bab 5. meninggal.

1K 59 0
                                        

2 minggu kemudian, zee selalu menunggu kebangunan adiknya, namun, tidak ada pergerakan sama sekali dengan Christy.

dan 2 minggu ini juga, zee dan oniel selalu membahas rencana tentang pencarian gracia.

" gimana om? Apa belum ada titik nya? " tanya zee

" belum, sejauh ini, om belum menemukan dimana titik gracia berada " ucap oniel

" dan untuk sekarang, om fokus mencari di negara mana gracia berada, om belum memfokuskan dimana gracia tinggal. " sambungnya

" gak masalah om, yang penting Zee tau mama ada dimana " ucap zee

" sekarang, kamu gausah memikirkan masalah ini, biar urusan ini om yang urus , kamu cuma mengurus Christy dan dirimu sendiri " ucap oniel

" tapi om-" ucapan zee terputus

" gapapa Zee, info tentang gracia, bakal om kasih tau ke kamu " ucap oniel

" makasih om " ucap zee tulus.

" iya, Zee. "

" om pergi ya, kalau ada apa apa bilang ke om " sambung oniel

" iya om " ucap zee
   
                    Malam harinya

Zee mendekati ranjang Christy, dan memegang tangan Christy dengan erat.

Zee melihat kearah muka christy. Wajah yang sangat tenang, dan adem untuk dilihat.

" chris.. gak bosen tidur?? " tanya zee

" kakak yang liat kamu aja bosen, bangun yuk chris, jangan tinggalin kakak sendirian di sini, kakak cuma punya kamu christy "

" christy , 2 minggu ini, ayah ga dateng dateng jenguk kamu kesini, apa ayah udah ngelupain kamu??. Bener chris kata kamu, ayah ga sayang kita dan gapernah sayang kita. "

" christy, berjuang ya sama penyakitmu, jangan tinggalin kakak oke?, kakak akan terus disini nungguin kamu bangun "

" chris, kakak sama om oniel merencanakan pencarian mama, do'ain dari sana biar mama bisa ketemu ya? Biar kita bisa bareng sama mama terus "

Zee terus bercerita dengan christy, berbagai cerita ia sampaikan kepada christy. Sampai, zee pun tertidur karena saking asyiknya bercerita

' Pasien 03 sekarat '

' room 03 melemah '

" pindahkan dulu anak itu, biar saya cek "

Zee terbangun karena suara bising yang sangat membuatnya terganggu. Ia bingung melihat para dokter dan suster mengumpul dan berkerumun di tempat adiknya.

Ia berusaha melihat apa yang terjadi.
Karena saking banyak nya orang yang ada disitu, ia tak bisa melihat christy. Namun, saat ia melihat ke arah monitor, tiba tiba..

Niiiiiiiiiiiiiiiitt!

DEG!

Tidak bisa di deskripsi kan gimana perasaan zee saat ini, bercampur aduk, berharap apa yang ia lihat tidak benar.

' innalillahi wainnailaihi rojiun ' semua dokter dan suster serempak mengucap itu.

Setelah itu, perasaan zee sangat sedih, hancur berkeping-keping tanpa sisa hatinya zee saat ini.

Setelah para suster mundur, zee langsung melihat kearah adiknya, pucat, dan sedikit tersenyum.

Hal itu membuat zee semakin sedih, adiknya yang sangat ia sayangi, teman bermainnya, teman bercandanya, teman curhatnya, kini sudah tiada.

Zee langsung berlari memeluk christy yang sudah tidak bernyawa dengan butiran butiran air yang terus menetes di matanya

" c-ch-risty. B-bohong, ka-mu mas-ih hidup k-kan? " ucap zee

" Mundur, nak. Christy harus kita mandikan "

" dok, engga! Adik saya belum mati, ini error kan? Benerin dulu yang bener dok!! " ucap zee tidak mau percaya

" christy sudah benar benar meninggal, saya sendiri yang chek. Yang sabar ya nak " ucap dokternya

Tangisan zee tidak dapat dibendung lagi setelah itu , ia menangis kejer, sambil memeluk jasad christy.

" mundur lah, kami bakal memandikannya "

" engga! Adik saya belum mati! Kenapa pada ngeyel?! " ucap zee

" nak, tenang, sabar , ikhlaskan "

Dikit ya hari ini , jadwal sibukk selasa² begini, next antara malam atau besok lagi yaa



CINTA - GRESHAN FAM. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang