Helloowww thukon😃🫰🏻
Sorry banget ini mah, updatenya agak telat yee🥹🙏🏼
Mana yang kemaren sudah melihat project baru gueh?🥹☝🏻
Terimakasih atas dukungan dan respons positif kalian🥹🫰🏻
Kemungkinan RED THREAD akan mulai digarap setelah selesai books ini, atau mungkin akan dicicil dalam waktu dekat ataupun jauh, wkwkwk😃🫰🏻(menyesuaikan mood author aje🥹🙏🏻)
Yaudah segitu aja cincong dari gueh🙏🏻
Kalo ada kata-kata yang belibet dibawah mohon dimaklumi, gueh nulisnya sambil tidur ayam semalem😭🙏🏻(ngantuk ccookkk😭💔)
4.9k words untuk BAB 17 enih😌🫰🏻
Disclaimer : Bab 17 mengandung unsur sensitif, diharap untuk anak dibawah umur skip yaakk, dan untuk yang udah dewasa tolong banget bacanya sekarang aja atau entar nunggu lebaran, wkwk canda. Nungguin buka puasa dah klean😭🙏🏻 BAGI YANG MASIH NGEYEL, DOSA DITANGGUNG MASING-MASING AJE😭🙏🏻
Happy reading and sorry for typo 😉 🫰🏻
*
*
*
Pasha benci perasaan seperti sekarang, ia sangat tak menyukai ketika ia bangun dengan tidak tenang setelah mengalami mimpi buruk.
Menangis sejadi-jadinya, Pasha terngiang kembali mimpi yang baru saja terjadi.
Siapa yang tak akan menangis ketika mendapatkan mimpi menyeramkan seperti yang ia alami barusan?
Suaminya dicelakai orang yang tak dikenal hingga tak sadarkan diri, atau mungkin jika ia tak bangun, apa Pram akan selamat dalam mimpinya itu?
"Hikksss... Kak..." Isak tangisnya tak berhenti meski ia sudah sekuat tenaga menghentikannya.
Ia beranjak dari tempat tidur, melirik jam dinding yang sedang menunjukkan pukul 2 dini hari.
Tok tok tok
"Mami??? Mamii... Hikkss..." Pasha ketuk pintu kamar orang tuanya, berharap ada yang bangun dan menemuinya.
Cklek.
"Astaga! Kenapa, Dek?" Tanya Mami panik ketika membuka pintu, melihat wajah putranya yang sudah merah bercucuran air mata.
Pasha langsung menghambur kedalam pelukan ibunya, mencari ketenangan didalam dekapannya.
"Kenapa??" Tanya Mami lagi, mengelus punggung putranya.
"Ak-kuu... Hikkss... Mimpi buruk, Mih." Jawab Pasha terbata.
Mami menghela nafas lega, ternyata putranya hanya mengalami mimpi buruk. Ia kira telah terjadi sesuatu yang berbahaya padanya.
"Gapapa, itu cuman mimpi, Dek. Bunga tidur doang." Jawab Mami menenangkan.
Pasha menggeleng, ia melepaskan pelukannya lalu menatap Mami lekat.
"Aku mau pulang, Mih. Aku mau pulang." Ujar Pasha dengan nada memelas.
Kening Mami mengerut, terheran. Sebenarnya mimpi apa yang dialami putranya sampai meminta pulang begini?
"Pulang kemana, Dek? Ini kan udah dirumah." Ujar Mami.
"Kerumah aku sama Kak Pram, Mih. Aku mau ketemu Kak Pram." Jawab Pasha.
"Kamu mimpi buruk apa sebenarnya, hmm??" Mami cemas, ia mengelus pipi Pasha dengan lembut.
Pasha tak menjawab, ia menggelengkan kepalanya. Tak sanggup menceritakan mimpinya kepada sang ibu.
"Ayo anter aku pulang, Mih. Hikkss... Mau Kak Pram..." Mohon Pasha lagi.
"Iya, besok aja ya? Sekarang masih malem, Dek. Gak baik keluar malem, lagi pula kan Pram lagi gak dirumah. Dia masih di Kamboja kan? Konser bareng Venus." Jawab Maminya, membuat Pasha terdiam.
KAMU SEDANG MEMBACA
GARIS SIMPUL [PondPhuwin AU]
Fanfictiona PONDPHUWIN au Kisah panjang yang bermula dari kesalahan fatal member boygrup Venus, Pramudya Naravit A. dan aktor Pasha Tangsakyuen dimalam puncak acara GMMTV 2023 after party. Kesalahan dimana mereka menghadirkan mahluk kecil tumbuh diperut Pasha...
![GARIS SIMPUL [PondPhuwin AU]](https://img.wattpad.com/cover/376991089-64-k592314.jpg)