Halo guys....
" Ares waktu kami sudah habis dan kamu juga harus kembali ke dunia mu , mommy akan terus menjaga mu dari atas sini ya nak , sehat selalu putra kebanggaan mommy.. muach " lalu secara perlahan kedua orang tua Ares pun menghilang dan penglihatan nya pun mulai gelap
Lalu ......
Eunghh ,..
Lenguhan itu berasal dari Altares ataaaaau Alvares ?
Terserah intinya dia baru saja terbangun dari koma selama kurang lebih 3 bulan
Begini saja kita panggil dia Alvares Dirgantara saja karna tubuh yang di tempati Ares kan tubuhnya vares
" Air , air " ucap vares lirih
" Adek kamu udah bangun dek , bentar bentar kakak panggilkan dokter " dengan tergesa gesa varel menekan tombol yang berada di tembok sisi samping kepala vares
" Nih dek minum dulu ,sini biar kakak bantu duduk , pelan pelan ya minumnya "
Gluk..gluk .. gluk
Vares memberikan gelasnya pada sang kakak Setelah nya ia di baringkan lagi oleh kakaknya
" Kamu istirahat aja dulu ya dek "
Ceklek ... Pintu terbuka menampilkan seorang dokter wanita paruh baya
" Sebentar ya nak varel saya akan periksa dulu vares nya .. kamu tunggu di luar aja ya " varel mengangguk Ia keluar lalu menelpon ayahnya dan memberi tahu kan bahwa vares telah siuman
Apakah kalian tahu seperti apa respon ayahnya .... Kalian salah ayahnya hanya berdecih lalu mengatakan ' okelah aku ada urusan penting jadi kau urus saja dia '
Lalu sambungan nya terputus .. varel hanya bisa menghembuskan nafasnya berat
Cklek ... Pintu terbuka
" Bagaimana dokter ? Apakah adik saya baik baik saja? Atau ada yang bermasalah? " Dokter tersebut menghela nafas lalu berkata
" Ini sebuah mukjizat varel , awalnya saya pikir vares tak akan mungkin selamat tetapi berkat kemurahan Tuhan dia masih bisa sembuh.. tidak ada luka yang serius hanya saja dia harus banyak istirahat dan jangan biarkan dia bergerak terlalu banyak ya, 5 hari lagi dia sudah bisa pulang ke rumah ... Baiklah saya permisi dulu ya nak varel " lalu dokter itu melenggang pergi
Varel pun masuk ke dalam ruangan sang adik
Iya mengelus elus lembut kepala sang adik yang sedang memejamkan mata lalu ia menatap sendu sang adik
" Vares maafkan kakak yang tidak bisa menjagamu dengan baik ya " ucap varel sendu sedangkan vares hanya diam tak mau membuka matanya
Iya memilih untuk kembali tidur dan pura pura tak mendengar nya
Skip 5 hari kemudian....
Dokter sedang memeriksa keadaan vares
" Gimana dok keadaan adik saya? " Tanya varel yang baru saja tiba di ruangan tersebut
" Eh nak varel, kondisi nak varel sudah 80% lebih baik, hanya butuh pemulihan sekitar 3 atau 4 hari .. oh iya dia juga sudah bisa pulang malam ini , nanti saya buatkan resep obatnya sekaligus surat izin pulang, kalo begitu saya permisi ya nak varel " varel mengangguk lalu sang dokter keluar dari ruangan itu
" Gimana dek ada yang sakit?, kalo ada bilang aja ya " vares mengangguk saja sementara sang kakak terus mengelus kepalanya
Sekarang mereka sudah berada di garasi keluarga Dirgantara, vares terpukau melihat banyak mobil bermerek dan motor motor ninja keren yang tersusun rapi di sana ,.. mereka berjalan menuju pintu utama sambil di kawal beberapa bodyguard..
Bukan nya Varel berasal dari keluarga miskin ...Varel bisa dibilang berasal dari keluarga yang berada hanya saja tidak se kaya keluarga Dirgantara..
Nyiettt... Sura pintu utama yang di buka oleh bodyguard yang berjaga di sana
" Selamat datang tuan muda , silahkan masuk.. tuan besar sedang berada di ruang keluarga " sapa bodyguard tersebut
" Ayah varel pulang !! " Alandra mengalihkan atensinya ke sumber suara , dia tersenyum hangat saat melihat putra kesayangannya telah tiba di mansionnya
" Apa kau lelah nak? Kemari duduk bersama ayah " ucap Aland sambil menepuk sofa yang disampingnya
" Ayah gak nyapa adek ? " sontak pertanyaan varel itu membuat raut wajah Aland berubah , tatapannya menjadi dingin
" Varel antarkan saja adikmu itu terlebih dahulu ke kamarnya , ayah harus pergi ke kantor, ada urusan yang harus ayah tangani segera " ucap Aland tegas
" Tapi yah kan ad....." Sebelum varel melanjutkan kata katanya ayahnya sudah lebih dulu pergi
" gak papa ya dek ayah ga di sini, ayo kakak antarkan kamu ke kamarmu " vares mengangguk lalu mereka berdua naik ke lantai 3 menggunakan lift
Ting... Suara pintu lift terbuka...
" Inih dek kamar kamu dan ini kuncinya " vares mengambil kunci tersebut Lalu membuka kamar nya , seketika mata vares membulat sempurna ketika melihat semua aksesoris kamarnya .. semuanya serba berwarna pink
" Kak! " Teriak vares
" Ada apa vares? " Tanya varel kaget
" Aku mau semua ruangan di lantai ini terutama kamar aku di desain ulang .... Aku Yang bakal milih warna dan aksesoris nya , nanti panggil orang buat ngerjain nya sesuai arahan aku aja " tegas vares
" Eh kok gitu res kan kamu sendiri yang desain semua ruangan di sini " tanya varel bingung
" Pokoknya aku gak mau tau semuanya harus di ganti dan aku juga mau memperbaiki penampilan ku aku gak mau lagi berpenampilan culun kayak gini dan 3 hari lagi aku mau sekolah.." ucap vares lagi
" Iya tapi kena.." belum sempat varel menyelesaikan ucapannya vares sudah menyelanya
" Aku gak mau tau pokoknya aku mau semuanya diganti titik! " Lalu vares menutup pintu kamarnya dengan sedikit kuat
" Huh anak ini kenapa tiba tiba sekali sih?.. tapi baguslah jika vares ingin merubah hidupnya , pasti ayah senang jika melihat sisi vares yang baru ini " lalu varel turun menemui salah satu bodyguard nya dan menyuruh mereka untuk mempersiapkan semua yang di butuhkan vares
Udah segini dulu Ya man teman , lanjut ke chapter berikutnya...... Bay bay
KAMU SEDANG MEMBACA
second life Bl Lokal. End✓
De TodoBagaimana jika kau di berikan kehidupan kedua ? Apakah kau akan menerima nya dengan senang hati atau tidak?? Jangan ada yang meniru ya ini murni dari khayalan gue!!
