Chapter 3 : Invasion in Singapore

168 10 0
                                    

Ochard Street, Singapore.. 22:00 GMT..
Malam ini di Ochard Street sedang ada perayaan mingguan.. namun, ada yang aneh.. terlihat ada 4 orang misterius ada di kerumunan masyarakat.. dengan senjata lengkap..
"It's Time!"
~Duarr!~
Ledakan pertama terjadi di area perayaan.. banyak masyarakat yang ada disana kaget dan mulai berhamburan keluar dari area itu.. Ledakan kedua pun terjadi.. dan juga seterusnya.. area itu sudah menjadi warzone..
Pemerintah Singapore panik akan keadaan yang terjadi sekarang.. perdana menteri Singapore sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.. malam itu adalah mimpi buruk untuk pemerintah Singapore..

U.S Army Base, Louisiana.. 2 jam setelah invasi..
Ruang briefing sudah diisi oleh Beta Force.. mereka melewati informasi dari Interpol tentang NFTF.. dan memutuskan untuk melanjutkan misi..
"Misi selanjutnya.. kita akan ke Singapore untuk mencari siapa dibalik invasi negara kecil itu.."
"Apakah wanita itu bicara?"
"Dia hanya punya informasi sedikit.. tentang penginvasian Singapore.. setelah itu dia tidak tahu apa-apa lagi.."
"Ck.. ini akan menjadi malam yang panjang di Singapore.."
"Baiklah.. Beta Force.. Next Mission is Singapore!!"
"Yes, Sir!!"

Changi International Airport, 16:45 GMT..
Suasana bandara sudah sepi dari kejadian kemarin.. hanya polisi dan petugas bandara yang berjaga.. Beta Force sudah sampai di Singapore dengan aman..
"Sepertinya Singapore akan cuti lebih awal dari biasanya.."
"Hei.. mana semua orang??"
"Mungkin mereka tidak keluar rumah.. karena kejadian ini.."
"Baiklah, semua.. ini misinya.. di alun-alun kota, ada penyanderaan di sebuah gedung perkantoran.. dari sumber terpercayaku, ada 2 pelaku dalam invasi ini.. mungkin mereka adalah anggota NFTF.."
"Tunggu apa lagi? Ayo, kita serbu mereka.."
"Easy, son.. kau tidak boleh gegabah.."
Saat kami berbincang, kami kedatangan menteri pertahanan Singapore.."
"Selamat datang di Singapore, Beta Force.. saya harap kepada andil kalian dalam menyelamatkan para sandera di alun-alun kota.."
"Berapa jumlah pelaku dan anak buahnya?"
"2 pelaku utama dan 12 anak buah bersenjata lengkap.."
"Just like at the Hawaii.."
"Bagaimana para warga yang disandera?"
"Mereka masih tertahan didalam.. kami sudah mengerahkan pasukan terbaik kami.. tapi, mereka gugur karena terjebak laser bomb.."
"Hei!! Mereka kenapa suka sekali pakai bom aneh itu..?"
"Baiklah.. kami akan mencoba bernegosiasi dengan mereka.. kalau mereka melawan.. maka kami akan memakai prosedur kami.."
"Good luck, Beta Force.."

ICBC Tower, Singapore.. 19:12 GMT
Gedung tertinggi di Singapore ini sudah dikuasai oleh 2 wanita cantik.. beserta 12 anak buahnya.. mereka menyandera sekitar 235 warga sipil disana..
"Yon.. apa ada kabar dari Melo?"
"Belum.. sepertinya kita harus menahan mereka sampai ada telepon berikutnya.. Lid"
"Hmm, malam kemarin itu harusnya bukan di Ochard Street.. harusnya disini.."
"Emang kamu mau nolak perintah dari ketua??"
"Kan cuma saran bukan protes.."
Saat berdiskusi, salah satu anak buah mereka melapor..
"Nona.. diluar ada negosiator.. apa yang harus kami lakukan..?"
"Jangan ada yang masuk!! Sebelum telepon dari ketua tiba untuk langkah selanjutnya.. paham?"
"Baik, nona.."
Setelah anak buah mereka pergi, mereka melanjutkan penjagaan.. seluruh warga sipil disana ketakutan..
Saat yang sama, Beta Force berada di belakang gedung dimana kejadian itu berlangsung..
"Baik.. sekarang.. Shadow, lemparkan flashbang dan Smoke Grenade ke arah pelaku.."
"Ini akan semakin intens.."
Kami sudah bersiap di lantai 2 gedung ini... dan..
"Tahan..."
Shadow pun menunggu perintah dari ketua..
"Baik, sekarang!!"
Flashbang pun dilemparkan.. dan Beta Force pun turun..
Tidak terelakan pertarungan jarak dekat dengan peluru ini.. Beta Force sudah melumpuhkan semua prajurit bersenjata.. tersisa 2 wanita yang sudah menunggu mereka..
"Lidya.."
"Aku mengerti"

