bab 22. kebersamaan

686 75 2
                                        

pagi ini, wajah zee dan christy di penuhi oleh senyuman manisnya, mereka berdua sangat bersemangat dan tak henti hentinya menebarkan senyum nya.

" kak, kenapa senyum² begitu? habis kesambet? " ucap muthe ceplas ceplos

" sialan ni bocah, enak aja ngatain aku kesambet " ucap christy dengan sedikit makiannya.

" mulutnya minta di sentil, heran ceplas ceplos mulu" gumam christy

Gracia yang mendengarnya hanya tertawa menyaksikan kedua 'anaknya' berinteraksi.

" gimana semalem? bisa tidur? " tanya gracia

" bisa kok mam, bahkan nyenyak banget semalem " Sahut zee yang baru dateng di ruang tamu itu.

" syukurlah. " ucap gracia

Yup, zee dan christy menginap di rumah mamanya itu, sedangkan oniel pulang karena masih memiliki pekerjaan.

" kapan kakak kakak ini pulang, bu? kok mereka disini telus? ucap muthe dengan nada cadel nya.

" jadi kamu ngusir gitu? " ucap christy dengan nada julid nya

" bu, kakak ini usir aja deh, sensian soalnya, muthe gasuka " ucap muthe dengan santainya

" mutheee!! " ucap christy tidak Terima dengan perkataan bocah itu

" debat aje teruss, terusinnn ampe besok pagi " sahut zee ketus

" hahaahaha, kalian ini baru kemaren ketemu udah adu mulut terus " ucap gracia.

" jadi kenapa kakak aneh ini masih disini? meleka ga punya lumah apa? " ucap muthe pada ibunya

" engga sayang, hariini sampe seterusnya kakak kakak ini disini, muthe harus akur ya sama mereka, oke? " ucap gracia lembut.

Christy dan zee yang mendengarnya sangat iri oleh muthe, karena sejak kecil ia sudah mendapatkan kasih sayang seorang ibu, sedangkan mereka harus terkena pelampiasan ayahnya terlebih dahulu baru bisa ketemu ibunya. Itupun tanpa bantuan shean.

gracia yang melihat perubahan wajah kedua anaknya itu pun langsung mengerti apa yang dirasakan zee dan christy.

' aku benci kamu, shean. anak anak ku kamu telantarin begitu saja? mereka masih butuh kasih sayang, apa pikiranmu sampe sampe zee dan christy kamu jadikan pelampiasan begitu bukannya kasih sayang?! ' batin gracia tak habis fikir.

" muthe ga sekolah hari ini? " tanya zee pada muthe yang sedang bermain barbie barbie an nya.

" engga kakak cantik, libull " ucap muthe

" heh kamu sama zee dibilang kakak cantik, sama aku kakak aneh. " ucap christy tidak Terima

" ya suka suka muthe lah! iya kan bu? " tanya muthe meminta persetujuan ibunya

" iya sayang.. " ucap gracia

" mamaa.. "

Gracia hanya tertawa, baginya sangat lucu ketika muthe dan christy berdebat seperti itu.

" kakak cantik ini namanya siapa sih bu? " tanya muthe

" kenapa ga nanya sendiri, muthe? kan kakaknya ada di depan muthe " ucap gracia

" kakak cantik namanya siapa? " ucap muthe pada zee.

" gamau kasih tau ahh.. " ucap zee usil

" ih bu, kakak nya sama kayak kakak aneh itu " adu muthe

" diem aja kena, heran deh " ucap christy menggerutu.

" ahh aku tau! " ucap muthe dengan keras

" apa? " tanya zee

" pasti nama kakak cantik kak ji kann? " ucap muthe dengan percaya dirinya

Christy yang mendengarnya hanya tertawa terbahak bahak, ia kira muthe menebaknya dengan benar, tetapi ternyata bocah itu belum fasih mengucapkan huruf "z", jadinya huruf "z" ia baca menjadi "j".

" diem ga lu? " ucap zee sedikit kesal

" emang muthe salah, bu? " tanya muthe

gracia tersenyum dan menggeleng kan kepalanya.

CINTA - GRESHAN FAM. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang