Let Me Love You -30-

231 21 1
                                        

Chapter 30








Dinginnya salju yang turun begitu menusuk saat menyentuh kulit akan tetapi kali ini terasa berbeda ia merasakan kehangatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya, salju pertama yang ia rasakan kembali setelah beberapa waktu ia lewatkan dari negara ini. Sebuah senyum tersungging disudut bibirnya...

"Semua tak berarti apapun jika aku selalu berlari..."

Perayaan hari natal akan berlangsung beberapa hari lagi, setiap sekolah maupun kantor telah memulai meliburkan karyawan maupun murid-muridnya hingga awal tahun baru. Seorang gadis tengah menaiki sebuah taxi yang kini tengah membelah jalanan kota Seoul. Ia dapat dengan jelas melihat bangunan tinggi menjulang tempat dimana dulu ia datangi setiap harinya. Ia kembali tersenyum simpul, perasaannya kini jauh lebih hangat setelah mencoba melepaskan semua ketakutan dan kekhawatirannya sendiri, ia akan berdamai dengan hati dan pikirannya kali ini.

Taeyeon tengah berada dirumah dengan Jeno dan Tiffany yang kini tengah sibuk menata setiap hiasan yang sebelumnya telah mereka beli untuk menyambut hari natal. Taeyeon menggendong Jeno dibahunya untuk meletakkan simbol bintang agar tertancap sempurna di pucuk ranting pohon natal mereka...

"Ya.! Kau tumbuh dengan cepat sekali eoh..." Ujar Taeyeon saat mengangkat putranya

"Lebih tinggi Appa..." Ujar Jeno yang menjaili ayahnya.

"Jeno-ah palliwa...kau sangat berat." Tiffany yang melihatnya hanya tersenyum melihat kehangatan ayah dan anaknya.

Disisi lain seorang pria kini tampak masih berada di ruangan kerjanya. Hanya sekedar mengecek kembali file yang sebelumnya telah ia teliti. Ia tampak mengendurkan dasi dan menyandarkan punggungnya...

"Haruskah aku kembali kesana dan memaksamu agar kembali ?" Ujarnya sendiri sembari memijat keningnya yang terasa sedikit pusing. Ponselnya tiba-tiba berdering membuat ia segera mengangkatnya...

"Ne yoboseyo..."

"Apa kau kembali tak datang natal kali ini ?"

"Mianhae Appa, ada pekerjaan yang harus aku kerjakan..."

"Selalu seperti itu alasanmu Yoong. Jika kau marah pada Appa datang dan kita bicarakan semua bersama. Kita tak bisa seperti ini terus-menerus Yoong..."

"Mianhae Appa aku tengah sibuk saat ini...."

Yoona segera menutup teleponnya, ia tak ingin mengungkit kembali apa yang telah terjadi. Apa yang terjadi dengan Yoona dan Irene membuat pria itu marah dan mengambil tindakannya sendiri tanpa persetujuan ayahnya, Yoona mengembalikan saham yang ia dapatkan dari KTY corp tanpa persetujuan ayahnya, hingga membuat hubungan keduanya merenggang karena keputusan sepihak Yoona, Mr. Im tak dapat berbuat banyak dengan keputusan Yoona karena semua aset miliknya telah beralih nama untuk putra semata wayangnya tersebut. Ia pun menyesali keserakahannya yang kini membuat ia begitu jauh dengan putranya sendiri.

Sebuah taxi berhenti tepat didepan sebuah rumah, ia turun dan melihat sekeliling rumah tersebut. Tak banyak yang berubah seperti terakhir kali ia lihat, pikir gadis itu. Ia segera menarik kopernya masuk kedalam pelataran rumah itu hingga ia terlihat menarik sejenak nafasnya sebelum memencet bell rumah keluarga itu...

Ting tung....

"Arghhh... berhenti Appa jebal..." Ujar Jeno yang meminta ampun karena ia ketahuan menjaili ayahnya.

Ting tungg....

Terdengar suara bell rumah mereka, Tiffany hanya tersenyum melihat putra dan suaminya yang saling menggoda satu sama lain.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 26, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Let Me Love YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang