BBRRRRRRMMMMM
Mobil ananti berhenti dihalaman depan apartemen
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Apartemen ananti yang diujung kiri ya jauh dari tangga dan ini 3 tingkat)
"Obaa-san tinggal disini?" tanya ruby melihat apartemen
"Benar ~"
"Apartemen kita lebih besar ya" ucap ai tersenyum
"Uruse" ucap ananti datar
"Ah ananti-chan" seorang nenek-nenek menghampiri ananti, dia adalah istrinya kakek hideki namanya Satsuki
"Oya keluargamu?" tanya nenek satsuki melihat ai dan kedua anaknya
"Ya, ini adikku dan anaknya" ucap ananti tersenyum
"Konnichiwa ~" ucap ai tersenyum
"Ko-konnchiwa" ucap ruby gugup
Sementara aqua hanya mengangguk
"Ada apa satsuki-san?" tanya ananti ramah
"Tadi ada paket datang untukmu" ucap nenek satsuki menyerahkan sebuah paket pada ananti
"Arigatou satsuki-san" ucap ananti tersenyum
Setelah menyerahkan paket tersebut nenek satsuki pergi
"Kau pesan apa?" tanya ai penasaran
"Nanti kau juga akan melihatnya ~"
Mereka berempat naik ke lantai 2 dan berhenti dipintu nomor 200
"Kuncinya banyak sekali" batin aqua sweatdrop melihat lubang kunci di pintu ananti
"Wah kuncinya banyak sekali" ucap ai memikirkan hal yang sama dengan aqua
"Untuk keamanan, ada "Orang aneh" disebelah" ucap ananti
"Orang aneh?"
Ceklek
Ceklek
Kriiiit
Ceklek
Ceklek
Bip
"Anya-chan! Mama pulang!" ucap ananti membuka pintu
"Uwah aku sangat gugup! Apa yang harus kulakukan?!" batin ruby menatap aqua
"Tenanglah, ingat bersikap ramah lah apapun yang terjadi. Ini demi ananti obaa-san" batin aqua menatap ruby
"Wakatta!" ruby mengangguk
Tap
"Haha?"
Keluarlah anya dari ruang tengah sambil kucek-kucek mata dan menggendong boneka chimera
"Ini, mama membelikanmu kacang" ucap ananti memberikan snack kacang ke anya
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Cemara
FanfictionKisah bermula dari dua sejoli yang saling jatuh cinta, sang gadis hamidun yang membuat mereka menikah diusia yang begitu muda Semuanya tampak lancar Tiap hari dilalui dengan penuh kata-kata cinta Tapi semua itu hancur dalam sekejap ketika sang gadis...
