16 || sé dhuine dhéag

18 3 0
                                        

Michelle

+

"Sebaliknya, dia juga suka ketergantungan gue juga"

Bodo amat lah, palingan ashton gak peduli gue keluar ama temennya sendiri, gue langsung ganti baju abis nge line sama michael, selesai ganti baju gue keluar kamar, but then ashton appeared, dia di depan pintu kamar gue, jarak kita cuman beda berapa senti, "mau kemana?" tanyanya polos, "apaaa! yeu, mau pergi gue" jawab gue nyolot, "dih? nyolot, gue bilang baik-baik juga" baik baik? ew. 

"Lo mau pergi kemana?", kalo gue jujur, nanti ashton malah marah ama gue, terus kalo gue boong, curigain kali ya? bodo ah, "ke rumah Nenek, gak laaah ke rumah teresa"  ucap gue, dia cuman ngeliatin gue dengan tampang mencurigakan until he said something like; "teresa siapa dah?" mampus gue, gue kan gak punya temen yang namanya teresa "temen SD", bilang gitu, gue lekas kebawah ngambil sepatu gue dan dari atas si ashton bilang "pulang jangan malem-malem ato' enggak pulang ke Rahmatullah sana", anyink nih orang mau gue mati apa?

(  A//N: ceritanya ashton lagi marahan sama michael ya )

S K I P!

"Michael?" tanya gue nutup pintu rumahnya, kok sepi?  dari 4 cowok ( dari apa sih namanya 5? 5  abad musim panas ya?  tau ah, itulah pokoknya ) michael paling bawel, kayak gue. "hm, diatas kali ya?" batin gue naik tangga, "michael?" tanya gue ngetok pintu kamar mike, "Chellooo? masuk ajaa" teriaknya dari dalam kamar, wow, lagi  main CoD, wow. "lu dari jam berapa main PS lu?", "kok lu nanya sih? lu kan tau sendiri kalo gue gak pernah merhatiin jam" ucapnya dengan matanya yang kekunci sama PS nya. "oh iya-ya kok gue bego banget ya?" batin gue memukul jidat gue.

Gue duduk disampingnya di kasurnya, dan pas gue duduk dia langsung matiin TV sama PS nya, Dia menghadap ke gue dengan tampang serius, sekaligus nahan ketawa; "so" omongnya, "lo tampangnya bego banget sih" kata gue ketawain michael, "shut the vuck up chello" ngakanya, sekian lama ketawa, akhirnya dia nanya gue juga, kali ini serius; "so, gimana si ashton?", "umh. ya gitu deh", "serius anjxng", "okay, fine. marah mulu dia mah, gedek gue" sebelum michael ngelanjutin gue potong tanyain dia "eeet, tunggu, waktu itu lo bilang, lo ngeliat sesuatu yang gak sengaja lo liat, emang itu apaan?", "ha? um" dia nelan ludahnya dengan gugup "well lo gak boleh tau, karena kalo lu tau, lo bakalan..-"

"MICHAELLLL!!" 

Kurang ajar emang, michael langsung lari kebawah ngebuka pintunya, cih, giliran gue, buka pintu sendiri. Gue liat dari arah jendela kamarnya dan disitu ada luke, sama olivia. wow, michael pesta-pestaan. calumnya manaa???, hm ilang mulu tuh anak.

"Heyya" sapa michael ke luke, "Michelle!" sahut olivia ke gue yang ngintip dari tangga, "hallo" sapa gue balik, akhirnya gue turun juga ke ruang tamu, karena mereka pada ngumpul gak ngajak-ngajak gue. "hey, michelle ashton gimana?" tanya luke sambil minum, "he's doing..awful", "maksud lo?" tanya olivia curiga, "maksud gue itu banyak, cem-macem"

Sekian lama di rumahnya michael, makan, minum, nonton TV, Banyak deh!. and it was time to go home, gue sampe gak nyadar kalo gue dijalan pulang ke rumah maghrib-maghrib, uh oh. HP Bunyi, gue angkat. "michelle! lo tau kan ini itu jam berapa?? michelle! jawab!"  teriak ashton yang gue pasang pake speaker ( telepon ).

"Uh oh"

MICHELLE ; ashHikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin