London - UK.
yup, zee dan christy kembali memijakkan kakinya disana, tentu di temani oniel untuk membantu mereka juga.
mereka kembali ke sana untuk membuktikan, apakah 3 rumah kosong yang mereka datangi kemarin salah satunya ada yang gracia tinggali?
kalau memang 3 rumah itu tidak ada gracia, berarti mereka harus mencari lagi keberadaannya, dan tentunya waktunya juga tidak singkat.
zee dan christy juga oniel, mereka sepakat untuk tidak berpencar, mereka bersama sama mendatangi rumah pertama dahulu.
di depan rumah nya, mereka mengetoknya, dan tidak ada balasan sama sekali.
tiba tiba, ada seorang nenek yang umurnya mungkin diatas 70 tahun. nenek itu mendatangi zee, christy dan oniel.
" permisi, kalian ngapain disini? " ucap nenek itu, tentunya menggunakan bahasa Inggris.
" emm, maaf. rumah ini pemiliknya dimana ya, nek? " tanya nya balik.
" dia, sedang liburan bersama keluarganya. ada apa? " ucap nenek itu.
" oh, kita hanya mencari saudara, dan kita tidak memiliki alamat lengkapnya " ucap zee
" apakah saudara kalian tidak mengasih alamat lengkap untuk kalian? Karena di perumahan ini tentunya bukan hanya satu atau dua rumah. " ucap nenek itu
" kita eumm.. " ucap christy bingung memikirkan alasannya
" sedang bermain tebak tebakan, nek.. " ucap oniel
" yasudah, kita pamit dulu ya, nek. masih harus mencari " ucap oniel. dan nenek itu hanya mengiyakan saja.
Setelahnya, mereka bertiga melanjutkan pencariannya, di rumah ke dua.
mereka melakukan hal yang sama, mengetok pintunya. namun, saat ini pemilik rumahnya keluar dan membuka pintunya. Zee dan christy yang awalnya sangat berharap tiba tiba menjadi putus asa, karena yang keluar bukan mamanya.
" kalian siapa, ya? " tanya pemilik rumah itu.
" maaf, kita salah alamat, permisi.. " ucap oniel
mereka bertiga lanjut mencari ke rumah terakhir yang kosong ketika kemarin mereka mencari. dan ini adalah harapan terakhirnya.
setelah di ketok beberapa kali, pemiliknya keluar. namun, itu juga bukan gracia. mereka sudah sangat putus asa, sedih, kecewa, perasaannya campur aduk..
Mereka memutuskan untuk kembali ke hotelnya, karena mereka tidak menemukan gracia.
namun, mereka bertemu lagi oleh nenek itu di arah perjalanan menuju mobilnya
" bagaimna? Saudara kalian sudah ketemu?" tanya nenek itu
" belum, nek.. mungkin lain hari " ucap oniel
" coba sebutkan ciri ciri saudara yang kalian maksud, siapa tau nenek kenal dengan orangnya. "
" dia cantik, rambutnya berwarna hitam panjang, matanya berwarna coklat. dia juga memiliki anak, perempuan. Anaknya sekitar umur 6-7 tahun, kelas 1 sd. " ucap Zee.
nenek itu pun berpikir siapa ciri ciri yang zee maksud. Namun tiba tiba, pikiran nenek itu terbesit 1 orang yang menurutnya sama dengan ciri ciri yang zee omong kan.
" ah! Shanala! " ucap nenek itu, dengan sedikit keras.
mereka tersentak, kaget dengan ucapan nenek itu karena sedikit mengejutkan mereka.
" maaf, bukan itu nek..." ucap zee
" bentar. om, nama panjang mama siapa ya? " tanya christy
" eum, bentar om chek dulu " ucap oniel dan langsung mengeluarkan buku kecilnya, yang dimana buku itu untuk menuliskan jejak jejak gracia.
" shanala gracia havlan " lanjutnya
satu detik kemudian, mereka bertiga saling pandang.
" J-jadi.. itu mama kan? " ucap christy
" nek, dimana rumah yang nenek maksud? tolong kasih tau kita " ucap zee
" sini, biar nenek antar "
" baik, nek. "
mereka mengikuti arah nenek itu, mereka heran, apa ada gracia disitu? Padahal mereka yakin, kalau semua rumah disana sudah ditempati.
namun ternyata, masih ada jalan kecil lagi yang ternyata disana masih banyak rumah rumah yang terhubung sama perumahan yang sama.
mereka terkejut, tidak menyangka kalau masih ada jalan lagi, yang memang keberadaan jalan itu berada di paling ujung.
tiba di satu rumah yang sederhana, dengan dua lantai, dengan cat yang berwarna coklat terang.
" disini nak rumahnya, tapi nenek gabisa temenin kalian disini, nenek harus balik karena masih banyak yang di kerjakan " ucap nenek itu
" tidak papa, nek. makasih ya " ucap oniel
" iya " setelah itu, nenek nya berjalan pulang ke rumahnya.
dan tanpa berlama lama lagi, christy mengetok pintu dengan tidak sabaran.
tok tok tok! tok tok tok! Kira kira seperti itulah bunyinya.
setelah beberapa detik christy mengetok pintu itu, pintunya dibuka oleh seorang wanita cantik dengan rambut yang di gerainya kebelakang.
mereka sempat bertatapan, tatapan zee dan christy mengisyaratkan kerinduan mereka. ya, yang membuka pintunya adalah gracia.
" m-mama? " ucap zee dan christy
" kak gre? " ucap oniel
Gracia terkejut bukan main, ia berfikir bahwa yang mengetok pintunya adalah orang yang mengantar paket. namun ternyata salah, itu adalah anak anaknya beserta adek iparnya.
gracia hendak menutup pintunya kembali. tetapi di tahan oleh azizi.
" mama ga seneng kita kesini? "
" mama gamau ngobrol sama kita walau hanya sebentar? "
" mama gak kangen kita? gamau ngeliat kita? " ucap zee sambil menatap gracia dengan airmata yang sudah lolos membasahi pipinya
" mama! " ucap christy sambil berhambur memeluk gracia
Segitu duluuuu...
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA - GRESHAN FAM.
RandomKeluarga yang berantakan, apakah christy dan zee bisa mengembalikan keluarganya yang dulu? Dan apakah keluarganya bakal membaik, atau lebih buruk?
