Tempat yang Alucard tuju adalah sebuah tempat paling ujung dari bagian kota sanctuary.Sebuah wilayah dibagian pesisir yang jarang didatangi oleh para penduduk kota sanctuary.Tempat yang hanya disentuh oleh para nelayan yang sering datang untuk menangkap ikan,itupun dengan resiko yang cukup tinggi.Karna sebagian tempat itu tidak berada dalam jangkauan laser pemancar,mereka takut dengan para monster yang bisa saja tiba-tiba muncul.
Alucard mengabaikan resiko itu dan datang ketempat ini demi bisa menjaga Harith dengan tenang.Alucard datang kesebuah pemukiman mayoritas para nelayan dan pedagang ikan untuk mencari tempat tinggal.
Beberapa orang ada yang menawarinya sebuah tempat tinggal,tentu saja ala kadarnya.Tapi Alucard menolak.Dia ingin mencari sebuah tempat tinggal yang letaknya jauh dari rumah para nelayan itu,alasannya tentu saja Harith.Alucard tidak mau mereka nantinya mengetahui tentang Harith.
Hari mulai gelap,Alucard masih tidak mendapatkan tempat yang dia inginkan.Dia berpikir untuk beristirahat dan melanjutkan pencariannya besok,Sayangnya ditempat pemukiman itu tidak ada penginapan.Hanya ada sebuah toserba sederhana dan pasar tempat para pedagang dan nelayan berjualan.Letaknya ditepi sebuah dermaga.
Alucard menyeret barang-barangnya dengan perasaan bingung.Kemana dia harus pergi,dan lagi ada Harith yang harus segera dia keluarkan.Terlalu lama menyimpan Harith dalam koper tentu tidak akan baik.
Alucard menghela nafas pelan.Dia memutuskan untuk membeli makanan dan beberapa barang yang dirasa dia butuhkan.Lalu Alucard menyeret semua barang bawaannya pergi menjauhi pemukiman para nelayan.
Langkah Alucard membawanya menyisiri pesisir pantai.Matahari semakin terbenam,suasana sekitar mulai gelap.Alucard tidak bisa lagi melanjutkan perjalanannya.Alucard memutuskan beristirahat ditempat itu saja.Sebuah tebing yang cukup luas dengan pantai dan mangrove dibawahnya.
Alucard kemudian meletakkan semua barang bawaannya begitu saja.Dia membentangkan sebuah selimut kecil yang tadi dia beli di toserba.Alucard juga menyalakan sebuah lentera yang juga tadi dia beli dan meletakkannya diatas bentangan selimut itu.Alucard kemudian meletakkan beberapa makanan dan minuman yang dia beli.Terakhir,dia mengambil koper miliknya lalu duduk diatas bentangan selimut.
Alucard kemudian membuka kopernya,terlihat sosok Harith meringkuk masih dalam keadaan tertidur dalam keremangan cahaya lentera.
Alucard menatap teduh Harith.Kemudian dia segera mengeluarkan Harith dari koper.Alucard membaringkan Harith disebelahnya.
Dosis yang dia berikan membuat Harith akan tertidur selama sepuluh jam.Menghitung dari jam dia memberikan Harith obat penenang,maka seharusnya Harith akan bangun dalam setengah jam lagi.
Alucard menunggu Harith sadar sambil memakan beberapa roti untuk mengisi perutnya.Sesekali terdengar helaan nafas yang cukup keras disela-sela kunyahannya.
Jujur saja,Alucard tidak tau apa yang sedang dia lakukan saat ini.Dia hanya mengikuti apa yang terbesit dalam pikirannya begitu saja.
Alucard melirik Harith,alasan yang membuat dirinya melakukan tindakan nekad ini.Tidak ada rasa takut atau ragu dalam dirinya,tapi ada keresahan yang cukup jelas dalam wajah Alucard.Dia tidak tau apakah yang dia lakukan saat ini adalah tindakan yang benar atau salah,dia hanya tidak bisa membiarkan adiknya jatuh ke tangan the Freedom lagi.
Beberapa saat kemudian,Harith akhirnya bergerak.Alucard segera memindahkan lentera diatas kepala Harith,agar cahaya yang lebih terang menerangi Harith yang akhirnya terbangun.
Kelopak mata Harith bergerak-gerak,dengan perlahan matanya terbuka.Pemandangan tidak jelas Harith disambut oleh senyum Alucard.
Harith mengerjapkan matanya dengan pandangan yang masih samar-samar.
Harith segera bangun dan menyeret tubuhnya mundur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden
Teen FictionBxB alias boy love. Brocom. Alucard X Harith. Suatu hari,monster tiba-tiba menyerang seluruh kota.orang-orang kehilangan hidup mereka,kehilangan tempat tinggal mereka. Manusia terpaksa harus melarikan diri dan hidup dalam persembunyian. Bertahun-tah...
