Who? - 006

391 44 20
                                        

Manusia itu seperti aliran sungai, bersih namun bisa dikotori, mengalir mengikuti arus, dan bahkan bisa mengering seperti manusia yang akan disambut kematian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Manusia itu seperti aliran sungai, bersih namun bisa dikotori, mengalir mengikuti arus, dan bahkan bisa mengering seperti manusia yang akan disambut kematian.


Sama seperti mu wahai anakku tersayang, (name).

(Name) Menatap datar kearah Dan Heng yang duduk berhadapan dengannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Name) Menatap datar kearah Dan Heng yang duduk berhadapan dengannya. Disaat sang pria memberi lirikan tajam, maka (name) sebaliknya terlihat santai dengan senyuman kecilnya.

"Kau tidak perlu merayu ku begini untuk kembali ke Astral Express, kau serindu itu dengan ku ya?" Ucap (name) menyandarkan kepalanya di atas kedua tangannya.

"Bukan begitu-"

"Tapi telinga mu memerah."

"Caelus."

"Maaf."

(Name) Mendengus, terhibur melihat Dan Heng yang kesal akibat terus diganggu oleh Caelus. Untung saja dia bisa menahan diri, jika tidak, dia bisa saja sudah melempar Caelus keluar angkasa menggunakan teknik cloudhymn nya.

"Tapi kenapa kita diam-diaman begini selama 5 menit lebih? Dan dimana tuan Yang? Aku takut." Ujar Caelus merasa agak merinding.

Kenapa tuan Yang meninggalkan ketiga orang ini? Simpel saja, dia di usir oleh (name).

Bukan tanpa alasan dia meminta pria itu untuk meninggalkan mereka, dia hanya tak ingin dia ikut terlibat dalam suatu perkelahian hingga menghancurkan kota ini.

Meskipun dia tau dia pasti tak akan melakukan itu sih...

Tapi mungkin lebih tepat jika dikatakan kalau (name) takut Welt menghabisi musuh dalam sekejap tanpa menyisakan beberapa untuk nya.

Kembali pada (name), bersama Dan Heng juga Caelus, sekarang mereka tengah berada didalam bangunan misterius yang sebelumnya diperlihatkan oleh (name) ke mereka dari atas tebing.

Meskipun dijaga sangat ketat, ternyata penjaganya malah sangat lemah.

Hingga mereka bisa menyusup dengan mudah, meskipun Dan Heng agak curiga, apalagi Caelus yang penasaran kenapa tak ada semacam peringatan penyusup seperti di banyak film action yang seringkali dia tonton bersama March 7th.

𝘼𝙎𝙃𝙀𝙎 𝙏𝙊 𝘼𝙎𝙃𝙀𝙎Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang