Author povDarmawisata kali ini mereka akan mengunjungi Kyoto. Mereka akan melakukan rencana pembunuhan disana dengan membuat beberapa kelompok.
Hotaru satu kelompok dengan Nagisa, Karma, Okuda, Kayano, Sugino, dan Kanzaki. Kelas A sampai D mendapat tempat yang bagus, sedangkan kelas E dapat yang biasa.
Kanzaki berdiri dari duduknya "aku mau membeli minum dulu"
"Aku juga"
"Aku juga, Hotaru-chan ada yang mau ditipkan?"tawar Kayano
"Tidak, aku mau tidur saja"
Kayano dan Okuda mengikuti Kanzaki. Hotaru menghela nafasnya lelah.
"Aahh~ Karma-kun, pinjam earphone mu"
Karma memberikannya. Lagu mengalun dari earphone itu. Dan tak lama Hotaru mulai terlelap
*****
Hotaru pov
"...."
"...ru-chan"
"Hotaru-chan"
Aku membuka mata. Rambut merah dengan tangan melambai didepan wajahku. Aku menegakkan tubuh
"Kita sudah sampai"
Aku berdiri namun sempat terhuyung. Untung saja karma memegang lengan kanan ku. Jika tidak, dipastikan aku menyium lantai kereta.
"Terima kasih"
Karma tersenyum dan mengusap kepalaku. "Hai~ hai~ jangan sampai tertidur ketika jalan ya... chibi-chan~"
Aku menarik tangannya dari kepalaku, lalu menatapnya kesal "aku tarik kembali ucapanku"
ku tinggalkan dia dibelakang. Suruh siapa dia menyebalkan.
"matteyo, chibi-chan~"
"Diam!!!!"
*****
"Kau sudah mencarinya di tasmu?" Tanya ku
Kanzaki mengangguk "aku sudah mencarinya berkali-kali. Tapi tidak ada, bagaimana ini?"
"Jangan-jangan jatuh di kereta.." ucap Okuda
Yahh, bisa saja itu terjadi "tidak apa-apa. Aku sedikit hafal dengan yang ku tulis"
Seperti biasa, kelas kami korban diskriminasi. Hanya kelas kami yang menginap di penginapan tradisional.
Misi kami berlanjut di hari berikutnya. Mengelilingi kota Kyoto. Banyak sekali hal bersejarah di kota ini.
Tapi saat kami melewati jalan yang sepi kami di hadang segerombolan anak laki-laki dari depan dan belakang.
"Kalian para laki-laki yang harus kalian lakukan adalah gadis-gadis itu di sini dan pu - "
Bukkk
"Horaa~ nagisa-kun, kalau tak ada satu pun saksi, maka tak masalah meskipun aku berkelahi"
Salah satu dari mereka berlari sambil membawa pisau. Namun karma berhasil mengalahkannya.
Yahh, begitulah dia. Aku tidak kaget lagi melihatnya.
"Jangan!!"
Sial, mereka mendapatkan kanzaki dan kayano.
"Hei lepas-"
Aku berniat berlari menghampiri mereka, tapi salah satu dari pria itu memegang lenganku dan menyeret ku.
"Mau kemana, nona kecil?"
Aku menatapnya tajam "siapa yang kau panggil kecil, Ossan?"
Bukkk

KAMU SEDANG MEMBACA
Assassination Classroom : Story[HIATUS]
FanfictionAssassination Classroom Fanfiction