BAB 18

2 0 0
                                        

Alvin melangkahkan kakinya ke satu ruangan.

RUANG OSIS.

Seperti itulah tulisan yang terpampang jelas didepan pintu.

"Tok..tok..tok..

Dengam sopan alvin mengetuk pintu ruang OSIS,meskipun rasa kesal sudah menumpuk di hatinya.

"Shit.Batin alvin

"Ada apa Vin?tanya Mirza

"Gue minta tolong ke elo sebagai ketua OSIS.Tolong loe kasih arahan yang baik ke tim mading,untuk majang mading itu hal yang berfaedah.Makasih.Ucap Alvin langsung meninggalkan ruang osis.

Mirza mengerutkan alisnya.

"Ada info apa di madinga?!batin mirza bertanya.

"Woi...,teriak Dion manggil Alvin.

Tak ada jawaban dari Alvin.

"Yassalam,kulkas 10 pintu.Gumam Dion

"Nape loe?tanya Dion

"Gak ada.Jawab Alvin singkat.

"Nyesel gue nyet nanyain elo.Ucap Dion

"Bodoamat.Jawab Alvin

"Eh wid,gue heran deh sama alvin.Kok bisa bisanya sih ngebelain tu jalang Ucap rombongan widi.

"Mana ngomongnya panjang lebar,lagi.Sahut yang lain.

"Iya,gue aja sampai speechless tau.Lanjut yang lain.

"Wid,kok loe diam aja sih?tanya mereka.

"Mana gue tau.Jawab Widi kesal.

"Gini nih,kebiasaan deh loe wid.Kesal di belakang.Geram teman temannya yang lain.

"Ya terus,gue harus ngapain?ucap Widi.

"Labrak kek tu cewek jalang,sahut yang lain.

Widi hanya diam,entah ia mempertimbangkan saran dari teman temannya,atau dia punya rencana yang lain.

Di kelas,Dira lebih banyak diam.Bisik bisik kecil tentang dirinya masih saja terdengar.

"Udah,jangan loe pikirin.Ucap rere.

Dira menghela nafas.

Andai saja ia bisa segampang itu mengungkapkan status pernikahannya dengan alivin,pasti gak akan serunyam ini.Batin Dira

"Dir,di cariin kapten basket.Ucap Vano yang baru saja masuk ke dalam kelas.

Dira pun mengangguk.

"Re,dira pacaran ya sama kapten kita?tanya rita.

"Kepo ih.Jawab rere jutek.

"Paan?tanya dira.

Hampir saja alvin memelototi dira jika saja ia tidak ingat kalau dira masih dalam mood yang buruk akibat mading yang terpajang.

"Ambil gih tas loe,kita pulang.Ucap alvin

"Ha???ucap Dira bingung.

"Jangan ha he ha he deh dir.Nurut.Balas alvin

"Jangan mentang mentang loe kapmmmm_..._,suara dira tak jelas karna alvin membungkam mulut dira dengan tangannya.

"Guru guru mau takziah ke rumah buk soneta.Jelas alvin.

"Buruan ambil tas nya.Ulang alvin.

"Iya...iya.Jawab dira yang langsung ke meja nya mengambil tas

"Re,gue duluan ya.Biasa nasib orang nebeng tetangga.Ucap dira.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 10 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALVIRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang