Chapter 5: Tak Kenal maka Tak Kamtut

49 4 0
                                        

Pelajaran Bahasa Indonesia...

Yap, pelajaran Bahasa Indonesia gua kali ini adalah menghafal 10 peribahasa yang berasal dari Indonesia. Sebenernya gua gak benci ama pelajaran Bahasa Indonesia - namanya juga negeri sendiri coy-, tapi kata kata bakunya itu loh. Plus, guru gua, Chong Fan -orang Cina yang udah 20 tahunan di desa gua- menggunakan kata kata baku tersebut. Gak salah sih, tapi membuat dia di'jauhi' oleh temen temen gua, apalagi Juanita. Karena Juanita orang bule yang baru dateng ke Indonesia, dia masih belum bisa menggunakan kata kata yang baku. Seperti contoh,
"Silahkan anda membuka buku pelajaran Bahasa Indonesia halaman delapan puluh enam." Biasa kata pak Chong Fan.
"Ayo pada buka buku B.Ind, halaman depalan enem." Kalo di translate ke bahasa sehari hari di sekolah gua. Jadinya kasian si Juanita. Dia jadi susah untuk menangkap bahasanya.

Kalo teringat Juanita, gua jadi teringet si Roki. Kita bertiga itu walaupun baru kenal, tapi sudah selengket lem super nempel ke tembok. Kita punya hobi yang sama, suka makan makanan yang sama, suka main game yang sama, tapi untungnya gak suka cewe yang sama, repot jadinya. Roki suka sama Keket, Juanita (dia cowo) suka sama Nipon, dan gua suka sama Maderfader. Kita selalu menolong, menguatkan dan membantu satu sama lain, kecuali bikin pr (tapi kalo ulangan iya :v). Ada satu nasehat yang gua ingin berikan dalam hal mencari teman: jangan cari temen di Pesbuk! Tapi di Facebook :v, soalnya gak bisa cari temen di Pesbuk . Yang penting, Wi ar Bes Fren Foreper!

- Cerita ini hanya fiktif belaka! Tidak ada maksud untuk menyinggung SARA, apalagi orang orang tertentu! Terima kasih telah membaca!-

Cerita Tentang: Seorang yang bernama SimonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang