" mphhh, Elmpphh..." Ares menepuk pelan bahu lio, mengisyaratkan untuk berhenti
" Hahhh,huhh,hahhh Elh kamu masihhh belum sembuh " lio tersenyum tipis
" Aku bisa Al..kita lanj/ gak! "
" Ga ada lanjut lanjutan, sekarang kamu minggir, biar kita ke rumah sakit. Badan kamu panas El " lio menggeleng
" Ga mau Al, kita ke apart aku aja " Ares menghela nafas berat
" Ya ya ya kita ke apart kamu aja " lio pun beranjak dari posisinya
" Kamu ga mau lanjut tidur? " Lio menggeleng
" Aku mau nemenin pacar aku nyetir, takut aku dibawa masuk jurang " Ares melotot tajam sedangkan lio hanya terkekeh kecil
" Ihhh, aku ini pembalap ya El " lio hanya berdehem, tangan kiri Ares yang nganggur di genggamnya
" Aku tau kok kamu pembalap, makanya lain kali ajak aku ya, aku mau liat kamu balapan " Ares terkekeh kecil
" Iya, pasti aku ajak kok tapiii.. " lio mengerutkan kening nya menunggu Ares melanjutkan ucapannya
" Tapi kamu harus sembuh dulu "
" Ih aku kira apaan, iya kan ga mungkin juga aku pergi jalan jalan padahal masih sakit Al.. dan lagi pasti pacar aku ga bolehin aku pergi malam malam "
" Emang pacar kamu siapa? " Lio pura pura berpikir
" Eummm namanyaaaa " lio mendekat ke Ares, berhenti di telinga Ares ia berbisik dengan begitu sensual
" Namanya Altares Dirgantara fuhh " Ares merinding merasakan tiupan lio yang masuk ke telinganya
" rrr El, geli tau " lio kembali pada posisinya sambil terkekeh
" Ga jadi pulang nih kita? "
" Eh iya, ih ini karena kamu juga ya El " Ares segera menyalakan mesin mobilnya dan melaju dengan kecepatan biasa
" Kamu mau denger lagu gak? " Lio mengangguk
" Lagu apa? " Berpikir sejenak setelahnya ia berkata
" Steal my boy " alis Ares berkerut
" Lah? Emang ada? "
" Ada Al, yang kayak gini, every body wanna steal my girl... Gitu loh " Ares berpikir sejenak, seperti merasa familiar dengan lirik tersebut
" Oohh itu aku juga suka sama lagu itu El, bentar ya " lio hanya mengangguk, lalu bersandar pada kursi nya
Muncul tampilan lirik dengan dentuman musik pada layar monitor mobil Gavin
" Yang ini kan? "
" Iya "
Lio dengan tenang menutup mata sambil meresapi lagu yg berputar, namun beda dengan Ares yg bersenandung dengan bergerak gerak rusuh mengikuti alunan musik
" I know, i know, i know / for sure " Ares sedikit kaget dengan suara lio yg tiba tiba ngikut bilang ' for sure ' . Apalagi suara nya di sengajain berat, apa gak klepek klepek si ares
" Every body wanna steal my boy, every body wanna take heart away..." Ujung ujungnya mereka tetep nyanyi bareng sampe lagunya selesai
" Eh el "
" Hmm kenapa Al? "
" Aku denger denger kamu tetap jadi ketos ya? " Lio ngangguk, awalnya lio ingin mencari lagu baru tapi ga jadi. Monitor nya di matiin trus pandangannya lio alihkan ke Ares
" Ga cuman ketos, Al . Intinya jabatan aku ga ada yang berubah sama kayak cinta aku ke kamu " Ares tersenyum malu, salting parah dianya
" Ih apaansih El, lagi sakit juga, bisa bisa nya nge gombal anak orang "
" Hubungannya sakit sama omongan aku apa Al? Itu juga bukan gombalan lo, ini tuh bener bener seratus persen jujur "
" Ih udah diem ga El "
" Iya iya "
" Aku bisa nyender di bahu kamu ga Al? "
" Bisalah i'm yours El, tapiii.... Apa ga sakit nanti badan kamu? Kamu mau tidur kan? Bentar biar aku turunin senderan kamu " lio menggeleng, tangannya menahan jari Ares
