Chapter 12 : Tetanggaku Ngeselin

302 37 24
                                        

Dari sudut pandang ananti :

Beberapa hari kemudian......

"Haaaaaaaah

"Ke-kenapa senpai? Wajahmu.....terlihat menakutkan" tanya akari melihat aura-aura kesuraman mengelilingi ananti

"Nee akari-chan" panggil ananti

"Hm?"

"Apa ada cara mengusir tetangga dari rumahnya tanpa membuat keributan?" tanya ananti menatap lesu akari

"Eh?! Senpai ada masalah kah dengan tetangga?" tanya akari

"Yah...... "

⏳Flashback Bentar⏳

Esok harinya setelah ananti mengetahui toji adalah tetangganya.......

Seperti biasa ananti memulai aktivitas paginya dengan membuang sampah ke tempat sampah didepan apartemen

"Hoaaahm"

"Aku tidak bisa tidur nyenyak malam tadi" batin ananti menguap

"Tidak cukup dengan membuatku yatim piatu dan memberikan suami tidak berguna, sekarang tuhan malah membuatku bertetanggaan dengan pria itu" batin ananti kesal

"Yah aku tidak keberatan dengan megumi-kun toh dia imut dan baik berbeda jauh dari bapaknya yang super ngeselin" batin ananti

"Haahhhh mungkin aku harus minta didoakan kuil, siapa tahu pendeta bisa mengusir nasib sial" gumam ananti menghela napas panjang

Sniff sniff

"Bau tembakau" tiba-tiba ananti mencium bau asap rokok

Saat ananti menoleh ke samping dia melihat tetangganya toji sedang jongkok disamping tempat sampah dan ditangannya ada sebatang rokok

Toji yang menyadari ananti sedang menatapnya pun juga menoleh "Oh pagi"

Kening ananti langsung berkerut ketika melihat toji "Uwah baru pagi buta aku langsung dihadapkan dengan pemandangan ini"

"Apa-apaan wajah itu? Kau seperti sedang melihat sebuah sampah" ucap toji mengernyitkan kening

"Tidak, tidak apa-apa. Mungkin itu cuma perasaanmu saja" ucap ananti mengalihkan pandangannya

"Ayo cepat pergi dari sini sebelum aku melakukan hal bodoh dengan mengirimnya ke liang lahat" batin ananti buru-buru memasukkan kantong sampah ke tempat sampah

Srak srak

"Kalau begitu aku permisi dulu" ucap ananti membungkuk singkat lalu pergi

Fuuuuh

"Kalau mau keluar rumah sebaiknya pakailah bramu" celetuk toji

Tap

Ananti menghentikan langkahnya "Apa?"

Fiuh

Toji menghembuskan asap rokoknya

"Pagi-pagi begini biasanya berkeliaran para pemabuk atau pekerja kantoran yang ketiduran dijalan, jika mereka melihatmu dengan penampilan seperti itu....." ucap toji menatap pakaian ananti

Yah pakaian ananti terbilang cukup seksi sih dia memakai kaos dalam putih, celana pendek diatas paha, dan sweater

Tapi yang toji lihat.....kaki putih yang jenjang, paha empuk yang terlihat enak, dan setiap kali ananti berjalan dadanya juga ikut bergoyang begitu juga dengan pantatnya

Keluarga CemaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang