S2.seven

548 18 3
                                        

" ga cape apa ngeliatin aku gitu? " Lio menggeleng, senyuman di wajahnya tidak bisa luntur, kini tangannya beralih menarik Ares untuk duduk di samping nya

" Al..selama ini kamu kemana? Kenapa keluarga mu membuat berita kematian palsu? Aku bener bener hilang arah saat kamu pergi Al " Ares tersenyum tipis

" Maaf ya El, untuk saat ini aku belum bisa menceritakan nya, aku janji jika situasinya sudah membaik aku akan mengatakan semuanya tanpa terkecuali " lio mengangguk, ia memeluk tubuh Ares dari belakang, dengan rakus lio menghirup aroma tengkuk Ares

" Elhh...gelii " lio berhenti menghirup, kini dia menyenderkan kepalanya di bahu kanan Ares setelah mencium tengkuk Ares

" Aku baru sadar, ini dimana Al? " Ares diam, belum saatnya lio tau tentang markas dan mansionnya ini

" Ehhh ini dirumah temen ku..nih makan dulu abis itu aku antar kamu pulang " saat mengambil makanan lio yang ada di meja nakas, Ares menuangkan satu kapsul obat tidur ke dalam jus lio

' sorry El '

Sebenarnya Ares tadi turun buat ngambil obat tidur itu, pas masak tadi dia udah kepikiran soal ini jadi dia nyuruh salah satu anggota nya buat beli obat tidur itu

" Udah? Kok dikit banget makannya? " Lio menggeleng

" Ga lapar Al, aku haus " Ares ngengguk, jus mangga yang udah di campur obat itu di berikan ke lio

" Pelan pelan El, ga bakal ada yang ngambil kok "

" Kamu tidur lagi ya, aku mau turun dulu nyimpan ini " lio mengangguk, rasa kantuknya juga kini semakin terasa

" Mimpi indah ya " Ares menyelimuti tubuh lio lalu pergi

" Halo Vin, kalian udah dimana? "

" Udah dekat res "

" Oh oke, ntar gue pake mobil lo ya, mau ngantar lio balik "

" Oke res " bip..Setelah menutup panggilannya, ia kembali menelpon seseorang

Bib..bib..

" Halo tuan "

" Bagaimana perkembangan nya? "

" Aman tuan, situasinya sangat terkendali dan tidak ada hal yang mencurigakan "

" Bagus, tetap awasi, jangan sampai lolos atau nyawa kalian hilang di tanganku "

" Baik tuan " tit..

" Res " Ares menoleh dan mendapati Gavin berdiri tepat di belakangnya

" Siapa? "  Gavin menunjuk ponsel Ares

" Agen gue, lagi ada misi dari ayah Jake "

" Ooh, ya udah ni " Ares menerima kunci mobil tersebut

" Jangan sampe hancur ya res "

" Aman Vin " Ares segera berbalik

" Perlu gue bantu? " Jeda Gavin

" Ga usah, dia ringan kok "

" Oke, gue ke markas dulu ya "

" Hmm, Vin " Ares melempar kunci motornya untung Gavin sigap menangkap

" Kalo gue lama, pake aja motor gue "

" Asekk, oke res " Ares ngangguk, dan berlari kecil menuju kamarnya

Skip..

Di dalam perjalanan, Ares menghidupkan musik, yng pasti bukan lagu rock ya, kan ayang nya lagi bobo manis

second life Bl Lokal. End✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang