14

306 9 1
                                        

"Kamu nggak sedih papamu sakit?" tanya Phuwin, matanya menatap Pond dengan rasa ingin tahu.

Pond menghela napas. "Aku sedih, kayaknya," jawabnya dengan nada yang terdengar ragu.

Phuwin mengerutkan kening. "Gimana sih? Sedih apa nggak?" tanyanya, sedikit kesal dengan jawaban Pond yang tidak jelas.

Pond tersenyum tipis. "Udahlah, ini makan dulu. Aku tahu makanan rumah sakit nggak enak," ujarnya sambil menyodorkan kotak makanan ke arah Phuwin.

"Makasih ya," ucap Phuwin dengan senyuman tulus, menerima kotak makanan dari Pond.

"Oh ya, aku mau bawain Gemini juga ya," ucap Pond, teringat pada sahabatnya yang juga sedang menunggu kabar baik.

"Dia belum pergi?" tanya Phuwin, sedikit terkejut.

"Emm... dia masih nunggu Fourth bangun," jawab Pond, menjelaskan alasan Gemini masih berada di rumah sakit.

Phuwin terdiam sejenak, lalu berkata, "Dia beneran serius sama Fourth ternyata." Ada nada kagum dalam suaranya.

Pond mengangguk. "Ya udah, aku pergi ya," pamit Pond, beranjak dari tempat duduknya.

"Hati-hati," sahut Phuwin, memperhatikan Pond yang berjalan keluar ruangan.
























satang side
2 hari telah berlalu setelah pelarian terakhir satang, kini ia ditempatkan di sebuah rumah sederhana tanpa pengawasan siapapun bahkan hampir tak ada orang di sekitar sana

satang side2 hari telah berlalu setelah pelarian terakhir satang, kini ia ditempatkan di sebuah rumah sederhana tanpa pengawasan siapapun bahkan hampir tak ada orang di sekitar sana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(gini kira-kira)

"sumpah disini hampa banget, apa emang kondisinya belum aman ya?, aku kangen ketemu yang lain" ujar satang



hari-harinya ia habiskan hanya bermalas-malasan dan menunggu winny datang hanya sekedar untuk memberinya kabar, hp satang sudah hilang entah kemana bahkan ia lupa sejak kapan tera ia menggunakan hp

tak lama terdengar suara mobil yang sangat dinantikan oleh satang, ya, itu winny, satang selalu menantikan winny tapi bukan karena merindukannya tapi karena ingin tau kabar teman-temannya

"winn gimana?" tanya satang tanpa basa basi

"daddy makin kejam, temen-temen lo berhasil dibawa ke luar negeri" jawab winny, ia dia bohong

"terus kenapa aku masih disini?" tanya satang

"gw bakal coba bawa lo ke sana juga tapi ngga sekarang" ucap winny

satang sebenarnya heran tapi ia tetap menurut karna sejak kejadian di rumah est ia merasa takut jika tak mendengarkan kata-kata winny

"gw bakal lebih sering kesini biar lo aman" ucap winny

"emm.. aku boleh minta alamat komunikasi ngga?, hp atau telfon rumah juga ngga papa?" tanya satang

"ngga, lokasi lo harus tetep tersembunyi" tegas winny

ours mafiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang