49. ending

1.4K 29 0
                                        

Ares menepuk nepuk bahu lio, lio pun menggigit bibir Ares lalu melepaskan pangutan nya

" Shhh ngapa lo gigit El..sakit njir " lio cengengesan

" Ehhehh soalnya bibir lo manis Al " blushhh pipi dan telinga Ares menjadi merah

" Lo, ck ini udah ke dua kalinya lo nyium gue ya El....and lo ga usah ngerasa bersalah sama gue.. gue oke oke aja kok, jadi stop perhatiin gue El " Ares ingin berdiri namun ia malah di dorong lio lagi

" Siapa bilang gue perhatian ke elo karna rasa bersalah Al? " Ares mengernyit bingung

" Jadmhphhhh " lio kembali mencium bibir Ares.. kali ini hanya beberapa detik saja

" belum ngerti juga? " Ares menggeleng

" Gue suka sama lo Al, udah lama gue suka sama lo..dari awal masuk sampe sekarang Al, gue suka eh bukan gue cinta sama lo...gue begini bukan karna rasa bersalah atas perbuatan yang di lakuin kakak gue, tapi karna gue sayang sama lo " Ares tersenyum tipis

" Serius nih? Berarti bukan cuman gue yang cinta sama lo? Yes ga jadi cinta sebelah tangan dong " lio terkekeh

" Jadi?? Maaf nih gue ga romantis tapi..( lio mengambil sepasang kalung gembok dan kunci dari saku jas OSIS nya ) lo mau ga jadi pacar gue Al ? " Ares tersenyum lebar

" Of course babe " lio memasangkan kalung tersebut ke Ares... Ares kunci dan lio gembok

" Gue juga punya gelang couple El, sebenarnya hari ini gue mau nyatain perasaan gue ke elo cuman malah ke ganggu sama bocah sialan tadi " lio terkekeh

" Ya udah mana? Sini pakein " lio menyodorkan tangannya kirinya

Gelang berbentuk rantai, seperti punya nanon tapi ada liontin berbentuk hati kecil...

Lio tangan kiri Ares tangan kanan, biar kalo lagi genggaman tangan bisa keliatan langsung kalo itu gelang couple ... Lio langsung memeluk Ares dengan erat

" Love you El "

" Love you more Al "

Tok..tok..tok..

" Lio bukain pintunya oi, ada siswa yang ngamuk di lapangan sambil bawa pisau woi " itu suara angkasa... Jadi lio ketos + ketua wakil kesiswaan, kai waketos, angkasa wakil ketua kesiswaan

" Lepas El "

" Ayok " lio menarik tangan Ares dan mereka keluar bersama, awalnya kasa bingung tapi karena udah panik duluan yah dia langsung nyusul LiRes

" Mohon para murid kembali ke kelas masing masing...jika ada yang ketahuan tidak kembali ke kelas maka akan di beri hukuman oleh ketos " pengumuman dari BK

Para murid yang berkerumun itu pun segera meninggalkan lapangan hingga tersisa murid yang tantrum itu dengan anggota OSIS lain yang mencoba menenangkan nya... Murid itu bernama ferel dari kelas dua belas

" Argghhh bawa Ares ke hadapan gue anjing!! "

" Lo mau apa " sahut Ares yang baru tiba di sana... Tiba tiba si ferel main nyerang aja, tangan Ares Sempan ke gores di sebelah kiri

" Shhh anjing lo, gue ga ada masalah sama lo ya tai " lio ingin menahan Ares untuk tidak melawan ferel tapi si Ares udah keburu adu jotos sama ferel

Bughh..bughh..bughhh

" Lo harus mati " Ares tertusuk di dada nya, ia jatuh ke tanah sambil memegang dadanya yang tertusuk tadi, darah mengalir deras dari sana karena ferel langsung narik pisaunya balik

" Al!! Bajingan lo " lio merebut pisau ferel lalu menghajar nya bughh..bughh..nbugh..tek ... Lio mematahkan tangan ferel lalu menikamnya.... Ferel mati di tempat..lio segera mendekap erat tubuh Ares

" jangan nangis El, jelek tau ehehhe shhh " lio menggeleng lalu menggendong Ares ala bridal style menuju parkiran, untung si lio bawa mobil

Lio menggenggam erat tangan kanan Ares

" El kalo gue ga bisa balik,shhh lo harus cari pasangan lain ya.. uhuk uhuk lo harus bahagia ya El " Ares tersenyum tipis ia mulai menutup matanya ... Untungnya RS ga jauh dari kawasan SMA Cahaya

