21

518 60 10
                                        

6 Bulan kemudian

Beberapa bulan berlalu, bahkan tanpa dirasa dan diduga. Jungkook, dia berhasil pada titik tersuksesnya

Sekarang siapa yang tidak kenal dirinya dalam dunia fashion, hampir setiap model dan penata busana kenal dirinya setidaknya pernah mendengar namanya

Karir dan popularitas yang tidak pernah ia bayangkan, segala pikiran buruk tentang karirnya beberapa bulan lalu seolah hilang ditepis kenyataan sekarang.

Dia bersyukur dapat kembali berkarir,dengan dirinya sendiri dan selalu berterimakasih pada Daren bagaimanapun pria itu adalah tokoh utama di kesuksesannya sekarang.

Daren selalu mendukungnya, dalam setiap hal hampir sama seperti Taehyung.

Ah omong-omong tentang Taehyung, jungkook bahkan lupa kapan dia berbicara dengan Taehyung

Sudah sangat lama, keduanya sering bertemu tapi tidak pernah menyapa. Tenggelam dalam kesibukan masing-masing melupakan segala fakta bahwa keduanya masih membutuhkan satu sama lain.

Ckelk... pintu logam dengan warna Tiffany blue terbuka. Sera si rambut pendek yang beberapa bulan terakhir menjadi managernya

"Kau sudah siap?"
Sera merapihkan rambut jungkook

Terpesona. Entah sudah Berapa kali jungkook terpesona pada sera. mata wanita itu membentuk pola mata rusa, dengan netra honey milk

Terkadang berfikir apa dia bisa menikahi Sera? Sayangnya keduanya bertolak belaka untuk perasaan padahal dalam segala hal mereka cocok

"Aku tau aku cantik"
Pedenya dengan senyuman centil

Jungkook memutar bola matanya
"Ya kau cantik tapi tidak dengan sikapmu. Wlee"

Tangan cantik itu hendak memukul main-main kepala jungkook tapi terhalang masuknya staff keruang ganti
"Kalian sering sekali bertengkar. Sera urus semuanya dan jungkook kita mulai Kesesi berikutnya"

Jungkook mengangguk
"Setalah ini pulang kan!"
Tanyanya penuh harap


"Sayangnya tidak. Kita akan berangkat malam ini juga ke Paris, urungkan impian istirahatmu"
Ledeknya saat melihat wajah jungkook murung.


Dilain tempat Taehyung. Pria itu sama sibuknya dengan jungkook atau lebih tepatnya dia yang paling sibuk

Disetiap harinya pasti ada jadwal dari kota ini ke kota sana lalu dari negara ini kenegara sana.

Meskipun dalam segala kesibukannya Taehyung sekalipun tidak pernah melupakan jungkook, pekerjaan adalah alibi agar dirinya tak terlalu terpikirkan jungkook.

"Kau melamun lagi?"
Jimin, memberikan minuman kaleng nya pada Taehyung

"Tidak"

"Tidak salah?. Berhentilah melamun pakaian dan penampilanmu sudah bagus tapi wajahnya terlihat tak kontras,pongah."
Keduanya terkekeh ringan

pria lurus Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang