Chapter Bonus : Awal Pertemuan Kita

208 27 5
                                        

Ai Pov

Sejak awal ibuku bukanlah ibu yang baik, aku tidak pernah menerima kasih sayang ataupun sekedar perhatiannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sejak awal ibuku bukanlah ibu yang baik, aku tidak pernah menerima kasih sayang ataupun sekedar perhatiannya

Dia lebih suka tenggelam dalam botol sake daripada mengurusku, bukan cuma itu dia orang ringan tangan, mau dia mabuk atau tidak dia akan memukuliku. Pernah sekali pecahan botol sakenya masuk ke dalam nasi yang kumakan, akibat dari itu gusiku terluka dan aku dilarikan ke rumah sakit

Pulang dari rumah sakit ia lanjut memarahi dan memukuliku seperti tak ada hari esok, ibuku tak pernah mencintaiku kurasa aku adalah hasil dari orang random yang pernah menidurinya dan alasan dia menjagaku disisinya karena dia tidak bisa membuangku

Sama seperti ibuku yang tidak mencintaiku aku juga tidak mencintainya, aku hanya melihatnya sebagai orang yang sudah melahirkanku. Tak lebih dan tak kurang

Suatu hari petugas polisi datang ke rumah dan bilang ibuku ditangkap karena kasus pencurian, karena aku masih kecil dan dia tidak punya kerabat lain polisi membawaku ke panti asuhan

"Siapa anak ini?" tanya kepala panti menatapku

"Namanya Hoshino Ai, ibunya ditangkap atas tuduhan pencurian jadi dia akan dipenjara untuk sementara waktu. Ibunya tidak memiliki kerabat lain, oleh karena itu kami ingin menitipkannya disini sampai ibunya keluar dari penjara" jelas petugas polisi

"Sou desuka, kami dengan senang hati menerimanya" ucap kepala panti tersenyum

"Kemarilah nak"

Aku menghampiri kepala panti

"Terimakasih sudah menerimanya"

"Ha'i otsukaresama deshita"

Kepala panti membawaku ke sebuah ruangan

"Mulai sekarang kau akan tinggal dikamar ini, ruangan ini diisi oleh 10 anak lainnya jika kamu ikut dihitung. Kasur yang kosong......"

Aku tidak mendengarkan perkataannya, pikiranku fokus melihat ranjang yang akan menjadi tempatku tidur

Itu adalah ranjang susun 3 tingkat, ini bukan tempat yang sempurna tapi lebih baik daripada tidur diatas tumpukan sampah bukan?

"Apa ada pertanyaan hoshino-san?"

"Tidak, aku sangat senang bisa tinggal disini" ucapku seraya tersenyum

Aku harus jadi anak baik agar tak diusir dari sini, bukan cuma itu aku juga harus berbaur dengan anak lainnya supaya tidak ditindas

Aku harus bertahan hidup sampai aku beranjak remaja

"Ayo aku akan memperkenalkanmu ke anak-anak"

"Ha'i!"

Kami pergi ke ruangan tengah tempat anak-anak lainnya sedang berkumpul

"Ekhem anak-anak! Tolong perhatianya sebentar!"

Keluarga CemaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang