bab 11. pulang

899 53 0
                                        

Christy, dan zee sudah bersiap mengemasi barang barangnya untung pulang kerumahnya.

Karna saat ini juga, Christy sudah pulih dan sudah sehat 100℅

Setelah mereka memasukkan semua brang barangnya kedalam koper mereka, oniel pun datang untuk membantu mengantar mereka berdua untuk pulang kerumahnya.

" sudah semua ini Zee? " tanya oniel sambil memegangi koper mereka

" udah om, semuanya udah masuk " sahut Zee

" baguslah, om ke mobil duluan ya, nanti nyusul aja. Tau kan mobilnya? " ucap oniel

" tau om " ucap zee

" yaudah om ke bawah dulu " ucap oniel dan langsung beranjak meninggalkan kamar itu

Beberapa menit kemudian, christy pun keluar dari kamar mandi dan langsung heran karna tidak menemukan keberadaan oniel

" mana om oniel, kak? " tanya christy

" kemobil duluan. , udah yuk susul om oniel, jangan lupa tas kamu tuh, nanti kelupaan " ucap zee mengingatkan

" aman kak " sahut christy

Zee dan christy pun keluar dan menuju area parkir.

Sesaat kemudian, mereka berdua sudah masuk ke mobil oniel. Dan mobil itupun sudah berjalan

" Akhirnya chris, kamu pulang ke rumah setelah 1 bulan lamanya " ucap zee

" iya kak, aku juga bersyukur bangett akhirnya pulangg " ucap christy dengan excited.

" ohya, makasih ya om udah nemenin christy di rumah sakit sampe christy sembuh. Maaf kalo christy ngerepotin
" sambungnya

" sama sama chris, lagian om gangerasa di repotin, om pure mau nemenin dan membantu kalian berdua menggantikan shean, ayah kalian. " ucap oniel

Setelah itu, mereka bertiga hening, menikmati perjalanan mereka.

Beberapa menit kemudian, mereka sampai di depan rumahnya.  Dan setelah mengambil barang barang mereka, zee christy dan oniel masuk kerumah itu.

Pas sekali, mereka berpapasan dengan shean di jalan menuju kamar zee dan christy

Shean menatap tajam mata oniel menandai tanda permusuhan. Sedangkan oniel hanya menatap shean dengan tatapan ledekan. Yang membuat shean semakin benci kepadanya

beberapa menit kemudian, christy dan zee sudah berada dalam kamarnya untuk menaruh dan merapikan barang barang mereka. Sementara oniel sudah bersiap dan berjalan menuju luar.

Ternyata, shean daritadi menatap kepergian oniel dari jendela kamarnya.

" kamu tidak akan bisa merebut gracia,  oniel. Karna saya sudah menemukan titik dimana gracia berada. " gumamnya dengan nada kemenangan.

ramaikan guyssss

CINTA - GRESHAN FAM. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang