Chapter 17
“Kehilangan cinta itu lebih sulit daripada jatuh cinta
Kau membuatku merasa hidup dan mati secara bersamaan
Aku tidak bisa hidup tanpamu…”
Pesta pernikahan Hyoyeon dan Seohyun berlangsung dengan sangat meriah dan berjalan lancar bahkan tamu undangan mereka sangat menikmati acara tersebut. Setelah pesta pernikahan keduanya membuat sebuah konferensi pers dengan beberapa wartawan yang setia menunggu kabar bahagia dari keduanya.
“Selamat malam, jeongsohamnida telah membuat kalian menunggu lama sebelumnya.” Ujar Hyoyeon membuka konferensi pers tersebut. “Kami sangat berterimakasih kasih karena kalian telah mendukung hubungan kami berdua hingga kami dapat melangsungkan pernikahan ini dengan lancar…”
“Selamat atas pernikahan kalian berdua Hyoyeon-nim. Apakah kalian akan melakukan perjalanan bulan madu nanti ?” Tanya salah satu dari wartawan yang hadir.
“Tentu saja akan tetapi kami berdua belum memutuskan untuk pergi kemana.” Jawab Hyoyeon
“Bagaimana pendapat kalian tentang pro kontra atas pernikahan kalian berdua mengingat kalian adalah publik figur.”
“Kami berdua telah memikirkan semua ini dengan matang apapun pendapat kalian kami menghargainya akan tetapi aku merasa telah menemukan sosok seseorang yang dapat mengerti dan menerimaku dengan baik selama ini. Aku harap kalian semua menyambut pernikahan kami berdua dengan baik untuk kedepan kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk setiap pekerjaan kami.” Jawab Seohyun dengan senyum mengembangkannya
“Apakah kalian akan menunda untuk memiliki buah hati ?” Tanya kembali salah seorang wartawan
“Tentu saja kami tak akan menundanya, kami telah sepakat sebelumnya untuk tak menunda memiliki momongan karena kebahagiaan sebuah keluarga akan lengkap jika hadir seorang buah hati didalamnya.” Ujar Hyoyeon yang disambut tawa dari mereka yang hadir disana.
“Kau memiliki seorang suami yang sebagai produsermu sendiri. Apakah ini menjadi sebuah keuntungan bagimu Seohyun-sii ?” Tanya mereka kembali
“Aigoo…kau terlalu berlebihan menanyakan hal itu. Kami memiliki hubungan yang sangat berbeda dari bayangan kalian yang dia memberikan hak istimewa kepadaku dan sebagainya, hubungan kami jika menyangkut pekerjaan kami akan melakukannya dengan profesional kisah cinta kami terjalin diluar dari semua pekerjaan.” Jawab Seohyun tegas.
“Baiklah kami rasa cukup untuk sesi pertanyaan ini. Kami berdua berharap kalian dapat memberikan dukungan untuk hubungan kami berdua. Gamsahamnida…” Ujar Hyoyeon diikuti dengan mereka berdua membungkuk hormat dihadapan wartawan yang meliput disana.
“Cukhaeyo Hyoyeon-nim…..”
“Cukhaeyo….” Suara beberapa wartawan yang memberi selamat untuk mereka disambut senyum hangat dari keduanya.
Sahabat keduanya masih berkumpul bersama dalam satu meja. Taeyeon terlihat berbincang hangat dengan Yuri maupun Sooyoung sedangkan Irene terlihat bercengkrama dengan Jessica sedangkan Tiffany terlihat memikirkan apa yang baru saja ia bicarakan dengan Irene didalam kamar kecil beberapa saat yang lalu ia tak pernah menyangka jika gadis tersebut memiliki pemikiran yang sangat jauh dan ia pun dapat merasakan bagaimana gadis itu sangat peduli serta menyayangi Taeyeon…
KAMU SEDANG MEMBACA
Let Me Love You
FanfictionBiarkan semua mengalir seperti air yang mencari hilirnya, begitu dengan cinta yang akan datang mengetuk hati setiap insan yang membutuhkan bukan untuk singgah akan tetapi menetap dalam waktu yang sangat lama.
