part 13

10K 610 0
                                        

part 13

"prill temenin gue ke kantin yok" ucap ali
"tapi..." ucapku berpikir panjang karena takut tisa mikir macam macam tentang hubungan ku dengan ali
"udah gk usah banyak mikir keburu cacing cacing di perut gue pada demo nih" ucap kak ali menarik tangan ku paksa
"ehh li... kok maksa sih" tapi terpaksa aku mengikuti nya

di jalan
"li..."
"ehhmm"
"kamu gk malu apa jalan bareng sama cewe culun udik kaya aku ini??" tanya ku
"ngapain mesti malu?? emang lo gk pake baju apa? " tanya ali tersenyum dengan tangan masih menggenggam erat tanganku
"ye ya gk gitu.. biasa nya kan kalo cowo popular ganteng keren gk mau bergaul sama cewe culun kaya aku" ucap ku
ali berenti berjalan
"lo bilangin gue ganteng??" tanya ali cengar cengir
"ee.. engga kok" ucapku malu malu
"tadii..." ucap ali yg lagi lagi cengar cengir menjahiliku
"tau ah aku laper mau langsung ke kantin aja" ucap ku salah tingkah lalu berjalan cepat mendahului ali
"ehh prill tunggu.. tapi gue ganteng kan" ucap ali teriak teriak mengejarku dan menyeimbangi jalanku

*brruukkk*
"awww" badanku terhuyung ke lantai
"prrilly" teriak ali
"ehh lo cewe kampungan gue ingetin ya sama lo. lo itu cuma sampah di sini dan lo sadar gk sih?? lo itu gk sebanding sama ali pacar gue jadi jangan sok kecantikan deh" bentak tisa tepat di depan wajahku
seketika aku diam dan menangis
apa kah mencintai meski memandang fisik??

ali membantuku berdiri
"ayoo prill"
"ehh tisa lo apaan sih kok mainnya kekerasan. aku gk suka ya ingat itu!!"
terlihat wajah tisa memerah menahan amarah nya
"inu semua gara gara lo"
*pplllaaakk*
tisa menampar ku
"aawww" aku meringis kesakitan menahan betapa kerasnya tamparan tisa
"tisa cukup ya!!!! kamu itu kelewat keterlaluan. dan sekarang aku mau kita putus dan jangan ganggu aku sama prilly lagi ingat itu!!!" ucap ali
"tapi salah aku apa li??" ucap tisa dan air mata nya udh gk bisa dibendung lagi
aku menunduk terdiam
"kamu nanya salah kamu apa?? banyak intinya gue pacaran sama lo bukan karena gue sayang atau cinta sama lo tapi karena gue kasihan sama lo" ucap ali dengan geram nya
"udah yok prill kita tinggalin aja nih si cewe aneh" ucap ali lalu menarik tangan ku
"aliiii..." samar samar aku masih mendengar teriakan tisa yang terus menangis sambil memanggil nama ali

DUA SIFATTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang