BAB 1

4.3K 166 2
                                        

Noted ; sorry for typo ya ges yaa...

Pantengin terus X/Twitter j_iimey untuk update selanjutnya...😉

Happy reading...

*
*

Flashback....

Pramudya Naravit A adalah pria tampan yang lahir dari ibu bernama Nilam Sari dan ayah Pandu Naravit. Dia anak kedua dari dua bersaudara, kakaknya bernama Naima Sari Naravit yang hanya berjarak 5 tahun saja.

Pada usia Pram berumur 9 tahun, ayahnya meninggal karena kecelakaan pesawat saat perjalanan bisnis menuju Vietnam.

Saat kejadian itu, Pram dan dua wanita kesayangannya sangat terpukul sampai membuat bisnis yang dirintis sang ayah terancam bangkrut, mengingat sang ibu yang tak begitu bisa mengelola bisnis, sedangkan Naima dan Pram yang masih kecil saat itu tak bisa berbuat apa-apa untuk membantu.

Hingga akhirnya tepat saat Pram berusia 10 tahun, seorang pemilik perusahaan maskapai penerbangan yang menyebabkan kematian sang ayah datang, menyerahkan diri untuk bertanggung jawab atas kelalaian para pekerja penerbangan hingga membuat ayahnya meninggal.

Pram tidak tahu saat itu ia mendapatkan keberuntungan atau kesialan, sang penguasa terkaya di Indonesia itu mau menikahi ibunya dan membawa kedua anaknya untuk tinggal dirumah mewahnya.

Meskipun tidak ada yang salah, si pengusaha memang di kenal sebagai single parents, memiliki satu anak laki-laki yang juga terkenal sejak kecil karena berkecimpung di dunia hiburan sebagai aktor cilik.

Johnson Aydin, yang sering orang lihat sebagai pebisnis terkuat di negaranya, memiliki tiga usaha di bidang penerbangan bernama J Airlines, pusat perbelanjaan ditengah kota bernama J-Mall hingga luasan lahan yang mencakup perhotelan, taman bermain dan wahana anak, sampai kebun binatang bernama J I-Land sebagai wajah paling di kenal di J Corp.

Namun semua itu tidak akan pernah menjadi milik Pramudya yang hanya seorang anak tiri meskipun sejak kecil Johnson sudah menjejalkan segala hal yang berbau dengan J Corp. Mau sejauh apapun Pramudya mengelola J Corp sampai berkembang pesat yang akan menjadi pewaris tetap hanyalah sang anak tunggal, Jonathan Archen Aydin.

Plak

Satu tamparan keras mampir di pipi Pramudya kala ia memberi tahu sang ayah tiri bahwa ia lulus masuk audisi dan akan debut boyband bulan depan bernama Venus.

"Sudah berani berbohong sama Papa sekarang, Pram?" Tanya Tuan Johnson kepada anak tirinya yang masing mematung, merasakan panas pada pipinya. Hal seperti ini bukan pertama kalinya untuk Pramudya, sedari kecil Pram kerap mendapatkan perlakuan keras dari sang ayah tiri.

"Pram udah menuhin semua keinginan Papa sejak dulu, bahkan sekolah yang pengen Pram impikan harus Pram kubur dalam-dalam karena keinginan Papa yang mengharuskan Pram masuk management bisnis, padahal Pram pengen masuk kesenian." Jawab Pram tanpa menatap wajah ayah tirinya yang semakin murka.

"Abang kamu udah masuk dunia hiburan sejak kecil, kalo kamu masuk juga, J Corp akan diurus sama siapa?" Tanya Johnson Aydin.

"Tapi bisnis itu gak akan pernah jadi milikku, Pah! Cuman Bang Jonathan pewaris satu-satunya J Corp! Papa yang bilangkan waktu itu?!"

"Bukan gitu maksud Papa, Pram! Kamu akan dapat salah satu dari J Corp, tapi tunggu waktu yang tepat. Papa ak— "

"Bahkan pernikahan Papa sama Mama aja belum ada media yang tau. Gimana Pram bisa percaya? Sebenarnya apa mau Papa?"

"Pram!"

"15 tahun, Pah! Hal apa lagi yang Papa takutkan? Reputasi J Corp? Reputasi Bang Jonathan sebagai aktor terkenal? Atau Papa cuman memanfaatkan kami?"

GARIS SIMPUL [PondPhuwin AU] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang