"Jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri bukan versi kedua dari orang lain "
(GOOD MORNING)
PAGI HARI DI SEOUL, KOREA SELATAN
"Good morning, Soul Korea."
Sekarang pukul 07.00 pagi.
Pagi yang cerah, sinar matahari menyapa hangat jendela-jendela rumah penduduk. Seperti biasa, orang-orang dewasa mulai berangkat kerja, anak-anak bergegas ke sekolah, dan para ibu sibuk memasak.
Namun, berbeda dengan yang lain, Jennie masih tertidur lelap di tempat tidurnya. Mungkin karena ia terlalu capek dan begadang semalam.
BACK TO SCHOOL - DULWICH COLLEGE SEOUL
"Selamat pagi, teman-teman! Hari yang indah!" seru Wooyoung dengan penuh semangat. Tapi senyum liciknya tampak jelas karena ia tahu Jennie tak datang ke sekolah hari ini.
"Pagi, Princess." sapa Jihyo.
"Hari yang indah buat seseorang, ya?" komentar Karina menatap Wooyoung.
"Iyalah, misi sudah selesai. Nanti kita lanjut misi selanjutnya." balas Wonyoung dengan angkuh.
Beberapa siswa yang mendengar percakapan itu hanya bingung. Mereka tidak tahu maksud sebenarnya dari 'misi'.
Tzuyu yang duduk tak jauh dari mereka mulai curiga. Ia melirik bangku Jennie yang kosong. Lalu, ia mencoba menghubungi Jennie. Namun tak ada jawaban.
Tzuyu pun berdiri, berjalan penuh tekad ke arah Wooyoung dan sirkelnya. Tanpa ragu, ia mendorong Wooyoung dengan satu tangan hingga hampir jatuh ke kursi.
"Di mana Jennie?! Kenapa dia nggak masuk sekolah hari ini?! Apa yang kalian lakukan padanya kemarin?!"
"Hei! Berani-beraninya kamu menyentuhku!" bentak Wooyoung dengan suara lantang, membuat seluruh siswa terdiam.
Seketika Dahyun maju dan mendorong Tzuyu hingga terpental ke bangku.
"Dasar wanita sialan! Beraninya kamu nyentuh Wooyoung!"
"Apa yang terjadi sama Jennie?" tanya Renjun yang datang mendekat.
"Iya, ada apa sebenarnya?" tambah Jungkook.
Lisa yang baru datang berdiri di depan pintu kelas, menyaksikan semuanya.
"Mereka semua berbuat jahat ke Jennie!" teriak Tzuyu sambil menunjuk Wooyoung dan teman-temannya.
"Ha?! Aku? Aku seharian di rumah Dahyun!" bela Wooyoung.
Ia menatap Dahyun, memberi kode halus. Dahyun paham dan mengangguk.
"Iya, dia memang di rumahku seharian," ujar Dahyun berbohong.
"Bohong!" Tzuyu berteriak.
Tiba-tiba, dua guru BK datang: Pak Park Doyun dan Bu Han Jiyoon, ditemani Ketua OSIS, Eunwoo.
"Apa ini? Kenapa pada ribut?" tanya Pak Park.
"Ada yang membuli salah satu siswa, Bu, Pak. Mereka!" tuduh Tzuyu sambil menunjuk.
"Tzuyu memfitnahku, Bu!" Wooyoung pura-pura sedih dan mendekati Bu Jiyoon.
"Wonyoung tidak pernah melakukan kesalahan. Jaga sikapmu!" bentak Bu Han membela.
"Siapa pelakunya?" tanya Pak Park ke Eunwoo.
"Sana, Momo, Mina, dan satu lagi... Karina," jawab Eunwoo.
"Aku nggak ikut-ikut!" bela Karina cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓𝐀𝐄𝐍𝐍𝐈𝐄
Fanfiction🌌 "Ketika Cinta dan Takdir Tidak Berjalan Seiring..." 🌌 Apa jadinya jika seorang pria dingin, kejam, dan tertutup-yang bahkan menjauh dari keluarganya dan membangun dunianya sendiri-dipertemukan dengan gadis polos, tulus, dan penuh cinta? Kim Taeh...
