Setelah mengisi perutnya dan perut Harith pagi itu.Alucard berniat melanjutkan pencarian untuk mencari tempat tinggal.Tapi dia tidak tau kemana dia harus pergi.Dia juga tidak bisa pergi terlalu jauh,akan sulit untuk pergi ke pemukiman para nelayan nantinya jika dia terlalu jauh menyusuri pesisir dan masuk kedalam hutan.
Alucard berdiri,mengedarkan pandangannya kesegala arah.Hanya ada bebatuan tebing dan pemandangan laut disekitarnya.Dibawah,ada pesisir dengan hutan mangrove yang tumbuh liar.
Sebenarnya tempat ini cukup layak, mereka tidak kesusahan mencari sumber air karna ada pantai dan laut yang membentang dibawah tebing.Mencari bahan makanan pun tidak akan ada sulit nantinya.Hanya saja tidak ada rumah ditempat ini.
Rumah,satu kata itu membuat Alucard terdelik seketika.Alucard tiba-tiba mempersempit area pandangan.Menatap keseliling dimana dia berdiri sekarang,mengabaikan Harith yang berguling-guling dibentangan selimut dibawah kakinya.
Posisi dimana dia berdiri sekarang adalah hamparan tanah yang luas, rerumputan tumbuh liar dan banyak bebatuan kecil disekeliling.Ada beberapa pohon liar yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu menganggu.
Mata Alucard tiba-tiba menyala.Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat tinggal.Kalau tidak ada rumah,maka dia hanya perlu membuat rumah itu sendiri.
" Benar sekali." Alucard tersenyum sumringah,menyambut gembira pemikirannya sendiri. " Kalau tidak ada rumah,maka aku hanya perlu membuat rumah itu sendiri."
Tidak perlu repot-repot mencari kesana-kemari,tempat ini saja sudah cukup baginya dan Harith.Ada banyak sumber daya yang bisa dia manfaatkan ditempat ini.Hutan mangrove yang tumbuh disepanjang pesisir bisa dia gunakan untuk membangun rumah.Dia hanya butuh perkakas dan itu bisa dia dapatkan di toserba yang ada di pemukiman para nelayan.
" Aku tidak yakin apakah aku bisa membuat sebuah rumah sendirian,tapi tidak ada salahnya mencoba." Alucard bergumam kepada dirinya sendiri.
Langkah pertama yang dia lakukan adalah pergi pemukiman untuk membeli berbagai alat yang dia butuhkan.Alucard tidak bisa membawa Harith bersamanya,jadi dia terpaksa mengikat Harith dengan rantai didekat pohon yang ada disekitar.
Harith tidak senang dengan kaki yang dirantai dan kedua tangan terikat.Dia menatap Alucard dengan marah,memberontak mencoba melepaskan diri.
Alucard memelas.
" Maaf Harith,tapi aku tidak bisa membawamu.Aku juga tidak bisa meninggalkanmu tanpa penjagaan,aku tidak mau kau memakan kadal lagi nantinya.Jadi tinggal lah disini dengan baik,oke?."
Kalimat Alucard Harith balas dengan pelototan.Alucard tersenyum kecil, menepuk pelan pipi Harith sebelum berdiri.
" Hnghh..." Harith mengerang,menggumamkan kosakata yang tidak tidak jelas,dia keberatan Alucard meninggalkannya dalam keadaan terikat.
Alucard mengambil sepotong roti dalam tas ranselnya.Sambil berjalan menuju Harith dia membuka bungkus roti itu,lalu membungkuk dan memasukkan roti itu kedalam mulut Harith.
" Tinggal lah dengan tenang,aku tidak akan lama.Aku akan segera kembali." Ucap Alucard lagi.
Harith mendengus,tapi tetap mengunyah roti yang ada dimulutnya.
Alucard cukup yakin tidak akan ada orang yang datang kemari.Tempat ini jauh dari pemukiman dan sudah termasuk dari area yang tidak dilindungi oleh laser pemancar, jadi dia bisa meninggalkan Harith dengan cukup tenang.
Dua jam kemudian,Alucard kembali dengan membawa satu tas berisi berbagai macam peralatan perkakas dan juga sekotak peralatan dan benda lainnya yang dia rasa dia butuhkan.Paku,baut,sekrup bahkan sampai berbagai macam jenis lem juga dia beli.Alucard menghabisi cukup banyak tabungan untuk membeli berbagai macam barang yang dia rasa dia butuhkan.Dia juga membeli beberapa makanan seperti roti dan daging kalengan untuk Harith.Untuk saat ini dia tidak akan bisa memasak untuk Harith,jadi dia membeli cukup banyak makanan yang dirasa cukup untuk beberapa hari kedepan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidden
Teen FictionBxB alias boy love. Brocom. Alucard X Harith. Suatu hari,monster tiba-tiba menyerang seluruh kota.orang-orang kehilangan hidup mereka,kehilangan tempat tinggal mereka. Manusia terpaksa harus melarikan diri dan hidup dalam persembunyian. Bertahun-tah...
