11

622 59 3
                                        

Vale tetep minta kalian bijak disini Vale cuma pake nama dan  visual. Sekali lagi mohon kebijakan membaca!

★•°.•°'.★

Keduanya sudah sampai dibandara,ya tentunya keduanya akan menggunakan pesawat perusahaan

Sebelum berangkat jungkook sempat bertanya pada Taehyung akan kesungguhan nya ingin ikut, hingga rasanya mulut sendiri berbusa

Beberapa ucapan dan sebuah karangan tentang keluarganya jungkook arahkan pada Taehyung tapi segala ucapannya sama sekali tak digubris

Dan sekarang Taehyung mengancam jika Jungkook tidak mau diam gajinya akan diberikan tahun depan tentunya mulut berisik Jungkook berhenti detik itu juga

"Jika kau pulang denganku maka kau akan tidur diluar dilantai, kaluargku itu kekurangan kasur dan kamar"ucapan jungkook saat keduanya mem- paking barang mereka

"Aku bisa membelikan nya, Jangan khawatir"
jawaban Taehyung mampu membungkam mulutnya sesaat

"Kau tau rumahku itu memiliki atap yang rapuh ditambah dindingnya yang sudah keropos"
Ocehannya kembali

"Kita bangun rumah baru untuk mereka"

"ibuku juga orang yang jorok, berbulu sedangkan ayahku dia seorang dengan perut buncit dan janggut lebat"arang jungkook saat keduanya membeli Hadiah untuk orang tua Jungkook.
Dia hanya ingin membuat Taehyung ilfil dan tidak jadi ikut

"Nanti kita bawa mama dan papa waxing, dan kita bangun tempat olahraga agar perut buncitnya hilang"

"Jika kau ikut nanti-"

"Jika kau berisik dan mulai bercerita yang tidak-tidak aku akan membayar gajimu tahun depan"ucapan itu baru bisa menghentikan deretan hinaan Jungkook.

Dan sampai sekarang mulutnya hanya terdiam dengan wajah yang sebal
"Jika kau ingin berlari dari Seoul kebusan silahkan"ucap Taehyung saat mulai menaiki tangga masuk ke pesawat

"Nyenyenye...itu saja rumahku jika kau kebusan mana mungkin kau tau dimana rumahku"batin jungkook

Jungkook mulai mengikuti langkah Taehyung dari belakang dan masuk kedalam, kini mereka duduk secara terpisah

Taehyung mana peduli dia lebih memilih memejamkan matanya dan menikmati musiknya

Sedangkan Jungkook lebih memilih fokus dengan pemandangan diluar jendela sambil sesekali mengumpati Taehyung


"Yoana hari ini putramu akan pulangkan?"
Ucap seorang wanita dewasa sambil meminum tehnya

Im yoana —atau sekarang bisa disebut jeon Yoana istri dari jeon dohyon ayah Jungkook. Cantik, glamour, berkilau, dan Yap! Cerewet. Menurut pandangan jungkook

"Bukankah dia seorang model?,tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya di majalah atau televisi?"
Wanita dengan bibir tebalnya mulai memancing suasana

Yoana menggaruk tengkuknya canggung, jangankan temannya dia saja bingung kapan putranya itu menjadi model dan apa hasilnya. Ya meskipun jungkook selalu mengiriminya uang

"Putramu itu sudah dewasa bukankah seharusnya sudah memiliki kekasih?"
Sibibir tebal mulai kembali bicara

"Ya dan hari ini dia akan membawa kekasihnya berkunjung merayakan natal bersama"
Yoana sedikit termesem–mesem sebentar lagi ia akan memiliki wanita cantik sebagai menantu dirumahnya, ah Yoana sudah tak sabar bagaimana jika merencanakan masak bersama dari sekarang? Begitulah pikirnya

pria lurus Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang