bab 20. kasih sayang

880 89 8
                                        

Ruang tamu.

yup, zee dan christy duduk di salah satu sofa berwarna coklat yang ada di sana.

mereka sudah tiba di ruang tamu, ntahlah kenapa awalnya.

hening, susana disana sangat hening, tidak ada yang membuka pembicaraan duluan. mereka masih sama sama shock dengan keadaan itu.

" kalian baik baik aja, kan? " ucap gracia dengan suara ciri khasnya yang sangat lembut.

" baik banget kok, mah! " ucap christy antusias.

" ngga, kita ga baik " ucap zee tiba tiba.

Semua mata pun sontak menghadap zee dengan serempak. tidak menyangka bahwa zee akan berbicara seperti itu.

" iya, kita tersiksa gaada kehadiran mama. iya kan, chris? " ucap zee meminta persetujuan christy

christy sontak mengangguk dengan cepatnya.

" maafin mama, ya? gaada niat buat ninggalin kalian kayak gitu " ucap gracia merasakan bersalah

" gapapa, kita ngerti kok, mah. yang penting kita udah temuin mama disini! " ucap christy

gracia yang mendengarnya malah semakin merasa bersalah, anak yang seharusnya ia besarkan dengan penuh kasih sayang, malah ia tinggalkan.

" kalian sudah dewasa, ya? mama bangga sama kalian " ucap gracia

" ngomong ngomong , kalian udah lama di London? " lanjutnya

" lama, 1 bulan lebih.. " ucap zee

gracia yang mendengarnya cukup terkejut, ia fikir, mereka disini baru 1 minggu atau 2 minggu.

" kita disini demi cari mama, keliling keliling tanpa tau arah, berharap mama ada di saat kita lewat.. "

" apa kalian meninggalkan sekolah kalian? " ucap gracia

" iya, harusnya 2 minggu lalu kita udah bisa sekolah " ucap zee

" kenapa kalian ninggalin sekolah?? kalian bisa sekolah aja dari pada mencari mama. " ucap gracia

" mama lebih penting, christy lebih semangat sekolah kalo mama ada. " ucap christy

" zee setuju " sahut zee.

gracia yang mendengarnya terharu, ia pikir karena sudah lumayan lama meninggalkan mereka, ia sudah dilupakan.

" gimana dengan shean? " tanya gracia.

christy dan zee diam beberapa detik, ia bingung menjelaskannya seperti apa.

" ayah... "

melihat christy dan zee masih diam, oniel uang membuka suara akhirnya.

" shean tidak peduli dengan mereka berdua, bahasa kasarnya dia nelantarin zee dan christy dan jadiin mereka berdua pelampiasan shean aja. "

" shean gitu karena dia masih mencari informasi kak gre, dan tidak menganggap adanya mereka berdua. "

" sering kok shean mukulin zee dan christy, sampe memar dan ada yang sampe berdarah. "

" bukan cuma itu, udah hobby nya shean kalo ngasih hukuman berat ke zee dan christy, kayak dikurung di kamar, gak dikasih makan, gaada uang jajan, dicambuk, dan sebagainya " ucap oniel

gracia terkejut bukan main, ia sampai mengeluarkan air matanya karena tidak menyangka bahwa shean bakal separah itu.

" mama jangan nangis, kita gapapa kok, udah biasa " ucap zee tersenyum getir.

" maafin mama ya? gabisa dampingin kalian di waktu waktu kayak gitu.. " ucap gracia sambil menatap mereka berdua

" gapapa ma, serius. udah jadi makanan kita sehari hari " ucap christy

gracia langsung memeluk mereka berdua dengan penuh kasih sayang, menurut gracia, mereka berdua hebat bisa bertahan melewati masa masa kangennya dengan dirinya.

saat mereka sedang berpelukan seperti itu, tiba tiba ada yang mengetok pintu rumahnya.

tok tok tok! tok! tok!

gracia hanya tersenyum, karena sudah dipastikan itu adalah anaknya, muthe.

dan betul saja, tanpa bukaan pintu muthe langsung menyelonong masuk

" muthe? " gumam christy

" jadi ini beneran anaknya mama? " lanjutnya.

gracia tersenyum sambil mengangguk ke arah christy

" dia mutiara azzahra. bisa di panggil muthe " ucap gracia

" terus.. eumm... suami mamah mana? " tanya zee

gracia hanya tersenyum, ia tidak menjawab apapun.


segitu dulu, oh iya ada revisi di bab perkenalan.
sumber : shanisupermacy.

CINTA - GRESHAN FAM. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang