#11

393 42 0
                                        

Bolos

Maybe? -RADi 🎶

Di kelas 11 MIPA 1

"Boy, gua udah nyoba saran lo untuk mastiin perasaan gua ada apa engga, ternyata ada, gua cinta, gua beneran cinta sama Skylar" -Kairi menjelaskan dengan serius.

"Wow, gua kasian ke lu kai, first love lu udah punya pacar" -Kiboy menepuk pelan bahu Kairi.

Kretek

Terlihat hati Kairi spontan retak.

"Skylar pacaran? sama siapa?" -Ucap Kairi dingin.

"Rinz" -Jawab Sanz.

"Okay" -Ucap Kairi santai.

"Lu ga sakit cui?" -Tanya Kiboy.

"Sakit sih, cuma kalau dia bahagia sama pilihannya apa boleh buat, bukan berarti gua nyerah ya kimak, gua cuma nungguin dia putus, abis itu gua dateng hehe" -Kairi memegang tengkuknya.

"Yeuu pahlawan" -Ejek Sanz.

Kring-Kring.

Terdengar suara bell masuk menandakan jam pelajaran dimulai.

Saat tengah pelajaran Kairi izin ke toilet guna buang air kecil.

Saat masuk toilet, terlihat asap rokok dari salah satu toilet.

*Berani bgt ngerokok di toilet, ga takut dipergokin apa ya* -Batin Kairi.

Saat keluar dari bilik toilet, Kairi mendapati Skylar yang sedang cuci tangan.

Kairi lanjut mencuci tangannya disamping Skylar.

"Lu bolos Sky?" -Tanya Kairi membuat Sky kaget.

"Anjing kaget gua, kirain siapa, lu si tiba-tiba banget disamping gua" -Skylar menepuk bahu Kairi.

"Lah emg lu ga denger langkah kaki gua gitu?" -Kairi.

"Engga hehe" -Skylar nyengir.

"Eh iya, ikut gua yuk" -Skylar menggandeng tangan Kairi tanpa persetujuan, Kairi yang shock sontak kepencet winter dengan kakinya yang berjalan mengikuti Skylar dibelakangnya.

Di belakang sekolah 13.00 siang.

"Ngapain kesini?" -Tanya Kairi kebingungan.

Skylar tidak menjawab pertanyaan Kairi, malahan dia sibuk memanjat pagar sekolah.

Breg

Skylar turun dan sudah berada di luar sekolah.

"Ayo sini, lu naik lah" -Ajak Skylar.

"Gabisa Sky, gua gabisa bolos" -Kairi menggelengkan kepalanya.

"Bisa, cuma sekali doang elah" -Skylar meyakinkan.

Kairi berfikir sejenak sebelum akhirnya ia menuruti sang empu.

Breg

Kairi turun dan berada diluar sekolah, sekarang ia menjadi bingung.

"Mau kemana Sky?" -Tanya Kairi.

"Yuk ikut gua" -Skylar kembali menggandeng tangan Kairi dengan sang empu yang mengikutinya dari belakang.

Di tempat tujuan>>

"Nah ini dia Kai" -Skylar mengajak Kairi ke pasar.

"Pasar?" -Tanya Kairi.

"Yoi, lu belom pernah ke pasar yak?" -Tanya Sky.

"Udah, terakhir pas waktu mamah masih hidup" -Jawab Kairi.

"Ahh, sorry Kai" -Ucap Skylar tidak enak.

"Amann, jadi kita mau ngapain nih?" -Kairi tersenyum lembut.

"Beli dawet yuk, lu belom nyoba dawet kan?" -Ajak Skylar.

"Boleh, iya gua blom nyobain" -Kairi mengangguk.

Mereka berjalan menuju mamang es dawet.

"Mang dua yak" -Pinta Sky.

"Siap den" -Mamang mengacungkan jempolnya.

Setelah 5 menit lebih dikit, Es yang sudah jadi langsung di sruput Skylar begitu dengan Kairi hingga Es nya langsung ludes.

"Udah mang, berapa totalnya?" -Skylar mengerogoh sakunya.

"Nih ambil aja kembaliannya mang" -Kairi mengacungkan tangannya guna membayar Es.

"Nuhun den" -Ucap mamangnya berterimakasih

"Ga usah Kai gua juga ada ini" -Ucap Sky tidak enak jika ditraktir.

"Udah gapapa santai" -Ucap Kairi nyengir.

"Oke dah thanks ya" -Skylar menepuk pelan bahu Kairi.

Dirasa sudah bosan akhirnya mereka keluar pasar.
Di jalan, Skylar melihat buah mangga di pinggiran rumah orang, dengan muka sus yang menaik turunkan alisnya ke Kairi sontak membuat Kairi maksud akan niatnya itu.

"jangan" -Kairi menggelengkan kepalanya.

Bruk

Crack

Mangganya terjatuh saat Skylar melemparkannya dengan batu, tetapi sialnya batu itu mengenai kaca rumah orang, sehingga Sky buru-buru mengambil mangganya disusul dengan Kairi yang panik.

"WOI SIAPA ITU!!" -Ucap pemilik rumah marah.

"Anjing segala kena lagi" -Ucap Sky panik.

"Ayo kabur Kai" -Sky beranjak lari dengan tangannya yang menggandeng Kairi mengajak untuk lari bareng.

Mereka berlarian sangat jauh sehingga tidak sadar mereka tiba di taman, dirasa sudah jauh mereka menghentikan lariannya dengan hembusan nafas yang terengah-engah.

"HAHAHAHA anjing seru bgt gila" -Skylar tertawa sembari terengah-engah, memegang kedua lututnya sedikit membungkuk.

"Nekat banget lu Sky" -Ucap Kairi sama dengan Sky yang terengah-engah memegang kedua lututnya sedikit membungkuk.

Keduanya benar-benar menikmati waktu bolosnya, sehingga tidak sadar waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 sore.

"Eh pulang yuk" -Ajak Sky.

"Tas lu gmna?" -Tanya Kairi.

"Oh iya anjing" -Umpat Sky melupakan tas-nya.

Klunting

Skylar yang mendengar notif dari hp nya segera ia mengeceknya, terdapat pesan dari kekasihnya itu.

Skylar yang mendengar notif dari hp nya segera ia mengeceknya, terdapat pesan dari kekasihnya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

abaikan jam

"Tas gua dibawain Rinz, eh iya terus tas lu gmna Kai?" -Tanya Skylar.

"Udah gua suruh Kiboy bawain, jadi aman aja" -Kairi.

"Oke deh lek, gua pulang duluan yak" -Skylar melambaikan tangannya dan perlahan berjalan menjauhi Kairi.

"iya hati-hati Sky" -Kairi mengangguk lalu membalas lambaian Skylar.

*Makasih Sky, makasih lu udah dateng ke dunia ini* -Batin Kairi, lalu ia ikut meninggalkan taman.

Kasih Kairi seneng dulu gusy🤫

                                                
                                                  -tbc

LANGITKUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang