••••
Satu bulan telah berlalu sejak momen di pantai itu. Waktu berjalan cepat, membawa perubahan besar dalam hidup Vara-Evan dkk. Terutama Vara yang sudah berkumpul dengan Keluarganya, Keluarga William. Ya akhirnya Vara bertemu dengan keluarga kandungnya setelah bertahun-tahun terpisah.
Flashback on
Satu bulan sebelumnya lebih tepatnya 3 hari setelah dari pantai, pertemuan pertama antara Vara dan keluarga kandungnya penuh dengan emosional.
Waktu itu Elexio, Elina dan Bara tiba-tiba datang ke Mansion Vara di pagi hari. Mereka sebenarnya sudah tau jika Vara anak kandung mereka yang hilang. Oleh karena itu, Bara sering mengajak Vara ke Mansion William untuk membicarakan ini tapi sayang Vara sering tidak mempunya waktu untuk datang.
Vara menyambut mereka agak canggung. Elexio membuka percakapan dengan suara lembut tapi tegas, "Vara, maaf kalau kedatangan kami mendadak. Ada sesuatu yang penting harus kami bicarakan denganmu."
Vara mengangguk pelan, masih merasa canggung menghadapi tiga orang yang tiba-tiba hadir di rumahnya. Elina, yang terlihat paling emosional, berusaha menahan air matanya. Bara, di sisi lain, hanya diam, tampak bingung harus mulai dari mana.
"Vara," Elina akhirnya angkat bicara, suaranya bergetar. "Kami... Kami adalah keluargamu. Aku adalah ibumu."
Vara terdiam, matanya membesar. Kalimat itu seperti kilat yang menyambar, membekukan tubuhnya. "Apa maksudnya ini?" tanyanya pelan, hampir berbisik.
Elexio melanjutkan, "Kami sudah mencarimu bertahun-tahun. Sejak hari itu... sejak kamu hilang." Dia menarik napas dalam sebelum menambahkan, "Kami tahu ini sulit dipercaya, tapi kami punya bukti. Dan kami siap menjelaskan semuanya."
Bara mengambil berkas dari dalam tasnya, menyerahkannya ke Vara. "Ini dokumen DNA kita. Hasilnya menunjukkan hubungan kita sebagai keluarga. Abang udah tau sejak lama, tapi kami ingin kamu mendengarnya langsung dari orang tua kita."
Vara membuka berkas itu dengan tangan gemetar. Matanya menelusuri hasil tes tersebut, dan perlahan air matanya mulai mengalir. "Jadi... aku benar-benar bagian dari keluarga kalian?"
Elina langsung mendekat dan memeluk Vara erat-erat. "Kamu selalu bagian dari keluarga kami, Nak. Kami sangat merindukanmu."
Seketika, benteng emosi yang dibangun Vara selama ini runtuh. Dia membalas pelukan Elina, sementara Elexio dan Bara hanya bisa menatap mereka dengan mata yang berkaca-kaca. Momen itu penuh dengan isak tangis, tapi juga kelegaan dan kebahagiaan.
Flashback off
Kini, di mansion William, Vara duduk di ruang tamu bersama keluarganya. Hubungan mereka perlahan membaik, meskipun masih banyak hal yang harus mereka pelajari satu sama lain. Namun, satu hal yang pasti: Vara tidak lagi merasa sendirian. Dia akhirnya memiliki tempat yang bisa disebut "rumah" dengan keluarga yang selama ini mencarinya.
Hubungan dengan Evan juga semakin erat. Saling terbuka satu sama lain. Mereka selalu terlihat bersama mau itu di sekolah ataupun luar sekolah. Jika ditanya hubungan Evan dengan keluarganya. Ya biasa saja.
Evan sudah memaafkan mereka, tapi jika di suruh untuk kembali ke Mansion Millton dia tidak akan pernah menginjakkan kakinya disana. Banyak kenangan buruk yang terjadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Elvara! (END)
Teen Fiction#Transmigrasi 01 ••••• Entah harus bahagia atau sedih dengan kejadian yang dialaminya. Kejadian yang sangat diluar nalar manusia. Transmigrasi!! "Huh.. Emang takdir Tuhan gak ada yang tau" Seorang gadis bernama Elvara, lebih tepatnya Elvara Angelia...
