I saw it on your face, I knew you too damn well
I heard you laugh and knew that you did more than move on
I hate that you're happy, I hate that I can't sleep
Keep thinkin' 'bout how he now seems better off too
Just like I was with you
2024
Ryu Sunjae berdiri mematung. Mantel yang Ia kenakan tak bisa menahan rasa dingin yang menjalari seluruh tubuhnya, menjalari ujung kaki, bergerak cepat ke setiap ujung jemari tangan. Seluruh tubuhnya bergetar hebat. Mata dan pikirannya kosong.
Sunjae hanya bisa terpaku memandang adegan demi adegan yang berlangsung di hadapannya. Demi Tuhan, Ia berharap kalau apa yang dilihatnya hanyalah skenario fiksi di dalam drama, berharap asisten sutradara segera datang dengan boardnya lalu meneriakkan 'cut' suaranya yang lantang. Lalu semuanya kembali seperti semula, ke tempatnya masing-masing mereka seharusnya berada.
Dari kejauhan, Sunjae menyaksikan bagaimana Sol memandang anak itu dengan tatapannya yang lembut, sesekali mengelus kepalanya, lalu membetulkan jaketnya. Anak itu sedang bercerita, mengulang-ulang kosakata yang sama dengan bahasanya yang masih terbata. Meski fitur wajah mereka tidak sepenuhnya sama, Sunjae bisa mendengar tone suara yang luar biasa mirip antara anak itu dengan suara milik Sol. Kepala Sunjae penuh, hatinya terlalu bergemuruh. Kemiripan mereka membuat Sunjae tidak nyaman.
Pandangan Sunjae kemudian tertuju pada sosok Baek Inhyuk yang berjalan mendekat ke arah Sol dan anak lelaki itu sambil tersenyum. Senyum itu membuat Sunjae tidak suka. Inhyuk berjongkok, mensejajarkan tubuhnya yang tinggi dengan keduanya. Anak itu menoleh ke arah Inhyuk, Ia melepaskan pelukan Sol, lalu gantian bergerak memeluk Inhyuk.
Inhyuk menyambut pelukan anak itu sambil berdiri menggendongnya. Ekspresi wajah Baek Inhyuk benar-benar membuatnya gusar. Enam tahun yang lalu, Sunjae hafal betul berbagai ekspresi di wajah Inhyuk. Kalau Inhyuk tidak bicara, wajahnya terlihat misterius dan pendiam. Kalau dia bicara, wajahnya kelihatan sok tahu dan kekanakan. Meski orang bilang Inhyuk cukup tampan, yang bisa Sunjae lihat hanyalah wajah jahil yang menyebalkan. Enam tahun ternyata waktu yang cukup untuk mengubah kebiasaan seseorang. Tak ada lagi gurat wajah kekanakan di wajah Inhyuk. Kini, Inhyuk terlihat begitu tenang dan dewasa.
Look at what being a father does to the childish Baek Inhyuk.
Sunjae tidak tahu mana hal yang membuatnya lebih kesal. Keakraban Baek Inhyuk dengan anak itu, atau kenyataan bahwa Ia tidak menyaksikan bagaimana proses orang yang pernah menjadi teman baiknya itu menjadi dewasa. Im Sol, Baek Inhyuk, anak lelaki itu, Eclipse... ternyata waktu enam tahun lebih dari cukup untuk mengubah segalanya.
Anak itu terus-terusan bicara pada Baek Inhyuk yang menanggapinya dengan tawa. Sambil menggendong anak itu, Inhyuk berjalan duluan ke arah mobil yang barusan dikendarainya. Tak lama, Sol ikut berdiri. Inhyuk menoleh ke arah Sol yang berjalan selangkah di belakangnya, lalu berhenti sebentar untuk meraih ransel besar yang Sol bawa. Inhyuk menyampirkan sebelah tali ransel tersebut di bahu kanannya, tampak sudah terbiasa. Sol tersenyum lalu berjalan mensejajarkan langkahnya dengan Inhyuk.
Tanpa sadar, Ryu Sunjae mengepalkan tangannya. Seseorang sudah merebut tempatnya. Ia tidak suka.
Ia berdecak lalu membuang wajah ke arah lain.
What a beautiful little family.
2018
"Lee Hwan, annyeong!"
Suara nyaring itu menyapa Ryu Sunjae saat Ia baru turun dari van. Ini baru jam tujuh pagi tapi Sol sudah berkostum lengkap dengan hanbok toska-birunya. Rambutnya disanggul kecil seperti kemarin, mempertegas fitur wajahnya yang mungil dan cantik. Wajahnya yang tersenyum membuat jantung Sunjae berdebar. Fakta bahwa wajah Sol adalah wajah pertama yang ditemuinya hari ini di lokasi syuting membuatnya senang. Rasanya meski hari ini dingin dan dia punya adegan action sambil berkuda, semuanya akan baik-baik saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Fox Rain
FanfictionHasil debut yang kurang sukses sebagai idol memaksa Ryu Sunjae untuk menjajaki dunia akting. Di sanalah Ia bertemu dengan Im Sol, seorang pemeran figuran penuh potensi, dan langsung jatuh hati padanya. Namun, seperti kedatangannya yang tiba-tiba, Im...
