Saat suasana di kelas sedang dalam keadaan hening tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar
Tok..tok..tok..
" Permisi, boleh saya masuk? " Tanya seorang siswi dengan lembut
" Ya? Ada apa? " Tanya cavi
" Emm saya di suruh Bu Vivi buat manggil ketua kelas ini.. Bu Vivi udah nunggu di ruang guru katanya " balas siwi itu
" Oh baiklah, kau boleh pergi.. Trima kasih atas infonya " gadis itu hanya mengangguk lalu pergi keluar, tidak lupa ia menarik pintu kelas tersebut agar tertutup..
" Jangan ada yang berisik.. kalo ada yang berani buat onar siap siap jarinya hilang " tegas Lio yang segera pergi menuju ruang guru
Semua orang diam, tak ada yang berani berkutik jika Lio sudah menyatakan perintah... Mereka lebih memilih untuk belajar mandiri
Di ruang guru...
Tik.. tok..tok..
" Misi Bu, bisa saya masuk? " Tanya Lio
" Ya Lio silahkan masuk" lalu Lio duduk di kursi yang berhadapan dengan wali kelasnya tersebut yaitu bu Vivi..
" Ada apa Bu? "
" Emm.. begini Lio, sebentar lagi sekolah akan mengadakan kegiatan pekan raya ( panen karya ) .. jadi setiap kelas 10 harus berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, kelas 10 harus menyumbang kan sebuah tarian, nyanyian, drama, dan harus ada karya yang kalian buat untuk di tampilkan pada saat kegiatan tersebut.....Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 10 Juni.. " jelas Bu Vivi
" Jadi Maksud ibu bagaimana? " Bingung Lio
" Maksud ibu memanggil mu ke sini untuk meminta bantuan mu, tolong kamu jelaskan pada teman teman mu tentang kegiatan ini,, lalu ibu mohon bantuanmu untuk menyiapkan kegiatan yang akan kelas kita tampilkan serta memantau latihan teman temanmu "
" Kenapa tak ibu saja yang menjelaskan nya kepada yang lain? Kenapa harus saya ? Dan kenapa tidak ibu saja yang memantau latihan kami? " Heran Lio karena sejak awal masuk Bu Vivi jarang sekali memantau kelas IPS 2 bahkan hampir tidak pernah mendampingi kelas Lio..
' Hah kenapa selalu harus aku? Aku cukup kesal dengan Bu Vivi yang selalu menyerahkan tanggung jawab nya kepada ku, hei ayolah kelas kami juga butuh dampingan dari wali kelasnya tidak mungkin aku selalu mengawasi teman temanku, tidak bisakah sesekali Bu Vivi yang memperhatikan kami? Kami juga ingin merasakan yang namanya kasih sayang dan perhatian dari wali kelas kami.. aku akui bahwa teman temanku akan mengikuti semua arahan ku tanpa ada yang membantah, namun aku bukan guru yang harus memperhatikan seluruh anak didik ku, ya kan? Ah sudahlah kalau dipikir pikir biarkan aku dengan vares saja yang memantau kelas. Agar kami jadi lebih dekat xixixi 😁' .... Isi hati Lio komplain
" Maaf kan ibu Lio jika harus merepotkan kan mu, namun ibu sedang sibuk mengurus hal yang lebih penting "
' cih, selalu saja itu alasannya'
" Baik Bu, apakah tak ada lagi yang ingin ibu sampaikan lagi? " Ibu Vivi menjawab dengan gelengan
" Baiklah kalau begitu saya permisi dulu Bu.. " Bu Vivi hanya mengangguk lalu Lio pun kembali ke kelasnya
" Gila.. kenapa harus aku yang repot repot dalam kegiatan ini?! " Kesal Lio
Sesampainya di kelas...
Lio melihat kelasnya masih diam walau tak ada guru yang masuk ke kelas mereka, ia tersenyum tipis lalu akhirnya ia memutuskan untuk langsung menyampaikan pengumuman yang bu Vivi sampaikan tadi
KAMU SEDANG MEMBACA
second life Bl Lokal. End✓
De TodoBagaimana jika kau di berikan kehidupan kedua ? Apakah kau akan menerima nya dengan senang hati atau tidak?? Jangan ada yang meniru ya ini murni dari khayalan gue!!
