Swadikha thukon 😃 🫰🏻
Salam damai dan sejahtera semuanya, nyhaha😭🙏🏻
Dia minggu tidak update nih bosss 😃🫰🏻
Maaf ya, dua minggu ini sangat 'uwow banget' dan mood menulis juga sangat anjlok, maaf sekali lagi yaa🥹🙏🏻🫰🏻☝🏻
Tapi, sampailah kita di BAB ENDING enih, gimana-gimana?? Siap baca akhir cerita GARIS SIMPUL??
Nyokk lahh merapat 😉🫰🏻
Btw, makasih untuk para pembaca yang sudah menemukan GARIS SIMPUL ini, vote, komentar dan follow-an kelean sangatlah berarti buat gueh, dan untuk yang terus nagih nih cerita, LOP SEKEBON GAISS😃❤️🔥 buseeettt berasa di teror gueh nihh😭🫰🏻
Soklah, gera jederkeun🤣🤣
Tebak berapa word untuk BAB enih??
So, happy reading and sorry for typo gussyy😉🫰🏻😃☝🏻
*
*
*
Jonathan keluar dari kamar mandi sambil membasuh wajahnya yang basah dengan handuk, ia mentap sengit kearah putrinya yang kini sedang makan disuapi oleh sang Buna dikamar mereka.
Jonathan dan Jenna sudah sembuh dari sakit, namun entah mengapa kemanjaan putri kecilnya itu masih saja belum selesai sampai sekarang, bahkan untuk menghabiskan waktu berdua saja dengan Danniel, Jenna tak mengijinkannya, kecuali jika putrinya itu akan tidur.
Danniel tertawa melihat ekspresi wajah suaminya, sudah menjadi makanan sehari-harinya kali ini melihat sang putri dan ayahnya sering bertengkar karena hal kecil.
"Gak usah ketawa gitu." Ujar Jonathan pada Danniel dengan nada kesal. "Ayah besok libur. Awas kalo Kakak ganggu waktu Buna sama Ayah lagi! Kamu udah janji minggu ini gak akan tidur sama Buna." Lanjut, menatap Jenna yang sedang mengunyah suapan terakhirnya.
"Tapi Ayah juga udah janji mau beliin Kakak mainan baru." Jawab putrinya, balik mengingatkan perjanjian mereka tempo hari, tentang kesepakatan untuk tidak menggangu satu sama lain jika bersama Danniel.
"Oke?! Kamu pilih aja nanti mainannya sendiri." Ucap Jonathan.
"Ih gak mau! Ayah aja yang beliin, aku nunggu dirumah sama Buna." Tolak putrinya.
"Gak bisa gitu dong. Kan kamu yang mau, kamu pilih sendirilah! Biar nanti Buna sama Ayah aja dirumah, kamu belinya ditemenin Bibi Fin." Dan Jonathan juga tak mau mengalah.
"Gak mau!"
"Harus mau dong, Kak!"
Astaga! Danniel benar-benar mulai lelah melihat adegan ini setiap hari. Biasanya Ayah dan anak itu sangat akrab satu sama lain, bahkan Danniel yang tidak dibiarkan untuk bergabung, kenapa sekarang mereka malah berebut dirinya?
"Udah, udahh?? Kalian tuh kenapa ya? Kok berantem terus? Buna jadi heran deh..." Lerai Danniel, menatap suami dan putrinya bergantian.
"Ayah duluan tuh." Tunjuk Jenna kearah Jonathan.
"Idih! Kamu duluan kok." Dan Jonathan lagi-lagi tak ingin mengalah.
"Stop!" Ucap Danniel keras. "Kayaknya yang butuh waktu berdua tuh bukan kalian sama Buna, tapi kalian sendiri, Ayah sama Kakak." Lanjutnya, kembali menatap Jenna dan Jonathan bergantian.
"Maksud kamu apa?" Jonathan yang bertanya lebih dulu.
"Kamu sadar gak sih, Mas? Sejak kita tinggal bareng lagi, kalian berdua jarang punya waktu berdua, kadang gak pernah." Danniel menatap suaminya lekat.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARIS SIMPUL [PondPhuwin AU]
Fanfictiona PONDPHUWIN au Kisah panjang yang bermula dari kesalahan fatal member boygrup Venus, Pramudya Naravit A. dan aktor Pasha Tangsakyuen dimalam puncak acara GMMTV 2023 after party. Kesalahan dimana mereka menghadirkan mahluk kecil tumbuh diperut Pasha...
![GARIS SIMPUL [PondPhuwin AU]](https://img.wattpad.com/cover/376991089-64-k592314.jpg)