Saat semuanya udah beres dan siap siap shooting kepantai kedua, gue naik kemobil lagi, gue bahagia, gue.... terlalu bahagia.
Pantai kedua, viewnya bagus banget. Siapapun yang kesini, pasti nggak bakal mau pulang. Gimana nggak, ombaknya jauh, airnya cetek, sunset, pantainya gaada orang, cuma kita ber delapan, dipinggir pantai nggak kumuh, airnya bening, airnya anget, semata kaki, dipinggir pantai ada hutan, Aldo memakirkan mobilnya disana.
Jangan tanya gue gimana, gue udah lari lari main air saking senengnya. Jatuh cintanya sama pantai.Abis shooting, gue masih nikmatin sunset yang tinggal secuil lagi.
Gue video-videoan dan upload ke snapchat.
Gue selfie.
Kita berdelapan sibuk masing-masing."Aldooooo! Sini dong selfie" gue tetep ngelanjutin acara selfie sendiri gue, sampe akhirnya.... dep.....
Aldo meluk gue dari samping.
Speechless. Iya. Dia. Cowok dingin. Meluk gue.
"Do, kamu kenapa?""Mel, shooting lagi!" Aldo melepaskan pelukannya saat mendengar Jerry memanggilku.
"Tuh, kamu shooting. Jangan selfie mulu"
Gue nyengir kuda. Deg dig dug. Gue deg degan! Yaiyalah.
Yaiyalah.. deg degan :("Sunset, kamu, aku, pelukan tibatiba, salting, shooting, ketawa lepas pertama aku.... mirip lirik lagu Wildest Dreamnya mbak Taylor Swift --standing in the nice dress, staring at the sunset babe--"

KAMU SEDANG MEMBACA
I love you more than I Love Sunset.
Novela Juvenil(+17) "apa sih yang pantes aku harepin kekamu? nggak ada Do, sama sekali nggak ada. Aku baru sadar, aku yang terlalu ngarep kamu. tapi kamu ngga, kamu gapernah sadar kalo aku cinta kamu. kamu gapernah sadar kalo yang udah nyembuhin luka hati aku tuh...