Halo gesss 😎😎
Happy reading
.
.
.
Saat ini Chenle dan Haruto sedang berada ditempat favorit mereka, yaitu kantin dibelakang sekolah.
Seperti biasa mereka berdua kembali bolos dipelajaran pak Asep. Alasanya karna mereka malas diceramahi oleh pak Asep karna bolos kemarin.
"Anjir le, gara-gara lu gw jadi sering bolos"
"Bagus lah, biar kita jadi cowok yang nakal gitu njayy" Ujar Chenle dengan menyisir rambut nya kebelakang.
"Bagus dari mana njay, ntar nilai gw turun lagi"
"Aelah cuman nilai doang setakut itu lu"
"Lu tau sendiri kan orang tua gw gimana"
"Dahh santai aja, urusan itu biar gw yang tanggung" Haruto menatap Chenle yang tengah menyedot minumannya dengan sinis.
Mungkin ia akan muntah karena tingkah Chenle yang terlalu narsis. Mengapa temannya ini terlalu excited untuk menjadi pihak atas? Padahalkan itu tidak mungkin terjadi.
"Eh btw, si jeongwoo knp njir aneh bgt dia? "Tanya Haruto yang dibalas gelengan oleh Chenle.
" Ihh gw serius njirr, lu tau gk tadi pas gw baru masuk kelas dia udh natap gw tajam bgt kayak mau makan gw disitu"
"Trus dia cuma diam aja pas gw tanya dia kenapa, merinding gw gara-gara dia" Haruto memeluk dirinya sendiri.
Chenle hanya tertawa mendengar ucapan Haruto, sungguh sahabatnya ini sangat tidak peka terhadap perasaan orang lain.
"Ngapain lu ketawa kek orang gila gitu? " Chenle menoleh kearah Haruto lalu menggelang kan kepalanya pelan.
"Dih anehh" Haruto menatap sahabatnya aneh.
Chenle hanya kembali tertawa melihat tingkah lucu sahabatnya ini. Saat ini Haruto seperti bocah ingusan yang planga plongo.
"Kak haru!! " Tawa Chenle berhenti saat mendengar teriakan dari seseorang.
"Eh junghwan, sini!! " Haruto melambaikan tangannya dengan semangat .
Chenle menatap Junghwan dengan heran. Mengapa sapi gembrot itu ada disini? Apa bel sekolah sudah berbunyi?
Junghwan mendatangi mereka berdua. "Kak haru sama kak Chenle kok ada disini? "
"Nih kakak diajakin bolos ama kak lele"
"Ih bolos gk baik loh kak, nanti kalian ketahuan ama osis"
"Udh lah ngapain ngurusin kita, lu sendiri ngapain disini? " Tanya Chenle dengan mengangkat sebelah alisnya.
"Bell istrirahat tadi udh bunyi kak, jadi aku mau nyamperin kak haru disini" Junghwan nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Chenle hanya menggelengkan kepalanya saat mendengar alasan dari adik kelasnya ini. Namun tiba-tiba ada seseorang yang berjalan masuk ke arah kantin.
Chenle jelas mengetahui siapa orang tersebut. Dan ide jahil pun terlintas di pikiran nya.
"Pantesan, nyamperin ayang nya ternyata" Sindir Chenle dengan suara yang agak keras yang ditanggapi tatapan sinis dari Haruto.
KAMU SEDANG MEMBACA
WHAT!!
RomansaChenle yg putus dengan jaemin memutus kan untuk berganti posisi menjadi pihak atas Apakah ia berhasil berpacaran dengan pihak bawah atau mengikuti takdir bahwa ia adalah pihak bawah? "Gw gini karna sekarang gw tu pihak atas" "Lu gk lg sakit kan? "
