Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

💋 Jennie kecelakaan? wonyoung merebut Linyi dari jennie!⁵⁸💋

40 1 0
                                        

"Aku cuma ingin dicintai tanpa harus dirampas. Tapi kenapa... justru cinta yang membuatku hancur di akhir?"

🌧️ [RUANG PIANO KELUARGA KIM - MALAM BERHUJAN]

Hujan deras mengguyur jendela kaca yang buram. Di dalam ruangan besar yang remang, hanya ada satu cahaya lampu piano dan seorang pemuda yang duduk dengan bahu menunduk.
Mulai memainkan 🎹 piano dan

Mulai bernyanyi lagu a year ago..
-------

🌃 Kembali ke Hotel Beijing - Pukul 19.00

Jennie duduk di tepi ranjang sambil menatap jam.

"Kenapa Linyi belum juga kembali?" gumamnya.
"Teleponku juga gak diangkat..."

Ia beranjak ke meja, membuka laci, dan mengambil sebuah amplop-surat dari Taehyung yang tadi diberikan Sana.

"Untuk Jennie:
Jika aku tak sempat mengungkapkannya langsung, biarlah surat ini jadi caraku mengatakan bahwa aku jatuh cinta padamu..."

"Berarti taehyung mencintai ku?batin nya
Jennie menutup surat itu dan memasukkannya ke laci dengan napas berat. Bel pintu hotel tiba-tiba berbunyi.

"Siapa?" tanya Jennie berjalan ke pintu.
"Aku, Sana. Ayo temani aku sebentar keluar," sahut suara di balik pintu.

Setelah berbincang sebentar, perut Sana mendadak sakit hebat. Jennie langsung membawanya ke rumah sakit. Tapi di saat yang sama...

🕯️ Seseorang Menyelinap Masuk ke Kamar Hotel

Wonyoung, dengan hoodie hitam dan langkah tenang, memasuki kamar Jennie menggunakan kode akses cadangan.

"Malam ini... Linyi akan jadi milikku, meski cuma sesaat," ucapnya pelan, meletakkan surat dan dua gelas minuman di atas meja.

--------

🚪 Beberapa Saat Kemudian - Linyi Kembali

Linyi memasuki kamar dengan tubuh lelah.

"Jennie? Kau di sini?" serunya. Tapi tak ada jawaban. Ia melihat surat dan minuman di meja.
"Minuman? Mungkin Jennie yang meninggalkannya..."

Tanpa curiga, ia meneguknya. Beberapa menit kemudian, pikirannya mulai kabur. Dunia tampak berputar.

Dari balik kamar mandi, Wonyoung keluar dengan gaun tipis dan wajah lembut.

"Linyi, kamu haus? Tenang saja, aku di sini..."

Linyi memicingkan mata. "Jennie?"

Wonyoung mendekat, menyentuh wajah Linyi, mencoba membuatnya bingung dalam mabuk. Tapi Linyi mendorongnya.

"Kau... bukan Jennie..."

Wonyoung tersenyum sinis. "Tapi hanya aku yang mencintaimu cukup gila sampai melakukan semua ini..."

"Apa yang membuatmu jatuh cinta begitu dalam pada Jennie, sampai-sampai kamu bisa menolak segelas minuman pun saat mabuk?" ucap Wonyoung, suaranya datar namun menusuk.

Linyi yang duduk lemas di tepi ranjang menatap kosong ke arah gelas di tangannya. Napasnya berat. Pandangannya mulai sedikit jernih, tapi tubuhnya belum sepenuhnya sadar.

"Sebentar lagi, kamu akan mendekat padaku... dengan sendirinya," ucap Wonyoung sambil perlahan menghampiri, senyum licik terukir di wajahnya.

Ia menyodorkan segelas lagi minuman.

𝐓𝐀𝐄𝐍𝐍𝐈𝐄Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang