[S2] decision

1.4K 110 5
                                        

Jangan pergi tanpa pamit karena itu akan membuat setiap kenangan indah menjadi luka begitu juga dengan Marsha yang ingin meninggalkan Zeean untuk selama lamanya

Happy reading
.
.
.

Tangan Zeean menangkap satu tangan Marsha yang sudah Dipucuk kematian

" SHA PEGANG YANG KUAT ". Zeean berusaha manarik tangan Marsha agar tidak terjatuh

" LEPAS!! JANGAN HALANGIN AKU ". Marsha memberontak

" MARSHA PLEASE KALI INI DENGERIN AKU GA SEMUA MASALAH HARUS DI SELESAIIN DENGAN CARA GINI , KAMU HARUS MIKIRIN PERASAAN KELUARGA KAMU ORANG TERDEKAT KAMU SHA ".

" dan juga aku..." lirih Zeean menahan tangisnya

" Sekarang kamu harus naik , pegang tangan aku sekuat mungkin sha". ucap Zeean dan ia menarik Tubuh marsha

.
.

Zeean berhasil menyelamatkan marsha ia membantu Marsha untuk Naik dari pembatas Rooftop dan Marsha terduduk lemas di atas genangan Air Rooftop

Rintihan hujan membasahi mereka Dengan tangisan Marsha. Zeean memeluknya dengan Hangat melihat kondisi Marsha yang seperti ini ia sangat tak tega

" aku gapantes hidup zee ". lirih marsha

" kamu jangan ngomong gitu shaa..."

" buat apa aku ngejalanin hidup yang ga pernah aku ingin kan ". Marsha menangis

" aku gakuat zee aku sendirian aku ga sanggup untuk ngelanjutin hidup aku..aku hamil...." lirih marsha membuat Zeean Sangat Shock

Ia mengusap Air mata mantan kekasihnya dan membelai pipi Marsha

" shaa sekarang kamu liat aku, Kamu ga sendiri ada aku disini ". Ucap Zeean menatap sendu marsha

Mereka saling hanyut dalam tatapan Itu

" a-aku gapantes buat kamu zee..." lirih marsha

" aku bakal gugurin bayi yang ada di kandungan aku ". ucapnya membuat Zeean menatapnya lagi

" NO! , kamu jangan ngomong gitu lagi , jangan gugurin shaa , ini anak kamu..." lirih Zeean

" tapi bukan anak yang aku inginkan zee". marsha menangis terisak

Zeean menggenggam tangan Marsha dan mengelusnya dan ia menempelkannya ke perut marsha yang masih rata.

" aku yang akan tanggung jawab dan jadi ayah untuk anak kamu nanti, sha please Accept my request this time, I am ready to be a good father for your child". Ucap Zeean Sendu menatap mata Marsha

Jujur Marsha merasa tak pantas untuk sosok seperti Zeean. namun ia sangat beruntung Tuhan mempertemukannya dengan Cowok sebaik dan setulus dia

Marsha tak kuat untuk menjawab itu ia hanya meneteskan air matanya dan memeluk Zeean dengan Erat

***


MY IDOL GIRLFRIEND ( ZEESHA )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang