Sore hari, tepat sebelum 2 jam keberangkatan christy dan zee
menuju London.
" udah semua, kan? " tanya oniel yang sudah ada di rumah mereka
" udah om, langsung aja ke bandara " ucap christy yang ingin cepat cepat pergi menuju london
" sabar, chris. kita harus periksa barang barang dulu biar ga ada yang ketinggalan, kita kan lama di sana. " ucap zee
" iya, bener kata zee. mending kalian cek dulu semuanya, om tunggu disini " ucap oniel
Setelah itu, zee dan christy pergi menuju kamarnya.
" mau kemana kalian? " ucap shean yang datang ke hadapan oniel dengan tatapan mengintimidasi
" menurutmu? " tanya oniel santai dengan tetap memegang handphone nya tanpa mengalihkan pandangan
" kamu kira saya dukun bisa menebak kemana kalian pergi? " ucap shean kesal
Oniel dengan santai tidak membalas pertanyaan shean yang membuat shean semakin kesal.
" Jadi, kemana kalian pergi? " tanya shean ke dua kalinya.
" mau tau banget, bukannya kamu ga peduli dengan kedua anakmu?" ucap oniel
" gausah melebar lebarkan pembicaraan. kemana kalian pergi? " shean dengan pertanyaan yang sama ketiga kalinya
" ketempat gracia. " ucap oniel dengan senyum tipis
Shean dengan tatapan herannya menatap oniel.
' kenapa aku kalah dengan brengsek ini?' batin shean.
padahal menurut shean ia sudah bekerja sangat keras untuk menemukan gracia, bahkan ia sudah mencari keberadaan gracia hampir 3 tahun.
" kaget, ya? hati hati, shean. kalau langkahmu lambat aku bisa aja ngambil gracia, kan? " ucap oniel.
Oniel sengaja menakut nakuti shean karna menurutnya shean tidak becus mencari gracia, buktinya selama hampir tiga tahun, ia belum menemukannya.
makanya oniel turun tangan membantu shean sambil memberinya pelajaran.
beberapa menit kemudian christy, zee, serta oniel sudah berada di bandara.
" kak, semoga kita ketemu mama ya " ucap christy
" aamiin, kakak berharap banget sekarang, chris. " ucap zee
" tapi om, om udah nemu alamat lengkap mama? " tanya zee
" sayangnya, alamat lengkap belum bisa ditemuin, tapi kita bisa cari secara manual. Semoga kita ketemu ya " ucap oniel menenangkan
" apa gak mustahil om? London kan luas.. " ucap zee
" bisa kalo kita berusaha, kak " ucap christy
" setuju, walau kemungkinan kecil, tapi kita sudah berada di satu negara yang sama. kita bisa aja dengan sengaja atau tidak sengaja bertemu gracia " ucap oniel, setelahnya, zee mengangguk setuju
Setelah itu, mereka berbincang bincang sambil menikmati makanan mereka sebelum keberangkatan mereka menuju london.
Di rumah keluarga natio
" shit, bagaimana bisa aku kalah dengan orang itu? "
" apa aku kurang mencarinya? Tidak mungkin. Setiap saat aku memantengi laptop ku. "
" arghhh, brengsekk! " gumam shean sambil mengacak ngacak rambutnya frustasi.
" kalo udah begini, kemungkinan kecil aku mendapatkan gracia ku. "
" terus, apa langkahku selanjutnya? Argh, otak brengsek. kenapa seperti gak berfungsi?! "
Begitulah gumaman shean secara frustasi. Shean sangat sering frustasi, dan negatif thinking yang berlebihan.
Tapi setelah itu, shean menyeringai. Ia terpikirkan ide yang mungkin terdengar konyol tapi tidak dengan shean pada saat itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA - GRESHAN FAM.
RandomKeluarga yang berantakan, apakah christy dan zee bisa mengembalikan keluarganya yang dulu? Dan apakah keluarganya bakal membaik, atau lebih buruk?
