"Tuh, liat. Anak gadis yang Mama banggain itu dugem. Gak tau deh gimana caranya dia bisa masuk ke sana. Nyogok kali apa gimana aku juga nggak ngerti," kata Aghya menggebu-gebu. Dia sangat puas dalam hati. Keburukan Tasya sebenarnya banyak karena dia memang termasuk anak SMA yang fomo dan terlalu terbawa arus pergaulan.
"Nggak, ah. Dia nggak punya baju kayak gini. Jangan asal nuduh kamu!" balas Nirmala.
Sekarang hari Minggu pagi yang harusnya ceria, tetapi sudah mendung perkara Tasya mampir ke diskotik dengan pakaian kurang bahan. Aghya tidak mau mengalah begitu saja. Jelas yang ada di story itu adalah Tasya.
"Ya udah, kalau gitu nanti Mama tanya sendiri aja sama anaknya pas dia pulang."
"Nggak usah. Nggak mungkin itu Tasya."
"Ma, Mama bisa liat sendiri ini siapa. Jangan denial," kata Aghya sambil kembali menyodorkan ponselnya, kekeuh bahwa itu adalah Tasya.
"Tasya itu anak baik. Mana mungkin dia begitu. Kalau kamu yang aneh-aneh kayak gitu baru Mama percaya, secara kamu emang bandel dan banyak tingkah."
Sungguh, rasanya Aghya ingin mengamuk saat ini juga. Dia sudah berusaha memaparkan fakta, tetapi sang mama tidak mau terima. Aghya menuduh seperti ini bukan semata-mata karena ingin membalas dendam. Lingkaran pergaulan Tasya di sekolah memang anak-anak hits yang sering keluar malam. Dia beberapa kali memergoki teman Tasya pergi ke tempat yang tidak seharusnya. Sayangnya tidak ada Tasya di antara mereka, sehingga baru sekarang Aghya bisa menuduh begini.
Selang tiga puluh menit, si Tuan Putri pun pulang dengan tas ransel di punggung. Seperti biasa dia tersenyum manis dan menyalami Nirmala serta Aghya. Tabiatnya memang begitu baik kalau di depan orang tua Aghya. Kalau di belakang sudah bisa cerita. Mana ada senyum manis di wajah cantik itu.
"Enak dugemnya semalam?"
>>>>>
[BACA LENGKAP DI KARYAKARSA]
KAMU SEDANG MEMBACA
How to Be Aghya
Teen FictionHidup jadi Aghya pasti sangat menyenangkan, pikir orang-orang. Mereka selalu merasa kagum dengan Aghya yang datang dari keluarga kaya sekaligus memiliki saudara berprestasi. Tidak ada celah yang mereka lihat dari Aghya. Tanpa mereka tahu kalau Aghya...
