Lio sudah duduk manis sambil memainkan ponselnya di dapur menunggu Ares tiba, makanannya bentar lagi dateng kata kurirnya
" Makanannya udah dateng El? " Lio tidak menjawab pertanyaan Ares, dia hanya fokus melihat ponselnya
' arghh udah cukup! Kita sudah terlampau jauh bermainnya ' ini semua udah lewat batas kesabaran nyaa!
Tingnong...
" Aku aja yang ngambil " Ares segera beranjak dari tempat duduknya untuk mengambil pesanan
Sesi makan malam berjalan hening, dan tentu Ares tidak suka suasana ini. Lebih baik makan sendiri daripada harus makan dengan mahkluk tak kasat mata di sini, pikir Ares
Drt... Drt.. ponsel Ares begetar panjang, menandakan ada panggilan masuk
Nama Aska terpampang jelas di layar tersebut
" Halo? Napa dek? "
" Bang! Bantu kita! Markas diserang..
ba...oi...ll..tit " panggilan terputus sepihak
" Kenapa? "
" Gue harus pergi " dengan buru buru Ares berlari meninggalkan apart lio
" Tap....Al! "
___________________________
" Kalo bang Ares marah gimana? Kalian yang tanggung jawab ya bang " gama ngangguk
" Aman.. tenang aja kalo dia marah.kayaknya sih ga mungkin dia marah, Udah jalanin sesuai rencana aja oke " Aska ngangguk ragu
" Tes tes. Heloo.. posisi siap? " Tanya gama melalui earpods khusus, yang dipake para bodyguard itu gengss
" Aman "
" Bang kayanya bang Ares lagi dalam mood yang buruk " kedua alis gama berkerut
" Dari mana lo tau sa? "
" Sodara bang " jawab nya judes
" Lah? Emang bisa gitu? Kok gue sama sama ga gitu? " Aska mengerdilkan bahunya
" bos tuan Ares sudah memasuki kawasan hutan " mendengar itu gama kaget bukan main
" Serius anjir, cepet amat tu anak.. cepet sa cepet ayo... Semua bersiap di posisi masing masing " titah gama, dia dan Aska segera berlari menuju pintu utama
" Posisi tuan Ares sudah 2 meter dari mansion " lapor si pengintai
" Ayo mulai! " Suruh gama
Ya emang ada perang sih, tapi perang candaan doang buat nge prank si Ares, entah gimana lah nanti nasib mereka kalo Ares tau ini cuma prank doang
Brumm..brumm...
" Sa!! " Ares segera berlari masuk mansion karna mendengar suara ribut dari dalam
" Woi!! " Vares langsung nge hajar beberapa orang dengan tidak waras
" Arghhhh " teriakan teriakan itu terdengar nyaring dan menyakitkan
" Res!! Udah res udah!! " Ares tak menghiraukan panggilan gavin, gama yang ngerasa kondisi nya udah di luar kendali langsung narik Ares trus mukul muka Ares
" Woi! Apa maksud lo gam! "
Gama ga berhenti, dia tetap ngelanjutin pertarungan nya
" Lo kenapa hah!! " Pekik gama di sela sela kegiatan gila mereka
" Lo yang kenapa bangsat!, buta matalo?! Mereka udah nyerang markas gua lol! "
" Bukan itu kan masalah utama lo! Jawab jujur res! "
KAMU SEDANG MEMBACA
second life Bl Lokal. End✓
SonstigesBagaimana jika kau di berikan kehidupan kedua ? Apakah kau akan menerima nya dengan senang hati atau tidak?? Jangan ada yang meniru ya ini murni dari khayalan gue!!
