04 ; Pengakuan Mendadak

34 7 0
                                        

NOVANDRAAZZAM MENYUKAI CERITA ANDA

Naya pun heran. mengapa Novan menyukai Poto wajah Naya? Huh! Sungguh janggal.

Sang bulan bersinar dengan terangnya. Malam ini, seperti biasa Naya hanya memainkan telepon genggamnya. Mau belajarpun enggan.

novan

Eh nay
Aku tau ini random...
Kamu mau gak jadi ceweku

Hah

Eh kita hts aja deh
Tapi aku mau waktu

Tapi aku ga mau asing

Kita gabakal asing karena kita udah temenan dari SD

Mendengar jawaban itu naya pun terheran heran, lalu naya tidur

***

Keesokan harinya Naya bangung jam 5 pagi. Tidak seperti biasa nya naya
bangung jam 5 karena Naya lebih sering bangun jam 6 pagi.

Lalu naya pun siap siap untuk berangkat kesekolah.Sesampainya di sekolahan Naya berpapasan dengan Novan

"Itu nah temenmu," ucap bapaknya Naya

Namun naya pun hanya terdiam tidak menjawab lalu Naya melanjutkan perjalanannya.

"Apa gw sapa aja ya dia,Canggung bangett nih mau nyapa mana dia ngomong gituan lagi kemaren malam bikin anak orang ovt aja"

Lalu Naya hanya melanjutkan perjalanannya menuju kelas tanpa menyapa novan.

Sesampainya di kelas
Naya hanya memikirkan omongan Novan kemaren malam sampai sampai Naya tidak fokus untuk belajar

"Naya kamu ini melamun terus" ucap Bu Fatimah

"Maaf Bu " ucap Naya

"Yasudah jangan diulangin lagi ibu lagi menjelaskan didengarkan dulu"

"Baik Bu" ucap kembali naya

Lalu jam istirahat kedua berbunyi

Naya pun solat bersama manda

Setelah selesai solat Naya dan Manda
Menuju kembali ke kelas

Lalu Naya pun bertemu Novan namun naya agak memalingkan muka dari Novan

Setelah itu Naya kembali ke kelas.


NOVANDRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang