Kisah bermula dari dua sejoli yang saling jatuh cinta, sang gadis hamidun yang membuat mereka menikah diusia yang begitu muda
Semuanya tampak lancar
Tiap hari dilalui dengan penuh kata-kata cinta
Tapi semua itu hancur dalam sekejap ketika sang gadis...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Singkat cerita ananti sudah selesai memasak paella, veronica membantu menaruh peralatan makan di meja
"Anya-chan" panggil ananti
Anya segera menghampiri ibunya
"Tolong berikan ini ke tetangga sebelah ya" ucap ananti memberikan rantang makanan ke anya
"Haha ini apa?" tanya anya penasaran
"Sushi dan gyoza untuk omotenashi" ucap ananti tersenyum
"Omotenashi?"
"Ketika kau pindah ke lingkungan baru biasanya kau akan memberikan bingkisan pada tetangga sebagai bentuk tanda perkenalan atau keramahtamahan, itu memang tidak wajib tapi itu sudah menjadi tradisi lama Jepang" jelas veronica
Anya mangut-mangut paham padahal enggak
"Kalau ada tetangga baru nanti anya mau kue castella" batin anya
"Benar! Karena itulah tolong berikan ini ke tetangga sebelah kita ya" ucap ananti tersenyum
"Oit! Anya pergi melaksanakan misi dulu!" ucap anya hormat dulu baru pergi
"Kalau ada apa-apa teriak saja atau gendor-gendor tembok! Mama akan menyelamatkanmu!" pekik ananti
"Ha'i!"
"Kenapa kau bicara begitu?" tanya veronica mengernyitkan kening
"Emm bukannya aku mau sudzon atau apa tapi yuusuke-san bilang tetanggaku seorang duda bertampang seram dan tidak ramah, jadi untuk jaga-jaga saja" ucap ananti
Kita beralih ke anya yang pergi ke apartemen 201
Dengan penuh keberanian dia mengetuk pintu apartemen tersebut
Tok tok
Lama tak terdengar jawaban
Bzzzt
"Ck siapa sih yang ngetuk? Ganggu tidur aja"
Anya mendengar suara pikiran seorang pria dari dalam apartemen 201
Caklak
Terdengar bunyi kunci yang diputar diikuti dengan pintu apartemen 201 yang terbuka
Mata anya melonggo hampir mau keluar saat melihat toji lah yang membuka pintu
"Be-besar! Seperti beruang yang dilawan bondman di episode kemarin!" batin anya tercengang
"Ada apa ojou-san? Kau tersesat?" tanya toji sambil garuk-garuk pusar
Anya tersadar dari fase kagetnya berkat suara toji
"Ha-haha bilang berikan ini ke te-tetangga sebelah" ucap anya memberikan rantang ke toji
"Itu omo....o-o-omo-...Omikake (Senang bertemu denganmu)?" ucap anya dengan tanda tanya besar diatas kepalanya
"Ah omotenashi ya ha'i ha'i" ucap toji menerima rantang