Shark POV
Aku melihat 2 perempuan berbaju militer itu mengeluarkan sebuah minigun.. dan sebuah trip mines.. dan perempuan berambut pendek itu memasang trip mine di wilayah mereka.. dan mereka akan menembak..
"Ranger!! Keluarkan mainan mu.. kita akan berpesta peluru hari ini"
"Yes.. let's get those bitches.."
Kulihat Ranger dengan cepat memasang turret dengan cepat.. dan mulai membidik musuh..
"Bull, Shadow.. lumpuhkan perempuan berambut pendek itu.. Ranger!! Keluarkan kemampuanmu.. aku ingin melihat hujan peluru disini"
"I'm on it.."
"Blizzard, bebaskan para sandera.."
"Baik!!"
Aku bersiap dengan mengokang G36C Grandier.. dan membidik perempuan yang sedang menembakan minigunnya..
~duar..duar~
Hujan peluru pun tak terelakan lagi.. kulihat perempuan berambut pendek itu ingin melempar granat ke arah Ranger.. langsung saja, aku menembaki granat itu sebelum dilempar.. dan...
~Duar~
Ledakan kecil pun terjadi.. perempuan berambut pendek itu berteriak kesakitan akibat ledakan granat yang ada di tangannya menghancurkan lengan kirinya.. seketika itu, perempuan berambut panjang di sebelahnya berhenti menembak dan menghampiri temannya itu lalu menahan lukanya..
"Yona.. bertahanlah.."
"Lidya.. kita sudah kalah.. kini kita harus menyerah.."
Perempuan berambut panjang itu menitikan air mata saat temannya menyatakan untuk menyerah..
Pada akhirnya, 2 wanita itu menyerah juga.. mereka menyerah diri kepada kami semua.. para sandera yang ada di gedung sudah dibebaskan..

Markas Interpol, Ruang interogasi..
Ruangan dingin ini akan menjadi tempat terakhir untuk para tersangka.. mereka sedang dinterogasi.. Beta Force pun ikut andil dalam interogasi ini..
Setelah 3 jam, akhirnya mereka mengaku.. kalau mereka ditugaskan oleh Sang Ratu untuk menginvasi Singapore.. dan mereka juga mengatakan kalau sisa dari team subs tersebar di berbagai negara di eropa.. setelah itu, mereka dijebloskan ke dalam penjara tingkat tinggi..

Shadow POV
"Aku yakin kalau 4 wanita ini ada di Prague.."
"Menurutmu, Ranger?"
"Aku tidak tahu.. pergerakan mereka sulit diketahui.. bahkan kau juga tidak bisa mencari mereka.."
Sial! Mereka semua susah sekali ditemukan.. padahal, aku adalah tracker terhebat disini.. Blizzard hanya berandai kalau 4 orang selanjutnya ada di Prague.. Sang ketua, Shark?? Hanya bisa diam tanpa sepatah kata pun..
"Shark.."
"Aku pikir ini adalah jebakan.."
Jebakan?? Hei.. tolong jelaskan kepadaku lebih rinci.. kenapa keberadaan 4 orang itu di Prague adalah Jebakan??
"Kalian sudah tahu kan kalau NFTF selalu berpindah tempat 2 minggu sebelum kita datang? Lebih baik, kita semua beristirahat dulu.. aku tak ingin kalian kelelahan untuk kedepannya.."
Hmph.. benar juga.. kemarin di Hawaii, aku dan Ranger kelelahan saat menyiapkan perlengkapan dan juga saat tadi di gedung ICBC.. lebih baik aku istirahat..

Menara BNI 46, Jakarta, Indonesia.. 00:45 GMT..
Presiden POV
Sial! Aku masih terjebak disini.. aku tak menyangka kalau yang akan menculikku adalah perempuan.. sepertinya, aku mengenali wajah perempuan tadi yang datang kepadaku.. hmm.. apa jangan-jangan??
~Tak..Tak..Tak..~
Suara hentakan high heels mendekat ke ruangan ini.. aku melihat ke depan pintu.. seorang wanita cantik dengan dress hitam ketatnya layaknya Agen rahasia datang menghampiriku.. dan dia menyeret sebuah kursi dan duduk berhadapan denganku.. wajahnya cantik seperti malaikat.. apa benar wanita ini malaikat tanpa sayap?
"Ehm.. Namaku Veranda.. Tuan Presiden.."
"Katakan apa mau kalian??"
"Hoo.. jangan terburu-buru, tuan presiden.. saya disini hanya ingin bertanya.."
"Apakah jawabanku begitu penting buatmu??"
"Kau kenal Stella Cornelia?"
Stella Cornelia?? Anak dari Tuan Benny Winarno.. pengusaha terkaya di negeri ini.. terakhir aku dengar kalau dia berada di Jepang.. menyelesaikan S1-nya sebagai ahli kimia nuklir.. jangan bilang dia akan..
"Mau apa kau dengan dia?"
"Kau tahu.. kami tidak main-main akan invasi ke seluruh dunia..?? Cepat katakan, dimana dia?"
"Aku tidak tahu.."
"Jangan berbohong kepadaku, tuan presiden!!"
"Aku bersumpah atas nama ibuku, aku tidak tahu keberadaan perempuan itu.."
"Cih.. ini akan semakin menarik.. sepertinya kau harus disiksa dulu.. agar kau mau mengatakan sesuatu tentang dirinya.."
Tidak!! Aku tidak akan mengatakannya.. walau nanti aku akan menderita, aku tidak akan mengatakannya..
"I will not tell you anything!!"
"Then you must die in this room!!"
Hehe.. baiklah.. aku ingin lihat seberapa kuat dia menyiksaku.. Shark, cepat kembali ke negaramu dan selamatkan mereka yang terancam termasuk aku..

TBC

Call Of Duty : HomecomingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang