Dinner

25 3 0
                                    

Kembali ke kampus, karena Irene tidak mau banyak drama dirumah Mamahnya, apalagi dengan kelakuan kakak tiri yang seenaknya sendiri, pagi pagi sekali Irene meminta supir untuk diantar ke kampus,

Di dorm tempatnya tinggal ternyata Jennie masih tertidur lelap, dan tak mendengar sama sekali kalau Irene datang, maka Irene menggodanya dengan langsung menindih tubuh Jenny,

" Awwww... " keluh Jennie,

" Hei bangun udah pagi. " kata Irene,

" Masih ngantuk anjir. "

" Kenapa? Semalem pada party lagi ya? "

" Iya pala gue pusing. Lo ada kuliah jam berapa? " keluh Jennie menarik selimutnya lagi,

" Ini mau masuk ada kelas. "

" Ohh gimana acara tunangannya, lancar? "

" Ya gitu deh. "

" I know your brother. Gue cari di internet oh my God, he just so yummyy... "

" Apaan, Orang gila dia. "

" Kenapa? Tapi cakep kan? "

" Gue ngga suka aja, orangnya sombong dan tengil banget. " kata Irene kesal,

" Ohh ya wajar sih, dia handsome and rich. "

" Ngga peduli gue. Mau kuliah dulu. Bhay! "

Meninggalkan Jennie yang masih nyaman berselimut, dan Irene menuju ke kelas Prof Evans dengan sahabatnya juga yaitu Wendy,

Evans memang masih terlihat muda meski usianya sudah menginjak 45 tahun, dan masih banyak disini gadis gadis yang salah fokus, tak terkecuali Wendy,

" Wen usap dulu pipi lo ada ilernya. " ledek Irene,

" Ihh.. tuh lengennya liat, bisa kali ya gue ayunan disitu. " sahut Wendy,

" Heh inget dia udah punya istri. "

" Ya terus? Istrinya juga gue ajakin ngga papa kali. " kata Wendy asal,

" Gila lo. " sahut Irene,

" Liat ni selesai kelas gue samperin minta private tutor. "

" Serah lo deh. "

Dan seperti yang tak di duga, benar Wendy memberanikan diri untuk menemui Evans dan entah apa yang ia katakan sampai akhirny Wendy pergi bersama Evans, Irene pun hanya bisa melongo tak percaya,

Sembari menuju ke dorm Irene mampir dulu ke kantin karena sudah merasa lapar, juga janji dengan Jennie dan Rose untuk makn siang bersama,

" Wendy kemana? "

" Lagi ada project. " jawab Irene asal,

" Ohh iya.. Rene lo dicariin loh sama Jacob kemaren. " kata Rose,

" Huh? Kenapa emang? "

" Katanya lo di text ngga jawab. "

" Ohh iya ini gue baru nyalain hp. "

" Ciee chat apa tuh? " goda Rose lagi,

" Biasa cuma basa basi aja. "

" Eh tapi kalau lo beneran ama Jacob kayanya serasi banget deh, liat aja dia tinggi ganteng populer dan lo cantik imut gemes banget pasti. Ya kan Jen? " kata Rose antusias,

" Ohh iya kali. " jawab Jenny,

" Stop it guys, gue ngga mungkin sama dia, si gagal move on, itu kan yang orang orang pada bilang, dia lama sama Cassie jadi ngga mungkin lah. Paling cuma sesaat doang, dan kalau dia mau jadiin gue seperti itu, gue juga bisa cuma mainin perasaan dia aja. " ujar Irene,

Crazy In LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang