50. Menjenguk Chandra

135 10 1
                                        

Happy reading~



























































Mereka pun masuk kedalam ruangan bernuansa putih yang didalamnya ada seorang remaja yang tidak sadarkan diri
dengan tangan sebelah kiri yang diinfus

Haikal yang pertama kali melihat wujud Chandra secara langsung pun menatap pemuda itu dengan sendu, lalu ia mengalihkan pandangannya kearah Daddynya

"Daddy kapan dia bangun?" Tanya Haikal

"Daddy juga tidak tau sayang, tapi Daddy yakin dia anak yang kuat" jawab sang Daddy

Lalu Haikal mendekati brangkar tersebut dan menggenggam tangan kanan Chandra dan menatapnya dengan lekat seolah jika mengalihkan pandangannya sebentar Chandra akan hilang

"Aku tau kamu hebat Chan, kamu anak yang kuat, aku akan selalu doain kamu agar segera bangun, biar kita bisa bermain bersama, kamu pasti seneng kan Chan" batin Haikal

Tak lama tiba tiba tubuh Chandra mengejang, dan membuat Haikal dan Daddynya panik

"Daddy Chandra kenapa Dad!" Seru Haikal

Sementara sang Daddy langsung menekan tombol darudat tersebut

Tak lama dokter pun datang untuk mengecek keadaan Chandra, sementara Haikal dan Daddynya langsung keluar dari ruangan tersebut agar tidak mengganggu dokter tersebut

"Hiks hiks Dad Chanda baik baik saja kan Hiks..." tangis Haikal

"Cup cup cup jangan nangis sayang, Chandra baik baik saja kok" ucap Sang Daddy yang menenangkan sang anak

"Ini semua pasti karena salahku yang  ingin menjenguknya hiks hiks" ucap Haikal lirih sambil menangis

"Hust jangan menyalahkan diri mu dek, kamu tidak salah, itu semua terjadi tiba tiba sayang" ucap sang Daddy sambil memeluk Haikal

Tak lama dokter pun keluar dari ruangan tersebut

"Bagaimana dok, ada apa dengan Chandra?" Tanya Daddy Haikal

"Begini pak, kami akan memberitahu keadaan pasien saat ini, tapi sampai sekarang tidak ada wali pasien yang datang untuk melihat pasien" jawab dokter

"Kalau begitu saya yang akan menjadi walinya dok" ucap Daddy Haikal tanpa berpikir panjang

"Baik tuan, silahkan ikuti saya keruangan saya untuk menjelaskan mengenai keadaan pasien" jawab sang dokter

"Dek ayo ikut Daddy sayang" ajak sang Daddy pada Haikal

"Tidak mau Dad, Haikal mau disini saja" jawab Haikal

"Kamu jaga putraku dengan ketat dan jangan sampai lengah sedikitpun, ingat itu" ucap Daddy Haikal pada 2 bodyguard disamping Haikal

"Siap Tuan" jawab bodyguard Haikal

Setelah itu Daddy Haikal berjalan disamping sang dokter menuju ruangan dokter tersebut meninggalkan Haikal bersama bodyguardnya

"Om Haikal mau eskrim" ucap Haikal tiba tiba

"Maaf tuan muda disini tidak ada eskrim, dan lagi pula pasti Tuan besar marah jika kami memberi eskrim pada tuan muda" jawab bodyguard Haikal

"Is dasar tak seru om om muka datar ini" ucap Haikal dengan kesal sambil mengerucutkan bibirnya

"Gemesnya Tuan muda ini pengen ku bawa pulang saja rasanya, tapi sebelum itu pasti langsung habis kami digorok oleh Tuan besar" batin 2 bodyguard Haikal

Bersambung...

Hallo semuanya maaf aku menghilang terlalu lama 😭 maaf banget buat semua readersku

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalani 🙏

Semangat terus puasanya yawww

See you 🥰🥰🥰









HAIKALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang