Setelah lulus dari sekolah, kini taehyung sedang menonton TV bersama jeongguk diruang tamu.
"Tae, apa kau tidur? " Tanya jeongguk.
Taehyung diam masih terlelap dalam tidurnya.
"Kau bilang kau ingin menonton perayaan Helloween" Ucap jeongguk.
Tak ada sahutan, jeongguk menggeser posisi nya diatas tubuh taehyung.
"Kim taehyung, bangunlah sekarang" Bisik jeongguk dikuping taehyung. Taehyung tak menjawab.
"Jika kau tidak bangun maka aku akan melakukan sesuatu padamu" Ucap jeongguk.
Jeongguk menghitung mundur,
3
2
1
Jeongguk mencium bibir taehyung sampai taehyung kaget dan terbangun.
"Apa yang paman lakukan" Tanya taehyung.
Jeongguk diam, ia menarik celana taehyung dan melepaskan nya. Pelan pelan ia mencium paha keponakannya ini. Sampai taehyung mengerang.
"Akhh apa yang kau lakukan bodoh"
Ucap taehyung.
Jeongguk menjilat dan memasukkan penis taehyung ke mulutnya.
"Apa paman sudah gila!"
Jeongguk masih fokus mengulum penisnya, taehyung mendesah keenakan.
"Ukh, p-paman lepaskan...tunggu dulu " Ucap taehyung berusaha melepaskan wajah jeongguk Di selangkangannya.
"Sepertinya aku akan cum" Jeongguk semakin mempercepat kulumannya.
"Ugh.. A.. Tunggu"
"Hngh.. Akhh!"
"Akhhh!"
Taehyung menyemburkan spermanya diwajah jeongguk.
"Sial.. Aku kan sudah bilang kalau aku ingin keluar" Jelas taehyung.
Jeongguk mengeluarkan cairan cum taehyung ke dalam hole nya.
"P-paman, apa lagi yang ingin kau lakukan! "
Jeongguk kembali memasukkan lidahnya ke dalam lubang taehyung, dan taehyung kembali mendesah.
"Ughn.. P-paman! "
"Seharusnya kau sudah tahu akan terjadi seperti ini baby, kau harus siap"
Jeongguk mengambil pelumas diatas nakas, dan melumuri nya di dalam lubang taehyung. Taehyung menggeliat geli.
"Baby, kau harus tenang. Aku harus melonggarkan nya terlebih dahulu supaya kau tidak Terluka''.
Jeongguk memaju mundurkan kedua jarinya, sampai taehyung berkeringat.
"Ughn.. Ini sakit. Pelan pelan"
"Akhh" Jeongguk menemukan titik spot nya. Ia semakin mempercepat tusukan jarinya sampai kondisi taehyung kacau. Ia bergerak gelisah dan nikmat.
"Huek.. Hngh. Arghhh j-jeongguk!!!"
Jeongguk juga menjilati penis taehyung tidak lupa kecepatan jarinya yang tinggi.
"Argghhhh" Desah taehyung ia kembali cum sampai mengenai wajahnya sendiri.
Jeongguk mencium bibir taehyung dan melepaskan bajunya.
"Itu tidak akan muat" Ucap taehyung.
"Ini akan masuk baby, sampai sini" Ucap jeongguk menunjuk perut taehyung.
"Sudah lama aku menahannya baby, kali ini aku akan masuk" Ucap jeongguk sebelum mencium taehyung.
Jeongguk menghentakkan miliknya sekaligus membuat taehyung mengadu kesakitan.
"Akhhh!!! "
Jeongguk mendorong miliknya lagi sampai ke ujung.
"Hngh.. Akhh ini terlalu dalam!! '
"Baby, bagian dalam mu sangat hangat dan berkedut. Aku bisa merasakan nya setiap kali aku mendorong nya masuk"
"Baby, aku milikmu" Ucap jeongguk.
Setelah kegiatan keduanya di sofa, kini mereka beralih ke kamar mandi. Jeongguk kini sedang menghisap penis taehyung.
"Haah.. Hughn.. Ber- berhentihh"
Jeongguk mempercepat kulumannya mbuat taehyung cum hanya dengan blowjob nya saja dan ia berdiri kemudian mengangkat tubuh taehyung melumasi sisa-sisa cum nya ke dalam lubang milik taehyung. Taehyung mendesah dalam pelukannya. Kedua jari tangannya masuk dan cum kedua taehyung mengenai perut pamannya itu. Ia lemas dan pasrah dengan semua perlakuan jeongguk padanya.
"Sekarang berbaliklah" Perintah jeongguk.
Taehyung menurut dan berbalik. Lagi lagi lubangnya dimasukkan jari, taehyung gemetar dan hampir terjatuh dengan sigap jeongguk menangkap nya.
"Heuh.. Hngh"
Jeongguk kembali mengarahkan big jeonnya ke lubang taehyung dan menghentakkan miliknya dengan cepat membuat taehyung kelimpungan.
"Haa.. Hngh!! "
"Hngh.. Hah!! "
"Aughn!!!"
"Angkat kakimu baby"
Taehyung menurut dan jeongguk menghajarnya habis habisan mengeluarkan spermanya di dalam rahim taehyung. Jeongguk menggendong taehyung ke tempat tidur, ia mengoleskan obat diholenya membuat taehyung meringis kesakitan.
"Ini sakit.. Pelan-pelan" Keluh taehyung.
Jeongguk dengan hati-hati memberikan obat sedangkan taehyung fokus menatap ketampanan nya sampai membuat ia tersenyum.
"Apa aku sangat tampan? " Ucap jeongguk.
Taehyung mengalihkan perhatiannya, ia ketahuan.
"Baby? Jawab aku" Ucap jeongguk.
"Kau jejek" Jawab taehyung.
"Benarkah?" Ucap jeongguk kembali membawa taehyung ke pelukannya.
Kedua berpelukan cukup lama, sampai jari tangan jeongguk mulai nakal menelusuri tubuh taehyung.
Mereka berciuman cukup dalam, menghisap, menjilat dan mengulum bibir masing-masing. ciuman panas keduanya terhenti, kala jeongguk kembali mengeluarkan penisnya.
"Tidak lagi.. Lubang ku sudah cukup perih"
"Sekali lagi baby please" Mohon jeongguk.
"Tidak! " Tolak taehyung berusaha untuk kabur namun kakinya ditarik oleh jeongguk.
"Mau pergi kemana, kemarilah" Ucap jeongguk.
"Akh.. Tidak"
"Menyikirlah, kumohon jeongguk. Ayo berhenti"
"Akunnya.. Tidakkk!!!! "
Jeongguk menggagahi taehyung lagi.
