🌌 "Ketika Cinta dan Takdir Tidak Berjalan Seiring..." 🌌
Apa jadinya jika seorang pria dingin, kejam, dan tertutup-yang bahkan menjauh dari keluarganya dan membangun dunianya sendiri-dipertemukan dengan gadis polos, tulus, dan penuh cinta?
Kim Taeh...
"Dari semua keindahan yang ditawarkan dunia, tak ada yang lebih berharga dari waktu yang kuhabiskan bersamamu."
Good night for China pukul 20:00 Malam itu, angin musim semi berembus lembut melalui jendela rumah Linyi yang terletak di tengah kota. Suasana sejuk dan nyaman menyelimuti Shanghai, sementara lampu-lampu kota mulai menyala, menambah nuansa romantis pada langit malam yang bersih tanpa awan.
Linyi berdiri di depan pintu kamar, mengenakan kemeja hitam elegan yang membentuk siluet tubuhnya dengan sempurna. Rambutnya ditata rapi, namun tetap menyisakan jikesan natural. Wajahnya terlihat serius, tapi sorot matanya menyiratkan kehangatan, menunggu seseorang yang membuat detak jantungnya berbeda malam ini.
Dengan nada tenang dan lembut, Linyi mengetuk pelan pintu kamarnya.
"Sayang, kamu sudah selesai?" tanyanya, suaranya serak namun penuh perhatian.
Dari dalam, terdengar suara langkah pelan, lalu suara Jennie menjawab dengan manja,
"Sudah~"
Pintu pun terbuka. Jennie keluar perlahan-memakai sweater abu lembut yang jatuh pas di bahunya, rambut panjangnya bergelombang indah, dihiasi pita hitam yang menambah kesan feminin. Wajahnya tampak segar dan cantik, riasan natural membuat aura manis dan elegannya terpancar.
Linyi menatapnya dalam diam. Sekejap, ia terpaku. Jennie benar-benar terlihat seperti bunga musim semi yang sedang mekar di tengah kota yang sibuk.
Jennie menatapnya dengan sorot mata lembut, bibirnya mengerucut sedikit sambil bergumam,
"Kenapa liatnya gitu? Jelek ya?"
Linyi tersenyum tipis. Ia tak langsung menjawab, tapi mendekat dan membetulkan sedikit rambut Jennie yang jatuh ke pipi.
"Enggak... Kamu terlalu cantik. Aku butuh waktu lima detik buat sadar kamu nyata."
Jennie menunduk malu, pipinya sedikit memerah. Udara malam yang sejuk itu, justru terasa hangat di antara mereka.
Mereka belum di restoran. Tapi malam itu sudah terasla sempurna, bahkan sebelum makan malam dimulai.
Linyi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jennie
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.