" Sabar Al, buka mata lo plis kita udah sampai kok " lio kembali menggendong Ares sambil berteriak

Ares segera di bawa masuk ke dalam ruang operasi...lampu operasi mulai menyala berwana merah, lio dengan panik berdiri di depan pintu operasi...dia bisa melihat Ares di sambungi alat alat medis

" Plis bertahan Al, kita baru aja bersama Al " titttttr......lio mendengar alat monitor jantung yang menandakan jantung Ares telah berhenti berdetak

Dokter segera memompa jantung Ares, namun tidak ada balasan, perawat melihat jam lalu keluar

" Mohon maaf tapi kami..." Lio segera masuk

" Enggak Al, lo ga boleh pergi gitu aja Al... Bangun Al, gue ga mau punya pasangan lain selain lo Al... Plish bangun Al " lio memeluk erat tubuh Ares sambil menangis

Di sisi Ares ....

Ares menatap dirinya yang sedang di peluk erat oleh pacarnya itu

" Ares " kembali terdengar suara ibunya memanggil namanya

" Mommy? Mommy!! " Ares berlari memeluk ibu dan ayahnya

" Hei jagoan Daddy, apakah kamu sudah lelah hem? " Ares mendongak

" Ga tau dad, aku boleh ikut kalian gak? " Demian dan athana saling memandang

" Kau yakin? Coba lihat mantu mommy sedang menangis tersedu sedu di sana...apa kau mau meninggalkannya begitu saja? " Ares menggeleng

" Enggak mom, Ares ga mau ninggalin dia dan adek " Ares menatap sendu ke arah lio yang menangis memeluk tubuhnya

" Jadi? Kembalilah boy " Ares menggeleng cepat

" Aku mau ikut kalian mom dad " Athana menghela nafas

" Boy kamu yakin ingin meninggalkan mereka? Bagaimana dengan Aska?, saudara saudara mu?, dan pasanganmu? Kau mau meninggalkan mereka hm? " Athana mengelus rambut Ares

" Enggak mom tapi...aku pengen ikut kalian " athana menghela nafas.. ia dan Demian berjalan keluar pintu dan Ares mengikuti mereka

' maaf El, tapi aku udah kangen banget sama orang tua aku...aku tau ini berat tapi aku yakin kamu pasti bisa kok, i love you more El ' Ares menghapus air matanya yang mengalir tanpa permisi
______________________________________

1 tahun kemudian....

" Gue masih kangen lo Al.. gue ga bisa, gue ga bisa nyari pengganti lo and gue ga mau...Al plis deh gue pengen meluk lo lagi tau...semua orang nyembunyiin lo dari gue, bahkan sekedar berziarah aja gue ga bisa karna gue ga tau lo di makamin di mana...liat Al gue masih nyimpan kalung dan gelang couple kita.. ehehee lo pake terus ya Al punya lo..jangan lo lepasin " lio meneguk minumannya lagi, ia sedang berada di roof top apartemen nya

" Al Aska udah masuk sekolah...dia anaknya pendiam banget, kata bokap lo sih dia jadi ga mau ngomong setelah kepergian lo Al...ternyata ga cuman gue yang sedih..Al lo yakin ga mau balik? Di sini enak lo, reinkarnasi lagi yok.. gue tunggu lo balik Al " lio pergi dari roof top dengan memegang botol minuman itu, jalannya sudah sempoyongan dan penglihatan nya udah kabur... Untung saat di lift ada yang bantuin dia sampe di kamar....ia kamar orang itu bisa buka pintu apartemen nya lio

Sebelum seluruh kesadarannya habis lio ngeracau

" Lo mirip sama pacar gue...tapi dia lebih manis dan cantik, hahaha dia lagi apa ya " orang itu menyelimuti tubuh lio dan segera pergi dari sana

Cinta gue hanya ada satu dan itu buat lo selamanya Altares Dandeliano Bintara..tunggu gue ya, gue pengen meluk lo lagi..gue kangen sama setiap kelakuan lo Al, i love you more__Elzelio Xander Pratama
______________________________________

Kira kira yang diliat si lio Ares atau Aska hayoo... Kan Aska kembaran nya Ares ....

Sekian cerita second life bl ini...jika ada kata yang menyinggung teman teman sekalian saya mohon maaf setulus tulusnya..dan jika ceritanya kurang menarik saya mohon maaf ya....namanya juga cerita pertama wkwkwk, jika ada kritikan atau saran silahkan berkomentar ya teman teman... Bay bay..

second life Bl Lokal. End✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang