Jungkook terbangun lebih segar hari ini, semalam ia bisa bebas yang namanya after party tanpa minuman.
pukul 10 pagi,—beberapa jam yang lalu jungkook sudah siap dengan stylenya tanpa masker dan pakaian tertutup benar-benar bebas tanpa halangan karena pria lurus yang konon akan mengajaknya ketempat tanpa ia harus waspada pada paparazi.
Celana pendek diatas lutut, dipadukan dengan kaus biru Lautnya, setelah mendapat pesan dari Taehyung jungkook tinggal memoles sedikit bibirnya dengan lipbam agar tidak terasa kering.
....
Duduk berhadapan tanpa pembicaraan, ataupun sedikit senyuman. Jungkook memilih fokus pada makanannya, Taehyung dia tidak berkutik barang sedikitpun dari tatapan menunduk nya.
Dari keduanya duduk di kursi cafe sebelum makanan datang sampai saat ini makanan hampir habis. Taehyung merasa lidahnya terlalu kelu.
"Kau tidak makan?_"
Heran jungkook, lumayan jengah melihat Taehyung yang menunduk apalagi dalam waktu lama. Mana. katanya mereka akan berbicara jungkook bahkan bisa menghitung berapa kali Taehyung membuat kalimat padanya.
"Mau dimulai dari mana pembicaraan kita?"
Taehyung mengangkat wajahnya, menatap dalam iris kelam jungkook
"Aku... ekhem!. Jung pertama-tama aku mau minta maaf entah yang keberapa kal–"
"Tae untuk itu aku sudah lama memaafkanmu. Mana katamu yang akan membahas masalah kita? Apa tidak jadi? Kalau begitu lebih baik aku pulang lagi."
Sebelum jungkook benar-benar bangkit Taehyung mencekal tangannya, padahal jungkook tidak serius dengan ucapannya lagian siapa yang mau kembali jika akan menemukan kebahagiaan dibandingkan kesendirian dihotel.
"Jung aku mohon..."
Lembut dan penuh permohonan, dirinya sedikit takut dalam nada bicara mengingat jungkook baru saja kembali berbicara padanya
"Aku bingung sedari tadi dimulai dari mana, sedikit lagi?...agar aku bisa merangkai segalanya?"
Helaan nafasnya kembali terdengar, apa sedari tadi keduanya diam Taehyung belum menyiapkan apa yang akan diucapkan?! Menyebalkan pikirnya!
"Baiklah"
Sunyi lagi kali ini Taehyung tak menunduk atau mengalihkan tatapannya dia benar-benar menatap jungkook seolah memantapkan segala pikirannya, anehnya saat Taehyung tak menatapnya ia ingin ditatap tapi sekarang dia yang takut ditatap
"Jung.. beberapa hari dikanada tanpa dirimu saat itu aku sadar betapa pentingnya dirimu, lalu saat aku kembali harapanku hanya satu kau akan kembali padaku bukan sebagai sahabat melainkan pasangan meskipun saat itu aku kalut"
Taehyung terkekeh mengingat betapa bodohnya ia saat itu.
"_saat kau pergi dan mengatakan bahwa kita tidak perlu bertemu lagi.aku mulai ketakutan dan putus asa, disisi lain aku ingin sekali menjelaskan seperti sekarang tapi rasa takutku lebih dominan"
Jungkook diam benar-benar memberikan Taehyung ruang untuk menjelaskan
"Kau berkarir diagensi lain aku turut senang .— Jung aku tidak bisa mengatakan apa-apa lagi yang harus kau tau aku benar-benar mencintaimu tanpa alasan apapun itu, aku mohon berjuanglah denganku biarkan kita membuat jalan kita bersama"
Taehyung menunduk dia tak sanggup menatap jungkook
Jungkook jangan ditanya, dia tetap menatap keluar tapi kali ini dengan air mata, dia tidak bisa melihat Taehyung yang terlalu hati-hati ketika berbicara, apalagi manis dan lemah bersamaan seperti sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
pria lurus
De Todo[ on going ] Jungkook model yang tenggelam memiliki hubungan persahabatan dengan Taehyung aktor terkenal.hubungan keduanya yang bersifat sahabat memungkinkan salah satu diantaranya pasti memiliki perasaan. Sedikit note Karena nama asli yang diguna...