" Ga papa Al, aku maunya tidur di bahu kamu bukan di kursi "
" Ya udah sini " lio menggeser posisi nya agar lebih dekat ke Ares, walau kurang nyaman, yang namanya bucin mah ga peduli
Suasana hening langsung menjalar di setiap sudut mobil, mungkin karna lio yang tengah istirahat dan Ares yang tidak ingin menganggu istirahat nya lio
' kayaknya kamu cape banget ya El, tenang aja aku akan bantu kamu, aku ga akan biarin kamu sendirian lagi '
" Cape Al, rasanya tuh cape banget " lamunan Ares di buyarkan dengan celotehan lio yang tiba tiba, tangan kiri Ares bergerak untuk mengelus bahu lio
" Iya aku tau El, kalo kamu mau cerita, cerita aja ya. Aku siap ngedengerin kamu "
" Kamu jahat Al, kamu tau ga, setelah kepergian mu semuanya berubah "
" Orang yang ga suka sama aku makin banyak , padahal aku ga ngapa ngapain.. Ya memang aku emosian bahkan dengan hal hal kecil sekalipun tapi kan salah aku dimana? Wajar kan aku marah ke mereka karena kinerja mereka yang ga bagus "
" Aku bener bener cape banget ngejalanin hidup ini Al, semenjak kamu hilang, aku balik ke watak asli ku. Dari dulu aku tipekal orang yang ga suka berinteraksi, banyak bicara, rasanya tuh malas banget Al "
" Tapi semua berubah setelah kau hadir, hari itu saat pertama kali aku ngeliat kamu. Kamu tau ga apa hal yang membuat aku terpikat sama kamu? " Ares berpikir sejenak sebelum menjawab pertanyaan dari pacarnya itu
" Engga tau El, sifat? Mungkin " terdengar kekehan yang berasal dari lio
" Iya, tapi itu yang ke dua yang pertama itu mata kamu Al, pupil mata kamu yang indah itu yang membuat aku tertarik buat lebih dekat sama kamu "
Flashback...
Di sekolah Cahaya, ramai orang berlalu lalang untuk melihat lihat sekolah ini, tepat hari ini adalah hari pertama masuk sekolah ( mpls buat siswa/siswi baru )
Kelas 11 dan 12 sengaja di liburkan saat ini, di ramainya orang yang berjalan jalan dan bercanda ria, tiga laki laki kini tengah bersantap ria di kantin, mereka adalah Elzelio Xander Pratama, Kaivano Azgara, dan Angkasa Sagara
" Pstt kai..kaii " Kaivano yang merasa terpanggil menoleh ke samping
" Apaan lo bisik bisik tetangga? " Kasa mengedipkan matanya dan menganggukan kepalanya ke depan untk menunjuk lio yang duduk di depan mereka namun oandanganya melayang entah kemana
" Apaan dah? " Kasa yang sudah muak pun menangkup kepala vano dan mengarahkannya ke lio
" Liat noh temen lo kek habis kesetrum listrik, ga gerak dia dari tadi "
" Lah kan biasanya dia juga begitu sa "
" Kagak njir, liat aja tuh, dia lagi ngeliatin cewek itu kali ya? " Vano yang merasa tergelitik dengan ucapan kasa pun tertawa kecil
" Lah? Kenapa malah ketawa lo? "
" Ya lo amnesia atau kenapa dah, lo kan tau sendiri kalo si lio tuh laskar pelangi ege, mana mungkin dia ngelirik cewek "
" Eh iya juga ya " vano menghela nafas berat, ingin rasanya ia menimpuk kepala sahabatnya yang satu ini pake batu
______________________
To Be Continued ya gesss, jangan lupa di vote ya. Kalo ada yang kurang paham atau ga masuk akal, boleh di coment ya..
KAMU SEDANG MEMBACA
second life Bl Lokal. End✓
AcakBagaimana jika kau di berikan kehidupan kedua ? Apakah kau akan menerima nya dengan senang hati atau tidak?? Jangan ada yang meniru ya ini murni dari khayalan gue!!
