Adellyne marsha lenathea hapsari namanya Idol Cantik yang mulai tertarik dengan Cowok di Sekolah yang sangat amat Cuek namun seiring berjalannya waktu ia bisa mendapatkan hati Razeanva Venly angkasa.
SEBELUM MULAI KE CERITANYA AUTHOR TOLONG DONG JAN...
Hari ini adalah hari Weekend dan Zeean seharian bermain di rumah marsha. Mereka bertiga terlihat asyik sekali kejar kejaran di halaman belakang rumah marsha bersama Keponakan kecil marsha yang menginap dirumahnya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Namanya Erine Keponakan marsha anak dari adik keenan yang masih berusia 4 tahun
Terlihat sangat happy sekali Zeean bermain dengan Anak kecil itu di halaman belakang rumah marsha
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" baaaaa mau kemana kamu ". zeean menangkap Erine yang mengumpat di balik kursi
Erine tertawa dan berlari
" tangkap aku om ji". Erine berlari menghindar dan Zeean mengejarnya
Marsha yang sudah capek bermain pun hanya tertawa dan terduduk di kursi melihat tingkah laku pacarnya itu bermain dengan Keponakannya
Zeean menangkap Erine dan mengangkat tubuh anak kecil itu ke atas
" akhirnya ketangkep juga kamu ". Zeean tak berhentinya bermain dengan erine seperti anak sendiri
Erine tertawa lepas karena Zeean menggendong dirinya ke atas
Melihat Kebahagiaan itu marsha tersenyum hangat tiba tiba Cindy dan Dasha menghampiri mereka membawakan minuman dan cemilan
" happy banget tuh kayaknya erine sama kamu Zee". ucap Cindy meletakan minuman ke meja dan Dasha menduduki dirinya di samping Marsha mereka sedikit melirik sebentar dan tak saling menyapa namun dasha hanya tersenyum miring
" ngapain coba duduk di samping gue ". batin marsha
" rasain lo gue mau bikin lo kesel hari ini ". batin dasha
" hehehe soalnya eyin gemes banget ya gak ". Zeean mencubit hidung erine
" ihh om ji cakit tau ". Erine cemberut dan mengeplak pipi Zeean
" erine jangan gitu dong sama om Zee ". ucap Dasha membuat Marsha menoleh kepadanya dan menatap tajam. melihat ekspresi wajah marsha yang terlihat kesal dasha pun menaikan alisnya ke marsha
" ck , rese banget dia ". batin marsha
" aduh aduh ". zeean berpura pura kesakitan namun Erine malah tertawa
" huhuu kacian makanya ga bole gitu cama eyin ". Erine menjulurkan lidahnya membuat Zeean gemas
Cindy terkekeh dan mengajak Erine untuk masuk kedalam
" sini sayang kamu masuk dulu yuk om zee kasian nanti capek ". ucap Cindy mengulurkan tanganya
" gamauuuu aku mau sama om ji ". Erine memeluk Zeean
Melihat itu Cindy pun tersenyum menggelangkan kepalanya
" gapapa tante biar Erine sama aku aja ". Zeean tersenyum
" yaudah kalo gitu tante masuk dulu ya ". pamit Cindy
" iya tante ". ucap Zeean dan Erine barengan dan melambaikan Tangannya seperti anak kecil
Melihat itu Marsha tersenyum hangat karena Zeean terlihat sangat suka sekali dengan anak kecil
Zeean menduduki dirinya di kursi samping marsha bersama erine ia mengambilkan cemilan dan menyuapkan ke Erine
" kamu kayaknya cocok banget tau jadi papanya erine ". ucap Dasha membuat marsha lagi lagi kesal
Namun zeean hanya terkekeh
" masa sih , aku cuma suka aja sama anak kecil gemes kaya eyin ". ucap Zeean masih fokus bermain dengan erine
" iya cocok banget sayang apalagi kalo mamanya itu aku ". kini marsha tak tinggal diam dan melirik sebentar ke dasha
Mendengar itu Zeean tersenyum dan menoleh ke pacarnya itu
" aku mau om ji jadi papa akuuu". ucap Erine karena memang dirinya tak mempunyai ayah semenjak ia lahir karena ayahnya meninggal dunia saat kehamilan mamahnya
" boleh ". Zeean tersenyum
" yeyyy papa jii". Erine terlihat sangat Happy
" gak kebayang sayang nanti kalo kita nikah dan anak kita selucu erin kamu pasti sesayang itu ". batin marsha melihat kehangatan itu
Dasha melihat marsha senyum senyum sendiri ia pun dengan sengaja menumpahkan kopi yang ia minum ke paha Marsha
" ups im sorry gak sengaja ". ucap Dasha meminta maaf meledek
" brengsek ". batin marsha
Melihat itu Zeean khawatir dan mendudukan Erine ke kursi dan menghampiri Marsha
" sayang kamu gapapa ". ia mengambil tissue dan mengusap paha Marsha yang basah akibat tumpahan kopi Dasha
" awsh ". ringis marsha kesakitan karena kopinya masih sedikit panas membuat rasa nyeri di pahanya
Zeean menoleh sebentar ke dasha namun tak mengeluarkan kata kata apapun. Tak ingin paha marsha sedikit parah ia berlari ke dalam rumah dan mengambil Es batu untuk mengompres luka itu agar tak makin parah
Melihat kepergian Zeean , marsha menoleh ke Dasha dan menatapnya tajam
" kurang ajar ". bisik marsha ke dasha agar Erine tak mendengarkannya namun Dasha hanya tersenyum miring
" ka macha gapapa ".tanya Erine menatapnya khawatir
" gapapa sayang ". Marsha tersenyum agar Erine tak sedih
Zeean dengan cepat kembali menghampiri marsha dan menempelkan es batu ke paha Kekasihnya itu dengan lembut
" kalo sakit bilang ya ". ucap Zeean perlahan mengompres paha marsha
" awwsh ". marsha kesakitan dan Tangannya meremas bahu Zeean membuat Dasha entah mengapa merasa Cemburu
Lumayan lama Zeean mengompres paha marsha akhirnya kini agak mendingan namun masih terasa nyeri
" masih sakit ? ". tanya nya dan digelengkan kepalanya
Zeean tak tega melihat ekspresi wajah marsha yang ingin sekali menangis namun ia tahu jika pacarnya itu sedari tadi menahan tangisannya
" aku bawa kamu ke kamar aja ya biar bisa istirahat sini ". Zeean menuntun marsha untuk berdiri dan ia menggendong ala Bridal style dan memasuki rumahnya
Dasha yang melihat itu mengepalkan tangannya kesal karena tetap saja disaat seperti ini marsha lah yang mendapatkan kasih sayang
Ia pun beranjak dari duduknya dan menggendong erine yang sudah tertidur di kursi dan membawanya ke dalam