Eyyoww🐰 don't forget to vote and comment🙏
Happy reading 🍭
°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°
Mereka semua telah berada di kediaman pemimpin klan Jiriyah. Alpha Zenuel, alpha Neza dan beberapa pekerja menatap ngeri Moza yang tengah melampiaskan amarahnya kepada kakak kandungnya sendiri.
"Terkutuk kau Elza! Teganya kau melakukan ini! Kau tak pantas hidup." tendangan dan pukulan bertubi-tubi terarah pada Elza.
Wajah alpha Elza sudah babak belur dan mengeluarkan darah tapi Moza tak menghiraukannya. Di dalam sana, Lio sedang berjuang untuk dapat mempertahankan antara hidup dan matinya serta calon anak mereka. Luna Morra dan Nala menunggu dengan cemas diluar ruangan.
"K-kau yang mati! Lio milikku bocah." balasan dari Elza membuat Moza semakin meradang dan terus meluncurkan tendangan dengan kekuatan penuh.
"Dasar gila, aku tak sudi memiliki kakak sepertinya ayah." alpha Zenuel dan alpha Neza memegangi kedua lengan Moza dan menyeretnya menjauh dari alpha Elza.
"Lepaskan, aku belum puas." Moza memberontak dalam cengkeraman ayah dan kakaknya.
"Sudah cukup nak, biarkan ayah yang menghukumnya. Lebih baik sekarang kau temani Lio berjuang atas dirinya dan calon anak kalian." seketika Moza tersadar dari panasnya api kemarahan didalam dirinya.
"Serahkan padaku dan jagalah omegamu." Neza menepuk pelan pundak adiknya berusaha untuk menguatkan.
Moza mengangguk tanda setuju lalu pergi menuju kamar Lio. Diluar kamar dapat Moza lihat jika bunda dan Nala masih menunggu diluar, artinya belum ada kabar menenangkan yang hadir.
Nala menyadari kehadiran Moza, ia menghampiri alphanya itu "Moza apa kau baik-baik saja? Mereka pasti selamat, kita doakan yang terbaik untuk mereka ya?" Moza menunjukkan raut wajah yang sungguh menyedihkan, terlihat seperti hilang arah.
Guratan kesedihan, kecewa, rasa marah dan lelahnya bercampur menjadi satu. Pikirannya bercabang memikirkan banyak kemungkinan yang akan terjadi. Otaknya tak mampu mengendalikan reaksi tubuhnya.
Setetes air mata jatuh dari sudut mata Moza, Nala yang melihatnya tak kuasa menahan diri untuk menangkup wajah tegas alpha Moza dengan kedua tangan mungilnya.
Nala mengusap lembut air mata Moza "Menangislah jika memang terasa berat bagimu." Moza menelan ludah susah payah bahkan rasanya tenggorokannya tercekat.
Moza menumpukan dahinya di pundak sebelah kiri Nala, isakannya mulai terdengar menyakitkan. Nala hanya mampu mengusap rambut dan punggung Moza dengan lembut.
Beberapa jam terlewati, tenaga kesehatan keluarga ini keluar dari ruangan untuk memberikan kabar tentang Lio.
Semua anggota keluarga mendekat, bahkan orang tua Lio juga telah sampai di kediaman pemimpin klan Jiriyah ini.
"Bagaimana keadaan omegaku serta calon anakku?"
"Bagaimana kondisi anak dan cucu kami?"
"Beritahu kondisi menantu dan cucu kami!"
Kepala dari tim tenaga kesehatan itu menatap mereka satu persatu dan menghela nafas "Tenang semuanya, ini adalah kabar baik dan buruk. Mohon persiapkan diri kalian masing-masing."
"Omega Lio selamat– namun tidak dengan calon bayinya." terdapat jeda saat menyampaikan kabar tersebut. Moza menggelengkan kepalanya tak percaya, kupingnya salah denger kan? Tolong katakan padanya bahwa ini semua mimpi!
KAMU SEDANG MEMBACA
Female Alpha Dominan [END]
Storie d'AmoreApa jadinya jika male omega tertarik dengan female alpha dominan? Kejadian tak senonoh yang terjadi sewaktu kecil membuat mereka seakan terikat benang merah tak kasat mata. Nala tidak pernah merasa setertarik ini dengan female alpha di sepanjang hid...
![Female Alpha Dominan [END]](https://img.wattpad.com/cover/371188886-64-k728281.jpg)